Masuk ke ‘View Master’, Dunia Technicolor Penuh Sukacita Kulit Hitam ala Derrick Adams
Survei pertengahan karier perdananya kini hadir di ICA Boston.
Ringkasan
- Seniman yang berbasis di New York, Derrick Adams, baru saja mempersembahkan View Master, survei pertengahan karier perdananya, di ICA Boston
- Berlangsung hingga 13 November, pameran ini menampilkan lebih dari 100 karya yang diciptakan selama dua dekade terakhir, mencakup patung, lukisan, instalasi, video, dan performance.
Seniman kelahiran Baltimore yang kini berbasis di Brooklyn, Derrick Adams, tengah banjir apresiasi di ICA Boston lewat pameran survei penuh perdananya. Pameran bertajuk View Master, ini merangkum lebih dari 100 karya yang dibuat selama dua dekade terakhir, menjadi sebuah ode lintas medium yang peka terhadap kekayaan kehidupan masyarakat kulit hitam di Amerika.
Dengan menyentuh ranah budaya pop, sejarah seni kulit hitam, kehidupan domestik dan, yang tak kalah penting, permainan, Adams mengubah pertemuan sehari-hari menjadi perayaan visual laksana kaleidoskop. Ia paling dikenal lewat potret-potret kubistis yang vibran, namun pameran di ICA ini menyorot keseluruhan praktiknya, mulai dari lukisan, patung, kolase, instalasi hingga performance.
Untuk momen ini, sang seniman juga akan memamerkan karya-karya dari arsip pribadinya yang belum pernah disaksikan publik, sekaligus meluncurkan wallpaper pameran imersif yang dirancang khusus dan karya-karya baru baik di dalam maupun di luar museum. Sebuah instalasi monumental, yang juga menjadi komisi fasad besar pertama ICA, akan menyelimuti eksterior museum hingga April 2027, sementara wahana kesayangan Adams, “Funtime Unicorn” dijadwalkan “mendarat” pada musim panas tahun ini.
Pameran ini bergerak melalui lima bab tematik yang menjadi pilar praktik sang seniman — “The Urban Landscape,” “Domestic Space & Family Life,” “Play,” “Performance,” dan “Television & Media.” Judul pameran, View Master, adalah sebuah surat cinta untuk Charles Harrison, desainer industri kulit hitam di balik pembaruan mainan View Master tahun 1958, sekaligus untuk tatapan kulit hitam yang menjadi jangkar karya Adams selama bertahun-tahun.
“Penggunaan warna-warna berani, komposisi dinamis, dan tekstur berlapis oleh Adams menciptakan daya pukau visual yang kuat dan menegaskan kedalaman pengalaman masyarakat kulit hitam,” ujar kurator Dexter Wimberly dan Tessa Bachi Haas. “Karyanya mengundang pengunjung untuk melihat keindahan dan kekuatan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kulit hitam, dengan sentuhan humor dan kejenakaan.”
Derrick Adams: View Master kini dapat dinikmati di Boston hingga 13 November. Pameran ini hadir tak lama setelah terbitnya monograf debut eponim sang seniman, yang kini tersedia melalui Phaidon. Kunjungi situs web museum untuk mendapatkan tiket Anda.



















