Panduan Hypebeast ke Milan Design Week 2026

Mau cari fashion, desain independen, atau instalasi super Instagramable? Tenang, semua spot wajib mampir sudah kami rangkum di sini.

Desain
1.5K 0 Komentar
Save

Rasanya sah saja untuk mengatakan bahwa Milan Design Week sudah melampaui dunia desain dalam pengertian paling tradisionalnya.

Apa yang dulunya sekadar pameran furnitur yang berputar di sekitar Salone del Mobile kini telah berkembang menjadi pertemuan berskala kota antara fashion, arsitektur, dan desain dalam segala formatnya. Secara keseluruhan, ini jelas hal positif karena semakin banyak perhatian tertuju pada industri desain, tetapi dari tahun ke tahun, semakin banyak pula yang harus disaring untuk menemukan benar-benar yang terbaik.

Untungnya untuk kamu, kami sudah mengerjakan pekerjaan rumah untuk mencari acara-acara yang benar-benar tidak boleh kamu lewatkan. Seperti biasa, kami akan turun langsung ke lapangan memburu yang terbaik dari yang terbaik, tapi untuk sekarang, silakan contek daftar andalan kami.

Reference Library, Jil Sander

Tren membaca (sekadar performatif atau tidak, kamu yang menilai) berlanjut di Jil Sander lewat Reference Library, sebuah ruang berlapis cermin dan krom yang berkilau. Pengunjung masuk dalam jeda waktu teratur, mengenakan sarung tangan putih saat berinteraksi dengan seleksi buku yang dikurasi sangat ketat. Instalasi ini sengaja memperlambat ritme, menjadikan perhatian dan sentuhan sebagai inti pengalaman.

Via Luca Beltrami 5, 20121 Milan

Triennale, Eames Pavilions dan Fredericia

Program Triennale tahun ini bertumpu pada tiga pameran utama: The Eames Houses, penjelajahan imersif atas pemikiran arsitektural Charles dan Ray Eames lengkap dengan struktur berskala nyata; Alphabet, retrospektif menyeluruh Edward Barber dan Jay Osgerby yang menelusuri pengaruh mereka pada furnitur dan desain industri; serta A Chronicle of Danish Design oleh Fredericia, yang memetakan satu abad keahlian Skandinavia dari Børge Mogensen hingga Cecilie Manz. Bersama-sama, ketiganya merangkum kekuatan Triennale: menghubungkan sejarah desain dengan praktik kontemporer secara ketat namun tetap terasa lembut dan menginspirasi.

Viale Emilio Alemagna 6, 20121 Milan

Alcova

Alcova terus menjadi jangkar skena underground, kali ini berekspansi ke sebuah vila modernis dan rumah sakit terbengkalai di pinggiran Milan. Instalasi di sini merespons langsung lingkungan yang mentah tersebut, menjadikan arsitektur sebagai pemain aktif dalam karya, sementara atmosfernya perlahan bergeser menjadi semakin sosial seiring berjalannya hari.

Via San Gregorio 39, 20124 Milan / Via Simone Saint Bon 3, 20147 Milan

Convey

Tahun lalu kami benar-benar jatuh hati pada Convey, dan tahun ini pun tidak ada pengecualian. Untuk 2026, pameran ini mengubah sebuah bangunan hunian menjadi ekshibisi padat dengan banyak ruang, di mana setiap ruang memperkenalkan desainer atau brand yang berbeda. Menyusurinya serasa menjelajahi feed dalam bentuk fisik, dengan estetika yang berganti di setiap ruangan dan menegaskan pendekatan desain kolektif dengan banyak suara.

Viale Abruzzi 23, 20131 Milan

Dropcity

Di bawah kota, Dropcity menafsirkan ulang desain lewat infrastruktur. Program berbasis terowongannya menonjolkan proses ketimbang produk, menampilkan prototipe, material, dan sistem, dan menggeser fokus ke bagaimana desain diciptakan alih-alih sekadar bagaimana ia dipresentasikan.

Via Sammartini 38, 20125 Milan

Nilufar Depot

Di Depot milik Nilufar Gallery, ruangnya dibayangkan ulang sebagai sebuah hotel fiktif. Setiap kamar berfungsi sebagai lingkungan tersendiri, ditata dengan karya desain koleksi yang menjadi bagian dari narasi besar, membuat batas antara desain interior dan seni tata panggung nyaris menghilang.

Viale Vincenzo Lancetti 34, 20158 Milan

Deoron

Deoron menghadirkan format yang lebih cair, menggabungkan pameran, sistem suara, dan ruang sosial. Objek-objeknya dirancang untuk disentuh dan digunakan, sementara instalasi audio di pusat ruang membentuk atmosfer, menjadikan proyek ini titik kumpul yang terus berevolusi.

Via Santa Marta 21, 20123 Milan

Bunch of Knobs

“Bunch of Knobs” mempersempit fokus pada hardware, mengisolasi gagang dan perangkat kecil lalu menampilkannya dengan tingkat perhatian yang nyaris obsesif. Hasilnya, komponen utilitarian terangkat menjadi objek dengan bobot desain, mencerminkan penekanan yang kian kuat pada detail sebagai penanda kemewahan.

Via Achille Maiocchi 7, 20129 Milan

Memoria, Gucci

Alih-alih menghadirkan arsip secara kronologis, Memoria akan tampil sebagai rangkaian ruang terfragmentasi, tempat masa lalu dan masa kini saling tumpang tindih. Pengalaman ini sangat mengandalkan tata panggung, menjadikan sejarah brand terasa sinematik dan imersif, dengan memori itu sendiri diperlakukan sebagai medium ruang.

Piazza San Simpliciano 7, 20121 Milan

Polish Modernism

Eksplorasi modernisme Polandia ini menengok kembali sejarah desain regional yang kerap terabaikan, ikut mendorong pergeseran yang lebih luas untuk mendesentralisasi kanon desain global dan memperluas narasi melampaui pusat-pusat tradisionalnya.

Corso Venezia 48, 20121 Milan

Bottega Veneta x Kwangho Lee

Kolaborasi antara Bottega Veneta dan Kwangho Lee berpusat pada eksperimen material dan craft, menerjemahkan fokus fashion pada teknik menjadi pengalaman taktil dan spasial.

Piazza San Fedele 4, 20121 Milan

Marsèll x Odd Matter

Kolaborasi Marsèll dengan Odd Matter melanjutkan pertemuan antara fashion dan desain koleksi, menempatkan alas kaki dalam konteks instalasi dan mengaburkan batas antara produk dan objek.

Via Privata Rezia 2, 20135 Milan

Range Rover x Storey Studio

Instalasi Range Rover yang dikembangkan bersama Storey Studio ini memandang desain otomotif lewat lensa arsitektur, menonjolkan material, permukaan, dan komposisi ruang alih-alih performa.

Piazza Belgioioso 2, 20121 Milan

Salone Raritas

Di Salone del Mobile, kami antusias melihat hadirnya zona-zona yang dikurasi lebih ketat dengan fokus pada karya koleksi dan edisi terbatas—tanda adanya pergeseran dalam industri itu sendiri yang menyelaraskan pameran ini dengan gerakan yang lebih luas menuju narasi dan penekanan pada sosok perancang.

Fiera Milano, Rho, Strada Statale Sempione 28, 20017 Rho

Silhouettes, Muller Van Severen

Bekerja sama dengan Apartamento dan Tim Van Laere Gallery, duo penuh warna Muller Van Severen akan merayakan 15 tahun perjalanan mereka di Salone. Alih-alih retrospektif tradisional, keduanya menyaring arsip mereka menjadi rangkaian 15 tempat lilin aluminium berukuran nyata, masing-masing mengabstraksikan bentuk dari karya-karya lampau di ranah kursi, pencahayaan, dan objek. Saat lilin menyala sepanjang pekan, setiap karya perlahan berubah, menghadirkan waktu sebagai material dan menjadikan instalasi ini refleksi yang lambat namun terus berkembang atas praktik mereka.

Via Filippino Lippi 4, 20131 Milan

Ghost Kitchen, Uppercut x Soft Baroque

Galeri Belgia Uppercut menghadirkan “Ghost Kitchen” ke Milan bersama Soft Baroque. Di pameran ini, karya-karya baru dan sebuah instalasi akan merefleksikan sistem sirkulasi kontemporer dan sifat budaya material yang kian tak berwujud.

Via Leone Pancaldo 12, 20129 Milano

Chopsticks, S—3

Pameran ini dirancang untuk menghubungkan “desain Asia Timur dengan ide dan praktik global”. Dikurasi oleh Yoko Choy, acara ini mengumpulkan 16 kreator dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, masing-masing diberi tugas merancang satu set sumpit edisi terbatas.

(META)FISICA, CC Tapis x Fornasetti

Kurator Dan Thawley dan exhibition designer Pablo Molezún bekerja sama mengontekstualisasikan koleksi karpet baru CC-Tapis yang dirancang bersama Fornasetti. Setiap karpet mengangkat pilihan motif arsip karya Piero dan Barnaba Fornasetti, dan akan dipresentasikan dalam sebuah “labirin” di seluruh showroom brand.

Piazza Santo Stefano, 10, 20122 Milano

Renaissance of the Real, USM X Snøhetta

Dirancang sebagai lingkungan multisensori yang anti-digital dan dibangun di sekitar sistem USM Haller, struktur mirip kepompong ini akan dibalut lapisan tekstil responsif yang mengorkestrasi aroma, suara, dan sentuhan menjadi sebuah pengalaman terkurasi, menggeser fokus dari objek ke persepsi itu sendiri.

Fondazione Luigi Rovati, Corso Venezia 52, 20121 Milan

Food for Thought, IKEA

Food for Thought dari IKEA mengubah kehadirannya menjadi lingkungan kuliner yang benar-benar berfungsi, dengan desain ruang dipimpin oleh Charlotte Taylor. Menggabungkan pameran dengan dapur live, pasar, dan kafe, proyek ini mengeksplorasi bagaimana memasak dan berkumpul membentuk ruang domestik, yang sepanjang hari berevolusi menjadi sebuah pusat sosial.

Spazio Maiocchi, Via Achille Maiocchi 7, 20129 Milan

The Romance of Fragility, Delvis Unlimited

Pameran The Romance of Fragility menggunakan kaca untuk mengeksplorasi kefanaan dan persepsi, dengan objek yang berkisar dari meja yang tampak tererosi hingga panel berbasis jejak. Material ini merembes ke dalam arsitektur itu sendiri, memosisikan kerapuhan sebagai kondisi kunci dalam cara kita mengalami desain.

Piazza Guglielmo Oberdan 2A, 20129 Milan

Objects that Speak, Rosewood

Sebuah pitstop untuk melihat potongan sejarah desain Italia, kurator Deyan Sudjic menghadirkan karya-karya periode akhir arsitek dan desainer Andrea Branzi, termasuk 15 lampu berkubah ikonis karyanya.

Via Carlo de Cristoforis 1

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Stone Island Hidupkan Lagi Arsip NO SEASONS di Milan Design Week 2026
Desain

Stone Island Hidupkan Lagi Arsip NO SEASONS di Milan Design Week 2026

Raksasa Italia ini membawa visi tanpa batas waktu Massimo Osti ke era baru lewat enam inovasi material teknis.

Jil Sander dan Apartamento Hadirkan “Reference Library” di Milan Design Week
Desain

Jil Sander dan Apartamento Hadirkan “Reference Library” di Milan Design Week

Menghadirkan 60 buku pilihan dari kreator dunia, merayakan pengalaman membaca fisik sebagai jawaban taktil di era serba digital.

USM Berkolaborasi dengan Kasing Lung Hadirkan “Wonderland of the Monsters” di Milan Design Week
Desain

USM Berkolaborasi dengan Kasing Lung Hadirkan “Wonderland of the Monsters” di Milan Design Week

Kolaborasi ini memperkenalkan koleksi perabot USM Haller terbaru dengan karakter ikonis Labubu karya sang seniman, lengkap dengan collectible edisi terbatas yang siap diburu kolektor.


Klipsch dan Ojas Luncurkan Speaker kO-R2 Bak Karya Museum di Milan Design Week
Tech & Gadgets

Klipsch dan Ojas Luncurkan Speaker kO-R2 Bak Karya Museum di Milan Design Week

Terbatas hanya 600 pasang di seluruh dunia, speaker handmade ini memadukan 80 tahun warisan audio dengan desain akustik visioner ala Devon Turnbull.

New Balance 2010 "Pastel Green" Hadir dengan Suede Lembut dan Nuansa Retro Runner
Footwear

New Balance 2010 "Pastel Green" Hadir dengan Suede Lembut dan Nuansa Retro Runner

Siluet awal 2000-an ini mendapat sentuhan baru yang fresh untuk musim panas, dengan aksen pink dan midsole bernuansa vintage.

Sneaker "Future" Maison Margiela Comeback, Kini dengan Strap Lebih Ganas
Footwear

Sneaker "Future" Maison Margiela Comeback, Kini dengan Strap Lebih Ganas

Pertama kali dirilis di koleksi SS11, siluet mid-top subversif ini kembali hadir dengan tampilan yang jauh lebih dramatis.

Merch Coachella Weekend 2 Justin Bieber: SKYLRK Bangkitkan Nostalgia Tur ‘Purpose’
Fashion

Merch Coachella Weekend 2 Justin Bieber: SKYLRK Bangkitkan Nostalgia Tur ‘Purpose’

Setelah akhir pekan pertama yang pecah rekor, sang pop star kembali ke estetika era 2016 lewat koleksi gila‑gilaan berisi apparel dan aksesori baru.

Keyboard Gaming MelGeek Centauri80 Hall Effect Hadir dengan Layar Sentuh OLED Kelas Retina
Tech & Gadgets

Keyboard Gaming MelGeek Centauri80 Hall Effect Hadir dengan Layar Sentuh OLED Kelas Retina

Keyboard flagship ini juga dibekali sistem switch magnetik canggih untuk kustomisasi maksimal.

Nutella Resmi Punya Rasa Baru: Peanut, Perpaduan Hazelnut & Kacang Tanah Panggang
Kuliner

Nutella Resmi Punya Rasa Baru: Peanut, Perpaduan Hazelnut & Kacang Tanah Panggang

Ferrero akhirnya mengabulkan permintaan fans lama dengan memadukan krim hazelnut-cokelat klasik Nutella dengan kacang tanah panggang yang gurih.

Only NY dan J. Press: Paduan Gaya Kota New York dan Tradisi Ivy League
Fashion

Only NY dan J. Press: Paduan Gaya Kota New York dan Tradisi Ivy League

Koleksi kapsul kolaboratif ini membawa arus ide segar New York ke dalam sportswear Amerika klasik.


YESEYESEE Gandeng Clarks Originals Hadirkan Desert Trek Kustom dalam Dua Warna Keren
Footwear

YESEYESEE Gandeng Clarks Originals Hadirkan Desert Trek Kustom dalam Dua Warna Keren

Label asal Korea Selatan ini menghidupkan kembali siluet ikonik Desert Trek dengan sentuhan bebas dan santai.

Martin Wong, High Priest of Lowbrow, Hadir Kembali di P·P·O·W dan Wrightwood 659
Seni

Martin Wong, High Priest of Lowbrow, Hadir Kembali di P·P·O·W dan Wrightwood 659

Pameran ‘Chinatown USA’ dan ‘Popeye’ dibuka akhir pekan ini di Chicago dan New York.

Golf, Hobi yang Menyatukan Tom Holland dan LeBron James
Fashion

Golf, Hobi yang Menyatukan Tom Holland dan LeBron James

Edisi terbaru The Crossover mengulik bagaimana golf menjembatani dunia olahraga dan hiburan pop masa kini.

Kith dan adidas Hidupkan Lagi Sepatu Militer Favorit Fashion dalam Warna Fresh Musim Semi
Footwear

Kith dan adidas Hidupkan Lagi Sepatu Militer Favorit Fashion dalam Warna Fresh Musim Semi

Drop Kith Classics Spring 2026 menghadirkan BW Army versi terbaru plus model Samba dan Japan co-branded dengan sentuhan warna musiman.

Maison Margiela & Celine Gencar di Tiongkok, Gucci Lesu di Q1: Rangkuman Berita Fashion Terpanas Pekan Ini
Fashion

Maison Margiela & Celine Gencar di Tiongkok, Gucci Lesu di Q1: Rangkuman Berita Fashion Terpanas Pekan Ini

Selalu update tren terbaru industri fashion dengan rangkuman berita pilihan pekan ini.

Issey Miyake Bawa Motif Pleats Ikonis ke Dunia Dekorasi Rumah
Desain

Issey Miyake Bawa Motif Pleats Ikonis ke Dunia Dekorasi Rumah

Brand Jepang ini berkolaborasi dengan studio desain asal Swiss, Atelier Oï, untuk menghadirkan koleksi lampu eksklusif bernuansa artistik.

More ▾