Credor Debut di Watches & Wonders 2026 dengan Tiga Jam Tangan Artisanal Istimewa

Menyoroti seni tradisional, dari urushi lacquerwork hingga ukiran nanako yang rumit.

Jam Tangan
254 0 Komentar
Save

Ringkasan

  • Credor resmi debut di Watches & Wonders 2026 dengan tiga kreasi jam tangan artisanal terbaru
  • Koleksi ini mencakup Goldfeather Urushi Lacquer Dial, Goldfeather Tourbillon Engraved, dan model Locomotive dengan dial heksagonal berwarna “Dawn Blue” sebagai pusat perhatian

Menjelang Watches & Wonders 2026, Credor memperkenalkan tiga jam tangan terbaru nan istimewa yang akan dipamerkan di ajang tersebut akhir bulan ini. Edisi kali ini juga menandai untuk pertama kalinya brand tersebut berpartisipasi dalam pameran jam tangan tahunan bergengsi itu, dengan koleksi terbarunya sepenuhnya mewujudkan filosofi merek “The Creativity of Artisans.” Rangkaian ini menegaskan kepiawaian mendalam Credor dalam seni tradisional—mulai dari urushi lacquer biru langka hingga ukiran tiga dimensi yang rumit—seraya terus mendorong batas-batas dunia horologi.

Goldfeather Urushi Lacquer Dial Limited Edition: GBBY967

Kreasi terbaru dalam seri Goldfeather ini memancarkan estetika keanggunan yang tenang, mengedepankan kedalaman yang lahir dari kesenyapan alih-alih kemewahan mencolok. Dial‑nya menampilkan gradasi biru tua yang langka—warna yang jarang terlihat pada urushi lacquer tradisional—yang bertransisi dari hitam bak tengah malam di tepi hingga biru pekat di bagian tengah. Untuk mencapai kilau seindah ini, para artisan menjalani siklus pelapisan dan pemolesan intens menggunakan batu asah, lalu menutupnya dengan sentuhan akhir yang diaplikasikan langsung menggunakan jemari sang pengrajin. Lengkung lembut pada dial menuntut tingkat keahlian luar biasa agar hasil poles tetap seragam di seluruh permukaan berkontur.

Jam tangan ini kian istimewa berkat penggunaan teknik taka maki-e, yakni teknik lacquer timbul tradisional. Alih-alih emas atau perak yang lazim digunakan, model ini memanfaatkan bubuk platinum untuk membentuk indeks dan logo, menciptakan kilau lembut dengan efek tiga dimensi. Permukaan platinum tersebut kemudian dipoles dengan sangat teliti menggunakan spatula logam dan alat khusus yang dibuat dari gigi ikan sea bream. Di balik dial artistik ini tersimpan Caliber 6890 manual-winding, mesin jam ultra-tipis dengan ketebalan hanya 1,98 mm. Dikemas dalam case Platinum 950 dengan profil ramping 8,1 mm, edisi terbatas 25 buah ini akan tersedia pada Juni 2026 dengan harga $47.000 USD.

Goldfeather Tourbillon Engraved Limited Edition: GBCF997

Merayakan tiga dekade keahlian ukir, model tourbillon ini menampilkan tekstur menyerupai “bulu” yang memancar di seluruh dial dengan nuansa ringan dan elegan. Pola rumit tersebut lahir dari teknik penggerindaan yang sangat presisi, yang memecah pantulan cahaya menjadi kilau selembut satin di dua lapisan terpisah. Tepian dial dihiasi angka Romawi yang diukir dengan goresan linear ultra-halus, sementara trek menit menggunakan teknik ukiran nanako—metode tradisional Jepang yang menciptakan deretan titik-titik mungil berkilau dengan pahat khusus.

Seni ukirnya berlanjut hingga ke mesin jam, di mana tourbillon Caliber 6850 menjadi kanvas bagi ukiran linear tegas yang memancar keluar dari carriage. Setiap garis harus sejajar sempurna di atas empat komponen terpisah, menuntut beberapa kali pengukiran dengan konsistensi absolut pada sudut dan kedalaman mata pahat. Dimensi visual ditambahkan melalui pola arashi—titik-titik tersebar yang diukir dengan ujung heksagonal untuk menciptakan tekstur unik. Meski mengusung konstruksi tourbillon yang kompleks dengan cadangan daya 60 jam, case Platinum 950 tetap mempertahankan siluet ramping setebal hanya 8,6 mm. Terbatas hanya 25 buah, mahakarya ini akan dirilis pada Agustus 2026 dengan harga ritel $215.000 USD.

Locomotive: GCCR995

Terinspirasi dari desain orisinal era 1970-an karya Gérald Genta, Locomotive terbaru ini melanjutkan dialog Credor dengan modernitas. Namanya sendiri menjadi metafora bagi sebuah “driving force,” melambangkan persahabatan antara Genta dan Seiko serta visi masa depan yang mereka bagi bersama. Edisi terkini ini menampilkan dial berwarna “dawn blue” yang terinspirasi dari lampu sinyal kereta, dihiasi pola geometris heksagon yang kompleks. Setiap heksagon memuat pola garis-garis yang saling berlawanan arah, membuat dial berkilau dan seolah berganti warna ketika tertangkap cahaya.

Setia pada DNA industrial-chic‑nya, motif heksagonal ini dipantulkan pada case, bezel, crown, bahkan sekrupnya. Jam tangan ini dibuat dari high-intensity titanium, sehingga 30% lebih ringan dan lebih tahan gores dibandingkan stainless steel, sekaligus memadukan sentuhan akhir hand-brushed dan mirror. Locomotive ditenagai Caliber CR01 yang dikembangkan khusus untuk Credor demi menjaga proporsi jam yang ramping dan elegan. Dengan diameter 38,8 mm dan ketahanan air hingga 10 ATM, Locomotive menghadirkan keseimbangan antara durabilitas tangguh dan desain yang sophisticated. Dibanderol $13.200 USD, kunjungi official website untuk detail dan ketersediaan koleksi jam tangan terbarunya.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Gerald Charles Masterlink Perpetual Calendar, Jam Tangan Paling Rumitnya Sejauh Ini
Jam Tangan

Gerald Charles Masterlink Perpetual Calendar, Jam Tangan Paling Rumitnya Sejauh Ini

Kolektor bisa memilih dial bergaya grille dengan potongan vertikal atau dial transparan openworked yang menampilkan detail rumit dari caliber di dalamnya.

Jam Tangan Limited Edition Credor Goldfeather Imari Nabeshima, Tribut Elegan untuk Porselen Artisanal
Jam Tangan

Jam Tangan Limited Edition Credor Goldfeather Imari Nabeshima, Tribut Elegan untuk Porselen Artisanal

Dengan dial memukau berupa gradasi motif biru kobalt yang menawan.

Tiffany & Co. Memukau dengan Tiga Jam Tangan Bertabur Batu Mulia di LVMH Watch Week 2026
Jam Tangan

Tiffany & Co. Memukau dengan Tiga Jam Tangan Bertabur Batu Mulia di LVMH Watch Week 2026

Dari Tiffany Timer yang dihadirkan ulang secara modern hingga Eternity Baguette yang elegan dan Sixteen Stone berputar penuh kilau.


Jam Tangan AWAKE Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”: Paduan Merah Keemasan Sarat Makna
Jam Tangan

Jam Tangan AWAKE Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”: Paduan Merah Keemasan Sarat Makna

Mengusung dial lak buatan tangan terinspirasi objek ritual Asia, jam ini menghadirkan mahakarya budaya di pergelangan tangan.

Nivada Grenchen Antarctic Erotic: Jam Serius dengan Caseback Nakal
Jam Tangan

Nivada Grenchen Antarctic Erotic: Jam Serius dengan Caseback Nakal

Berakar dari era eksplorasi kutub 1950-an, rilisan terbaru Nivada Grenchen ini memberi sentuhan jenaka dan sedikit usil pada emblem penguin historisnya.

Cara Dapetin NikeCraft General Purpose Shoe “Bricolage” Terbaru
Footwear

Cara Dapetin NikeCraft General Purpose Shoe “Bricolage” Terbaru

Kolaborasi keren dari Tom Sachs hadir eksklusif lewat Nike SNKRS.

Central Pavilion Giardini Dipugar Menjelang Venice Art Biennale 2026
Desain

Central Pavilion Giardini Dipugar Menjelang Venice Art Biennale 2026

Warisan arsitektur terjaga, tampil segar dengan sentuhan kontemporer.

Lanskap Langka Claude Monet dari Koleksi Keluarga Pribadi Muncul di Lelang Sotheby’s
Seni

Lanskap Langka Claude Monet dari Koleksi Keluarga Pribadi Muncul di Lelang Sotheby’s

Tak tersentuh publik selama 100 tahun, dua lukisan ini selama ini tersimpan di satu koleksi pribadi yang sama.

CLEGUER Debut dengan Jam Tangan Inovatif Inspiration One Souscription
Jam Tangan

CLEGUER Debut dengan Jam Tangan Inovatif Inspiration One Souscription

Didirikan oleh Mathieu Cleguer, brand independen asal Swiss ini meluncurkan jam tangan perdana yang dibekali escapement eksklusif rancangan in-house.

Kolaborasi NEEDLES x PPACO Hadirkan Lux-2 Sliders Edisi Premium
Footwear

Kolaborasi NEEDLES x PPACO Hadirkan Lux-2 Sliders Edisi Premium

Tersedia dalam varian standar dan edisi berpaku (studded).


Nike Rilis Air Force 1 Low Motif “Cow Print”
Footwear

Nike Rilis Air Force 1 Low Motif “Cow Print”

Sentuhan animal print kece dengan detail hitam-putih yang kontras.

Paket Vans “Archive Flame” Hadirkan Trio Old Skool LX dengan Desain Api yang Gahar
Footwear

Paket Vans “Archive Flame” Hadirkan Trio Old Skool LX dengan Desain Api yang Gahar

Semua dibalut efek lusuh dan grafis api yang mencolok untuk tampilan vintage yang standout.

Amazon MGM Studios Rilis Trailer Perdana Live-Action ‘Masters of the Universe’
Hiburan

Amazon MGM Studios Rilis Trailer Perdana Live-Action ‘Masters of the Universe’

Nicholas Galitzine mengayunkan Power Sword dalam reboot sarat nostalgia yang menampilkan Jared Leto sebagai Skeletor dan Idris Elba sebagai Man-at-Arms.

Album ‘BULLY’ Milik Ye Diproyeksikan Debut di No. 2
Musik

Album ‘BULLY’ Milik Ye Diproyeksikan Debut di No. 2

Kemungkinan tepat di belakang BTS dengan ‘ARIRANG,’ yang memasuki pekan keduanya di Billboard 200.

Kappa Authentic Hadirkan Koleksi Spring/Summer 2026 Terbaru
Fashion

Kappa Authentic Hadirkan Koleksi Spring/Summer 2026 Terbaru

Label fashion spin-off ini memadukan warisan sepak bola ikonis dengan nuansa streetwear modern lewat kampanye terbaru yang dibidik langsung di Palermo.

Nike Mind 001 “Team Red” Resmi Dapat Tanggal Rilis
Footwear

Nike Mind 001 “Team Red” Resmi Dapat Tanggal Rilis

Siluet alas kaki terapeutik ini kembali hadir dengan nodus sensorik midnight blue dan upper gradasi warna yang mencolok.

More ▾