Maison Margiela Hadir di Dunia Haute Parfumerie Lewat Koleksi The Scentsorium
Lini parfum genderless berisi enam wewangian ini menerjemahkan prinsip dekonstruktif Artisanal Atelier ke dalam dunia haute parfumerie mewah.
Ringkasan
- Maison Margiela secara resmi meluncurkan The Scentsorium Collection, rangkaian parfum mewah terbaru berisi enam wewangian genderless yang hadir bulan ini.
- Menerjemahkan prinsip couture khas rumah mode ini ke dalam aroma, koleksi tersebut memanipulasi dan merekonstruksi bahan mentah untuk memantulkan emosi manusia yang paling mendalam.
- Enam wewangian unik ini dikemas dalam flakon asimetris yang mencuri perhatian, dirancang menyerupai decanter awal abad ke-20 yang diberi fungsi baru dan ditembus serpihan kaca.
Maison Margiela menghadirkan langsung kode couture ikonis nan avant-garde miliknya ke dalam dunia haute parfumerie. Hadir April ini, rumah mode Paris tersebut memperkenalkan The Scentsorium Collection, rangkaian ambisius berisi enam parfum mewah genderless. Dikembangkan dengan prinsip dekontruktif yang ketat dari Artisanal Atelier sang label, lini terbaru ini secara saksama memisahkan, menyelaraskan, dan mengombinasikan kembali bahan-bahan mentah untuk menangkap intensitas yang visceral dan dualitas kompleks dalam emosi manusia.
Dikembangkan sepenuhnya dalam kerangka haute parfumerie, koleksi ini memperlakukan aroma dengan cara yang persis sama seperti Atelier memperlakukan busana. Bahan-bahan sengaja dilucuti hingga ke bentuknya yang paling esensial, dimurnikan melalui panas atau tekanan, lalu akhirnya direkonstruksi menjadi komposisi-komposisi baru yang sama sekali tak terduga.
“The Scentsorium Collection mengungkap esensi liar dari inti terdalam kemanusiaan,” jelas Sandrine Groslier, Global President of Luxe Fragrance Brands. “Kami dengan sangat teliti menangkap kebenaran tanpa rekayasa dari emosi kita yang paling dalam… dengan menerapkan presisi ketat haute couture pada bahan-bahan mentah. Seni radikal dalam craftsmanship inilah yang menandai langkah kami memasuki ranah Haute Parfumerie.”
Untuk menampilkan ketegangan antarbahan mentah secara maksimal, keenam parfum ini dipusatkan pada keadaan emosi tertentu. Blaze Of Stillness menangkap suspens penuh harap dengan menambatkan neroli blossom yang jernih pada buah ara pekat dan suede bernuansa musk. Menggali tarik-ulur hasrat, Anguish and Awe bergerak di antara rasa ringan dan berat lewat black rose pekat, nuansa buah hasil ekstraksi lambat, dan akord suede yang lembut. Sementara itu, Delight in Despair bereksperimen dengan suhu dan tekstur, menggabungkan distilasi cypriol root dengan krim saffron aromatik untuk membangkitkan euforia yang terus bergeser.
Pada spektrum emosi yang lebih berat, Silent Fury menyalurkan amarah dan pelepasan mendadak melalui perpaduan terkendali namun kuat dari leather pekat, rempah kering, dan smoked tobacco absolute. Tender Defiance merayakan keberanian murni lewat persilangan antara liquorice bernuansa metalik, resin kemenyan yang dipanaskan, dan asap. Terakhir, Fit of Folly meniru sensasi ekstase dengan lapisan demi lapisan patchouli yang terus berevolusi dan mineral musk yang jernih, menciptakan sensasi gerak tanpa akhir yang berulang-ulang.
Mencerminkan kedekatan Maison Margiela dengan waktu dan reinterpretasi, kemasannya sendiri tampil sebagai karya seni tersendiri. Flakon ini meniru estetika decanter awal abad ke-20 yang diwariskan dan diberi makna baru oleh pemilik masa kini. Siluet kaca potong berbentuk persegi panjang tersebut menonjolkan ruang dalam yang melengkung dan atomizer logam ramping, dipertegas oleh ketidakteraturan yang disengaja dan dramatis: kaca itu seolah ditusuk keras oleh serpihan yang menancapkan prisma menembus bentuknya.
The Scentsorium Collection akan diluncurkan secara global pada April 2026, menawarkan pengalaman inderawi baru yang radikal bagi generasi penikmat parfum mewah yang berwawasan tajam.



















