Maison Margiela & Celine Gencar di Tiongkok, Gucci Lesu di Q1: Rangkuman Berita Fashion Terpanas Pekan Ini
Selalu update tren terbaru industri fashion dengan rangkuman berita pilihan pekan ini.
Ringkasan
-
Celine dan Maison Margiela meluncurkan pop-up interaktif di Tiongkok untuk memperdalam kedekatan dengan para konsumen.
-
Kering menghadapi penurunan pendapatan sembari mengarahkan fokus ke inovasi berbasis teknologi bersama Google.
-
Issey Miyake dan Nike tengah memperkuat kehadiran ritel mereka di New York City dengan membuka lokasi baru.
Maison Margiela Hadirkan Bianchetto Atelier Experience di Shenzhen
Melanjutkan inisiatif “MaisonMargiela/folders”, Maison Margiela meluncurkan “Bianchetto: Atelier Experience” di Shenzhen. Berlokasi di Hairun Badminton Courts, acara ini mengajak para tamu masuk ke dunia Margiela dengan mengubah busana mereka menggunakan teknik cat putih khas rumah mode tersebut. Para peserta juga dibekali dengan blouse blanche ikonis (jas laboratorium putih) sembari dibimbing langsung oleh tim Paris sang rumah mode. Aktivasi terbaru ini melanjutkan rangkaian pameran di berbagai kota di Tiongkok yang bertujuan membuka dapur kreativitas rumah mode tersebut kepada audiens global. Untuk memastikan akses yang lebih luas, Margiela juga memperbarui arsip digital publik melalui Dropbox, yang memuat dokumentasi instalasi dan materi arsip.
Celine Sulap Distrik Zhangyuan di Shanghai Jadi Pelarian Pantai Prancis untuk Été 2026
Celine kembali membuka pop-up imersif ÉTÉ CELINE di distrik bersejarah Zhangyuan, Shanghai, yang memancarkan nuansa pelarian ke pantai Prancis, lengkap dengan fasad menyerupai garis pantai yang terinspirasi dari karya fotografer Takashi Homma berjudul New Waves series. Area outdoor dilengkapi bukit pasir dan kabana yang disulap menjadi gerai es krim dan surf shop. Di dalam, lantai dasar menampilkan koleksi musiman serta ruang kustomisasi, tempat klien dapat mempersonalisasi tag kulit pada denim dan tas dengan inisial atau ilustrasi zodiak. Lantai dua menjadi rumah bagi salon-salon privat dan display untuk lini Haute Parfumerie serta perhiasan brand tersebut.
Nike dan Jordan Brand Buka Toko Sementara di Soho, NYC
Nike dan Jordan Brand membuka hub ritel sementara yang sarat warna di 611 Broadway, New York City. Fasad modularnya dirancang untuk terus berevolusi sepanjang tahun, selaras dengan berbagai perhelatan budaya besar seperti US Open dan NYC Marathon. Untuk aktivasi perdana, ruang ini berfokus pada sepak bola global dengan area pop-up khusus NikeSKIMS. Personalisasi menjadi fasilitas utama konsep ini melalui stasiun “Nike By You” yang menawarkan grafis eksklusif bertema NYC. Di sisi lain, area Jordan Brand menghadirkan instalasi “Soul Tower”, sebuah pameran berbasis komunitas yang menyoroti warisan basket dan fotografi lokal.
Issey Miyake Akan Membuka Flagship Store Baru di 45 Madison Avenue
Issey Miyake akan meluncurkan flagship store seluas 13.000 kaki persegi di New York Life Building yang ikonis di New York City pada bulan Mei ini. Dirancang oleh Solid Objectives Idenburg Liu, ruang tersebut memadukan arsitektur Beaux-Arts orisinal dengan material modern berupa aluminium dan kaca. Salah satu fitur yang paling menonjol adalah “MADO”, ruang galeri pertama brand ini di luar Jepang, yang akan secara rutin menggelar berbagai pameran. Untuk merayakan pembukaannya, butik baru Issey Miyake ini menawarkan produk eksklusif, termasuk mantel lipat hasil press tangan dan topi “UNBOUND”. Desainnya juga menyertakan panel titanium yang menghormati persahabatan panjang antara Issey Miyake dan mendiang arsitek Amerika Frank Gehry.
Saham Kering Anjlok 9,3% di Tengah Berlanjutnya Kelemahan Gucci pada Kuartal I 2026
Saham konglomerat luxury Prancis Kering turun 9,3% setelah laporan kuartal pertama yang mengecewakan, dengan penurunan pendapatan keseluruhan sebesar 6,2%. Koreksi ini terutama disebabkan oleh brand andalan mereka, Gucci, yang pendapatannya merosot 14,3% pada kuartal ini karena proses turnaround kreatif berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan. Meski segmen perhiasan dan kacamata masih menjadi titik terang, portofolio yang lebih luas—termasuk Saint Laurent dan Balenciaga—tetap menghadapi tekanan makroekonomi di luar kendali perusahaan. Para investor kini menyoroti Capital Markets Day mendatang di Florence, di mana CEO Luca de Meo diperkirakan akan memaparkan lebih jauh strategi “ReconKering” yang ditujukan untuk menghidupkan kembali kesehatan finansial grup.
Google x Gucci Smart Glasses Berpotensi Meluncur pada 2027
CEO Kering, Luca de Meo, telah mengonfirmasi kolaborasi antara Gucci dan Google untuk mengembangkan smart glasses berbasis AI yang dijadwalkan rilis pada 2027. Kacamata ini akan berjalan di atas platform Android XR milik Google dan diperkirakan akan mengintegrasikan kamera, mikrofon, serta speaker. Langkah terbaru Kering ini dimaksudkan untuk memosisikan kembali Gucci sebagai pemimpin di ranah luxury, bersaing langsung dengan Meta dan EssilorLuxottica yang juga menggarap sektor wearable tech. Proyek ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk mendiversifikasi arus pendapatan Kering lewat kacamata dan perhiasan berteknologi tinggi, membantu melindungi brand dari volatilitas siklus mode tradisional sekaligus memaksimalkan warisan Gucci.



















