Kolaborasi Salomon x Pas Normal Studios SS26 untuk Atlet Tanpa Batas Disiplin
Sepatu GRVL Concept dan rompi RACE SKIN 2 hadir sebagai satu sistem terpadu untuk menaklukkan medan hibrida.
Ringkasan
- Pas Normal Studios dan Salomon telah memperkenalkan kolaborasi SS26 T.K.O. mereka
- Di jantung rilisan ini hadir sepatu GRVL Concept, sepatu lari performa hibrida dengan midsole busa superkritis berbasis PEBA, dua bilah karbon sepanjang sol, dan outsole terinspirasi ban sepeda dengan lug setinggi 1,5 mm, dengan bobot hanya 262 gram
- Koleksi ini dilengkapi dengan rompi lari RACE SKIN 2, yang dirancang untuk daya tahan di lintasan campuran dengan dua botol di bagian depan dan kompartemen kantong hidrasi di bagian belakang
Pas Normal Studios dan Salomon telah melansir kolaborasi SS26 T.K.O., sebuah koleksi edisi terbatas yang berpusat pada GRVL Concept: sepatu performa yang direkayasa khusus untuk medan hibrida. Sudah tersedia sekarang, koleksi ini juga mencakup rompi lari RACE SKIN 2, membentuk satu sistem terpadu yang menjembatani bersepeda dan lari melalui bahasa teknis dan estetika yang sama.
Sepatu GRVL Concept menjadi wadah keputusan engineering paling terukur dalam kolaborasi ini. Midsole busa superkritis berbasis PEBA menghadirkan pendaratan lembut dengan pengembalian energi maksimal, sementara dua bilah karbon penuh panjang menciptakan responsivitas tepat di bawah kaki. Outsole-nya terinspirasi langsung dari logika material dunia sepeda: lug dangkal setinggi 1,5 mm, yang mengikuti geometri ban sepeda, memberikan grip dan stabilitas di permukaan lepas sekaligus menjaga kecepatan di aspal. Tinggi stack 43 mm di depan dan 37 mm di belakang dengan drop 6 mm membentuk platform performa tinggi yang ideal untuk medan yang terus berubah di tengah usaha. Dengan bobot 262 gram, sepatu ini mencapainya tanpa mengorbankan proteksi, berkat gaiter rajut terintegrasi dan sistem quickLACE khas Salomon yang memastikan fit presisi sekaligus mengontrol masuknya kotoran.
Rompi RACE SKIN 2 menyempurnakan sistem ini dengan menerapkan prinsip yang sama pada aspek bawaan. Fit yang membungkus tubuh menjaga stabilitas saat melaju kencang, dua botol di bagian depan membuat hidrasi selalu mudah dijangkau, dan kompartemen belakang menampung kantong hidrasi untuk upaya jarak jauh ketika medan menuntut adaptabilitas alih-alih sekadar kepraktisan.
Secara visual, koleksi ini sangat khas Pas Normal Studios. Palet warnanya merujuk pada lingkungan fisik tempat GRVL Concept diciptakan: permukaan hibrida berdebu dan berpasir sebagai dasar, dikontraskan dengan kuningnya matahari dan birunya langit. Branding dihadirkan lewat heat transfer reflektif warna perak-abu, sebuah pilihan yang menjaga identitas visual tetap fungsional dan tertahan tanpa benar-benar menghilang. “Dengan semangat ini, kami bermitra dengan Salomon untuk mengembangkan sepatu lari gravel dan rompi lari camel, keduanya mencerminkan nilai yang sama dengan lini utama produk kami,” ujar Karl-Oskar Olsen, creative director dan co-founder Pas Normal Studios.
Kolaborasi ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara atlet performa mendefinisikan praktik mereka. Pas Normal Studios membangun reputasinya lewat apparel bersepeda yang tanpa kompromi secara teknis, dengan sensibilitas desain yang terasa lebih dekat ke fashion kontemporer daripada ke peloton. Salomon telah menghabiskan dekade membentuk cara atlet gunung dan trail bergerak. Ruang pertemuan dua brand ini — lintas disiplin, dipikirkan secara estetis, dan sangat serius secara teknis — persis menggambarkan arah budaya olahraga outdoor saat ini. GRVL Concept tidak sekadar berada di antara kategori, melainkan membuat pertanyaan soal kategori menjadi tidak relevan.
Koleksi Salomon x Pas Normal Studios SS26 T.K.O. tersedia melalui gerai Pas Normal Studios, gerai pilihan, dan online.



















