Pengembangan Dragon Quest XII: Beyond Dreams Dimulai Ulang
Square Enix membangun ulang Dragon Quest XII dengan desain Toriyama dan musik Sugiyama setelah teaser stream ulang tahun ke-40.
Ringkasan
- Square Enix mengulang dari awal pengembangan entri utama terbaru dalam seri RPG ikonisnya, sekaligus mengganti nama proyek tersebut menjadi Dragon Quest XII: Beyond Dreams
- Game ini awalnya diumumkan pada 2021 dengan judul The Flames of Fate sebelum perombakan tim memaksa dilakukan reset total agar kembali sejalan dengan identitas inti waralaba tersebut
- Siaran pada 27 Mei itu juga menghadirkan pengumuman judul spin-off serta bocoran port yang akan hadir untuk konsol generasi terbaru Nintendo
Square Enix secara resmi menekan tombol reset pada sekuel RPG yang sangat dinantikan ini lewat sebuah livestream spesialyang merayakan ulang tahun ke-40 waralaba Dragon Quest. Sang kreator seri, Yuji Horii, dan produser eksekutif Yosuke Saito mengungkapkan bahwa pengembangan entri utama ke-12 ini sepenuhnya dimulai ulang dengan struktur internal yang baru. Alhasil, penerbit mengganti subjudul game tersebut dari The Flames of Fate menjadi Beyond Dreams. Logo yang disegarkan dan teaser singkat berisi cuplikan gameplay turut mengiringi pengumuman itu. Versi orisinalnya kabarnya menemui banyak hambatan sepanjang proses. Hal ini mendorong studio untuk kembali ke titik nol demi memastikan produk akhir mampu memenuhi ekspektasi tinggi basis penggemar global seri tersebut yang begitu loyal.
Narasi Beyond Dreams berfokus pada seorang pahlawan muda yang dihantui visi-visi misterius dalam tidurnya. Meski terjadi pergeseran besar dalam proses pengembangan, Horii menegaskan bahwa proyek ini tetap mempertahankan DNA kreatif yang menjadi ciri khas waralaba ikonis tersebut. Game ini masih akan menampilkan desain karakter karya mendiang Akira Toriyama dan skor megah arahan komposer legendaris mendiang Koichi Sugiyama. Keberlanjutan nama besar keduanya menegaskan bobot kultural rilisan ini, sekaligus menjadi tribut yang menyentuh atas pengaruh fundamental mereka bagi game role-playing Jepang. Tidak ada perkiraan jadwal rilis pasti ataupun platform yang dikonfirmasi selama siaran. Keputusan manajerial untuk membangun ulang judul ini dari nol jelas mengisyaratkan waktu tunggu yang lebih panjang hingga peluncuran resminya.
Pengungkapan tambahan hadir dalam presentasi 27 Mei untuk sedikit meredam kekecewaan atas penundaan tersebut. Square Enix memperkenalkan Dragon Quest Monsters: The Withered World sebagai spin-off terbaru yang dijadwalkan meluncur di PC, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, serta penerus perangkat keras Nintendo berikutnya. Siaran itu juga menetapkan tanggal rilis 24 September untuk Dragon Quest XI S: Echoes of an Elusive Age Definitive Edition di platform Switch 2 yang sudah lama dinantikan. Peluncuran paralel di berbagai perangkat ini memastikan para penggemar langsung punya konten untuk dijelajahi, sementara para pengembang dengan cermat merajut kembali era baru dari seri utama.





















