Buku ‘Vintage Cars’ dari Assouline Memuliakan Mobil Klasik Layaknya Karya Seni Rupa

Difoto oleh Laziz Hamani dan dibuka dengan pengantar sejarawan otomotif Ken Gross, buku hardcover setebal 208 halaman ini akan hadir pada Juni 2026.

Otomotif
554 0 Komentar
Simpan

Ringkasan

  • Assouline akan merilis Vintage Cars pada Juni 2026, sebuah buku hardcover berformat besar setebal 208 halaman dengan harga $120 USD
  • Buku ini menampilkan fotografi karya Laziz Hamani dan pengantar dari sejarawan otomotif terkemuka Ken Gross, mencakup merek-merek ikonis hingga model koleksi langka yang dipuja karena kelangkaannya, keunggulan teknis, dan desainnya yang tak lekang waktu
  • Vintage Cars merupakan bagian dari Classics Collection milik Assouline, meneruskan pendekatan sang penerbit yang memperlakukan tema-tema kultural dengan ketelitian material dan editorial layaknya sebuah objek kemewahan

Sepanjang kariernya, Ken Gross berargumen bahwa mobil-mobil vintage pantas dipahami sebagaimana kita memahami furnitur kelas tinggi atau lukisan minyak: sebagai objek yang dibentuk oleh niat manusia, kemahiran teknis, dan momen kultural tertentu. Melalui Vintage Cars, yang hadir pada Juni 2026 dengan harga $120 USD, Assouline menyampaikan argumen itu dengan cara paling lugas: 208 halaman berformat besar berisi fotografi Laziz Hamani, dengan setiap gambar menyingkap garis-garis pahat dan kilau akhir mesin-mesin yang telah melampaui era yang melahirkannya.

Kolaborasi Gross dan Hamani adalah keputusan kreatif utama buku ini—dan pilihan yang sangat tepat. Gross adalah salah satu suara paling disegani dalam sejarah otomotif, seorang penulis dan kurator yang secara konsisten menggarap tema ini dengan keseriusan intelektual yang jarang ditemui dalam budaya arus utama. Dalam pengantarnya, ia merangkai argumen buku ini bahkan sebelum satu foto pun tersaji: mobil-mobil vintage adalah para penyintas, tulisnya—objek dari masa yang lebih lembut, lebih sederhana, dan kurang dipenuhi gugatan hukum—yang memicu respons emosional pada hampir setiap orang yang melihatnya. Cara pandang itu memosisikan Vintage Cars bukan sebagai buku referensi untuk kolektor, melainkan sebagai dokumen emosional bagi siapa pun yang pernah berhenti di tepi jalan untuk menatap sebuah mobil tua dan merasakan sesuatu yang tak langsung bisa mereka namai.

Fotografi Hamani menjawab bingkai pemikiran tersebut dengan visual yang memperlakukan subjeknya sebagai objek mewah, bukan sekadar mesin. Dikenal lewat karyanya di dunia fashion dan fine goods, Hamani membawa sensibilitas visual yang menonjolkan kualitas permukaan, proporsi, dan permainan cahaya dengan cara yang jarang dijumpai dalam fotografi otomotif. Garis pahat pada kap mesin, kilau fender yang nyaris berpendar, detail presisi pada kluster instrumen dasbor: tiap gambar menghadiahi tatapan dekat yang biasanya kita berikan pada potret studio jam tangan atau perhiasan. Dengan ukuran 11 x 13,5 inci, format besar buku ini memberi foto-foto Hamani kehadiran fisik yang mereka butuhkan agar kualitas tersebut benar-benar terasa.

Pilihan subjeknya mencakup merek-merek ikonis hingga model koleksi langka, disatukan oleh kualitas yang oleh Gross disebut sebagai penanda sejati signifikansi vintage: kelangkaan, keunggulan teknis, desain abadi, provenance yang kuat, dan sejarah yang terperinci. Mobil-mobil vintage menempati posisi unik dalam percakapan yang lebih luas tentang craft dan kemewahan. Berbeda dengan jam tangan atau produk kulit yang dibuat dalam kondisi terkontrol oleh para spesialis, mobil-mobil hebat dari awal hingga pertengahan abad ke-20 lahir dari para produsen yang memandang karya mereka sebagai karya seni personal. Ornamen kap mesin Rolls-Royce “Flying Lady” yang legendaris—salah satu gambar yang disetujui untuk rilis pers dalam koleksi ini—merangkum sikap tersebut: sebuah objek fungsional yang sejak awal dirancang sekaligus sebagai simbol kecepatan, keanggunan, dan kemewahan.

Classics Collection milik Assouline menawarkan konteks penerbitan yang tepat untuk materi ini. Didirikan di Paris pada 1994 oleh Prosper dan Martine Assouline, rumah penerbitan ini membangun reputasinya dengan menerapkan standar penerbitan kelas mewah pada tema-tema kultural yang layak mendapat lebih dari sekadar perlakuan konvensional. Dengan lebih dari 2.000 judul dalam proyek tersebut, Classics Collection hadir di persimpangan heritage, craft, dan budaya visual. Vintage Cars bergabung dalam garis keturunan buku-buku yang memaknai objek fisik publikasi sebagai perpanjangan dari subjek yang diangkatnya. Sebuah buku tentang objek yang dibuat dengan kebanggaan luar biasa dan dipandang sebagai karya seni sudah selayaknya juga dibuat dengan kebanggaan luar biasa dan diperlakukan sebagai karya seni. Assouline menunaikan logika itu dengan gemilang.

Vintage Cars akan tersedia pada Juni 2026 melalui webstore Assouline.

Baca Artikel Lengkap
Artikel ini telah diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.
Oleh
Editor Assistant
Thu Tran
Share artikel ini
Sophie Caraan Managing Editor

Sophie Caraan is the Managing Editor at Hypebeast, where she sets the editorial direction, standards, and output strategy for the HQ team. With a decade of editorial experience, she brings both a storyteller's instinct and a strategist's eye — spotlighting the figures and movements that shape the culture across a multitude of lanes. Her tenure is marked by high-impact conversations with the likes of RZA, Mads Mikkelsen, CORTIS, Erling Haaland, Kasing Lung, NIGO, and more.

Baca Berikutnya

Buku Basquiat seharga US$1.400 dari Assouline, Holy Grail para kolektor seni
Seni

Buku Basquiat seharga US$1.400 dari Assouline, Holy Grail para kolektor seni

“Basquiat: The World of Jean-Michel” merekam 65 tahun pengaruh budaya yang tak tertandingi.

Assouline dan Derrick Rose Luncurkan Buku Baru ‘Derrick Rose: The Poohprint’
Olahraga

Assouline dan Derrick Rose Luncurkan Buku Baru ‘Derrick Rose: The Poohprint’

Mengisahkan perjalanan legenda Chicago dari South Side hingga menjadi bintang besar di NBA.

Otomotif

Rolls-Royce Coachbuild Collection Debut Bersama Spectre Listrik

Merek Inggris ini menghadirkan EV ultra-mewah coachbuilt terbaru yang mengajak klien terpilih menjalani perjalanan kreasi imersif selama bertahun-tahun.
2 Sumber


Tom Sachs dan NikeCraft Ubah Manik Tali Sepatu Jadi Karya Seni Skulptural
Fashion

Tom Sachs dan NikeCraft Ubah Manik Tali Sepatu Jadi Karya Seni Skulptural

Dibuat tangan dari porselen Inggris tahan api, I.S.R.U. Red Bead yang unik menghadirkan langsung konsep bricolage ke sneakers kamu.

Soundtrack ‘Ghost in the Shell: Stand Alone Complex’ dan Skor ‘Innocence’ Hadir di Piringan Hitam Musim Panas Ini
Musik

Soundtrack ‘Ghost in the Shell: Stand Alone Complex’ dan Skor ‘Innocence’ Hadir di Piringan Hitam Musim Panas Ini

Bertepatan dengan penayangan seri baru Ghost in the Shell pada Juli ini, FlyingDog akan merilis lima album ‘SAC’ dan soundtrack ‘Innocence OVA’ dalam format vinil melalui dua tanggal rilis terpisah.

'Ninja Warrior' Resmi Jadi Cabang Olimpiade, Debut di Olimpiade 2028
Olahraga

'Ninja Warrior' Resmi Jadi Cabang Olimpiade, Debut di Olimpiade 2028

Lomba rintangan akan menggantikan nomor loncat rintangan berkuda di Los Angeles.

Arturia Memory V Terbaru: Menghidupkan Kembali Ikon 1982, Memorymoog
Musik

Arturia Memory V Terbaru: Menghidupkan Kembali Ikon 1982, Memorymoog

Tanpa banderol harga selangit.

Proyektor Anker Soundcore Nebula P1i Punya Speaker Lipat Keren
Tech & Gadgets

Proyektor Anker Soundcore Nebula P1i Punya Speaker Lipat Keren

Penantang serius proyektor home theater murah.
2 Sumber

Slides Camo Terbaru BAPE, Pertama Kali Motif Disatuin Langsung ke Struktur Sandal
Footwear

Slides Camo Terbaru BAPE, Pertama Kali Motif Disatuin Langsung ke Struktur Sandal

Siluet ini rilis Mei nanti dalam warna beige dan hitam, dengan outsole yang diam‑diam ngasih tribute ke Bapesta.

Loewe Gandeng Tim Nasional Sepak Bola Spanyol Jelang Piala Dunia FIFA 2026
Fashion

Loewe Gandeng Tim Nasional Sepak Bola Spanyol Jelang Piala Dunia FIFA 2026

Rumah mode mewah asal Spanyol ini akan menata gaya pemain putra dan putri di luar lapangan selama empat tahun rangkaian turnamen internasional.


POP MART Hadirkan Pameran 10 Tahun ‘THE MONSTERS’ Kasing Lung di Tokyo Juni Ini
Seni

POP MART Hadirkan Pameran 10 Tahun ‘THE MONSTERS’ Kasing Lung di Tokyo Juni Ini

Membentang di delapan zona imersif di Azabudai Hills Gallery, pameran ini menelusuri perjalanan Labubu dari buku gambar langka hingga menjadi fenomena budaya global.

Chanel di Seoul: Matthieu Blazy Mengupas Tuntas Show Métiers d'Art 2026 yang Bersejarah
Fashion

Chanel di Seoul: Matthieu Blazy Mengupas Tuntas Show Métiers d'Art 2026 yang Bersejarah

Sang creative director bercerita tentang bagaimana ia menemukan akar streetwear dalam arsip Maison, dan pendekatan personalnya terhadap perempuan yang mengenakan rancangan-rancangannya.

The Boy Ukir Sejarah: Drake Resmi Geser Michael Jackson dengan Jumlah Lagu No. 1 Terbanyak di Billboard Hot 100
Musik

The Boy Ukir Sejarah: Drake Resmi Geser Michael Jackson dengan Jumlah Lagu No. 1 Terbanyak di Billboard Hot 100

Dengan “Janice STFU” debut di posisi puncak Billboard Hot 100, sang 6 God resmi mematahkan rekor panjang King of Pop sebagai solois pria dengan lagu No. 1 terbanyak.

Bad Bunny Resmi Gabung di Deretan Pengisi Suara ‘Toy Story 5’
Hiburan

Bad Bunny Resmi Gabung di Deretan Pengisi Suara ‘Toy Story 5’

Superstar peraih Grammy ini siap memasuki semesta Pixar, mengisi suara mainan terlupakan yang misterius di sekuel animasi super dinanti ini.

Lotto dan H&M Bawa Arsip Sepak Bola Italia ke Street Style Modern
Fashion

Lotto dan H&M Bawa Arsip Sepak Bola Italia ke Street Style Modern

Dari polo siap-ke-lapangan dan kaus kaki bola teknis hingga outerwear kece, koleksi kapsul ini menghidupkan lagi gear atletik vintage untuk para penggemar sport style masa kini.

Pop-up Perdana Aimé Leon Dore di Dubai Hadirkan Pengalaman Flagship 360 Derajat
Fashion

Pop-up Perdana Aimé Leon Dore di Dubai Hadirkan Pengalaman Flagship 360 Derajat

Sebagai edisi perdana konsep ritel bergilir milik Ounass, label kelahiran NYC besutan Teddy Santis ini mencetak debut besar di Dubai.

More ▾