Credor Debut di Watches & Wonders 2026 dengan Tiga Jam Tangan Artisanal Istimewa
Menyoroti seni tradisional, dari urushi lacquerwork hingga ukiran nanako yang rumit.
Ringkasan
- Credor resmi debut di Watches & Wonders 2026 dengan tiga kreasi jam tangan artisanal terbaru
- Koleksi ini mencakup Goldfeather Urushi Lacquer Dial, Goldfeather Tourbillon Engraved, dan model Locomotive dengan dial heksagonal berwarna “Dawn Blue” sebagai pusat perhatian
Menjelang Watches & Wonders 2026, Credor memperkenalkan tiga jam tangan terbaru nan istimewa yang akan dipamerkan di ajang tersebut akhir bulan ini. Edisi kali ini juga menandai untuk pertama kalinya brand tersebut berpartisipasi dalam pameran jam tangan tahunan bergengsi itu, dengan koleksi terbarunya sepenuhnya mewujudkan filosofi merek “The Creativity of Artisans.” Rangkaian ini menegaskan kepiawaian mendalam Credor dalam seni tradisional—mulai dari urushi lacquer biru langka hingga ukiran tiga dimensi yang rumit—seraya terus mendorong batas-batas dunia horologi.
Goldfeather Urushi Lacquer Dial Limited Edition: GBBY967
Kreasi terbaru dalam seri Goldfeather ini memancarkan estetika keanggunan yang tenang, mengedepankan kedalaman yang lahir dari kesenyapan alih-alih kemewahan mencolok. Dial‑nya menampilkan gradasi biru tua yang langka—warna yang jarang terlihat pada urushi lacquer tradisional—yang bertransisi dari hitam bak tengah malam di tepi hingga biru pekat di bagian tengah. Untuk mencapai kilau seindah ini, para artisan menjalani siklus pelapisan dan pemolesan intens menggunakan batu asah, lalu menutupnya dengan sentuhan akhir yang diaplikasikan langsung menggunakan jemari sang pengrajin. Lengkung lembut pada dial menuntut tingkat keahlian luar biasa agar hasil poles tetap seragam di seluruh permukaan berkontur.
Jam tangan ini kian istimewa berkat penggunaan teknik taka maki-e, yakni teknik lacquer timbul tradisional. Alih-alih emas atau perak yang lazim digunakan, model ini memanfaatkan bubuk platinum untuk membentuk indeks dan logo, menciptakan kilau lembut dengan efek tiga dimensi. Permukaan platinum tersebut kemudian dipoles dengan sangat teliti menggunakan spatula logam dan alat khusus yang dibuat dari gigi ikan sea bream. Di balik dial artistik ini tersimpan Caliber 6890 manual-winding, mesin jam ultra-tipis dengan ketebalan hanya 1,98 mm. Dikemas dalam case Platinum 950 dengan profil ramping 8,1 mm, edisi terbatas 25 buah ini akan tersedia pada Juni 2026 dengan harga $47.000 USD.
Goldfeather Tourbillon Engraved Limited Edition: GBCF997
Merayakan tiga dekade keahlian ukir, model tourbillon ini menampilkan tekstur menyerupai “bulu” yang memancar di seluruh dial dengan nuansa ringan dan elegan. Pola rumit tersebut lahir dari teknik penggerindaan yang sangat presisi, yang memecah pantulan cahaya menjadi kilau selembut satin di dua lapisan terpisah. Tepian dial dihiasi angka Romawi yang diukir dengan goresan linear ultra-halus, sementara trek menit menggunakan teknik ukiran nanako—metode tradisional Jepang yang menciptakan deretan titik-titik mungil berkilau dengan pahat khusus.
Seni ukirnya berlanjut hingga ke mesin jam, di mana tourbillon Caliber 6850 menjadi kanvas bagi ukiran linear tegas yang memancar keluar dari carriage. Setiap garis harus sejajar sempurna di atas empat komponen terpisah, menuntut beberapa kali pengukiran dengan konsistensi absolut pada sudut dan kedalaman mata pahat. Dimensi visual ditambahkan melalui pola arashi—titik-titik tersebar yang diukir dengan ujung heksagonal untuk menciptakan tekstur unik. Meski mengusung konstruksi tourbillon yang kompleks dengan cadangan daya 60 jam, case Platinum 950 tetap mempertahankan siluet ramping setebal hanya 8,6 mm. Terbatas hanya 25 buah, mahakarya ini akan dirilis pada Agustus 2026 dengan harga ritel $215.000 USD.
Locomotive: GCCR995
Terinspirasi dari desain orisinal era 1970-an karya Gérald Genta, Locomotive terbaru ini melanjutkan dialog Credor dengan modernitas. Namanya sendiri menjadi metafora bagi sebuah “driving force,” melambangkan persahabatan antara Genta dan Seiko serta visi masa depan yang mereka bagi bersama. Edisi terkini ini menampilkan dial berwarna “dawn blue” yang terinspirasi dari lampu sinyal kereta, dihiasi pola geometris heksagon yang kompleks. Setiap heksagon memuat pola garis-garis yang saling berlawanan arah, membuat dial berkilau dan seolah berganti warna ketika tertangkap cahaya.
Setia pada DNA industrial-chic‑nya, motif heksagonal ini dipantulkan pada case, bezel, crown, bahkan sekrupnya. Jam tangan ini dibuat dari high-intensity titanium, sehingga 30% lebih ringan dan lebih tahan gores dibandingkan stainless steel, sekaligus memadukan sentuhan akhir hand-brushed dan mirror. Locomotive ditenagai Caliber CR01 yang dikembangkan khusus untuk Credor demi menjaga proporsi jam yang ramping dan elegan. Dengan diameter 38,8 mm dan ketahanan air hingga 10 ATM, Locomotive menghadirkan keseimbangan antara durabilitas tangguh dan desain yang sophisticated. Dibanderol $13.200 USD, kunjungi official website untuk detail dan ketersediaan koleksi jam tangan terbarunya.



















