Bjarke Ingels Hadirkan Futurisme Tanpa Batas di Jepang Lewat NOT A HOTEL Setouchi

Properti ultra-eksklusif ini menghadirkan tiga vila yang memadukan estetika desain tradisional Jepang dengan sentuhan modern ala Skandinavia.

Desain
467 0 Komentar
Save

Ringkasan

  • NOT A HOTEL mulai beroperasi secara resmi untuk properti SETOUCHI yang sangat dinantikan, yang berlokasi di Pulau Sagishima, Prefektur Hiroshima.
  • Properti ini menandai bangunan pertama yang rampung dibangun di Jepang oleh BIG (Bjarke Ingels Group), firma arsitektur papan atas dunia yang didirikan visioner asal Denmark, Bjarke Ingels.
  • Dapat diakses dengan speedboat maupun helikopter, para pemilik fraksional kini dapat menikmati tiga vila berbeda bernama “360,” “270,” dan “180,” yang dinamai berdasarkan panorama menghadap Laut Pedalaman Seto.

Kawasan Setouchi sejak lama dikenal sebagai destinasi seni dan budaya, dan kini kian istimewa dengan kehadiran mahakarya arsitektur yang revolusioner. NOT A HOTEL secara resmi telah membuka properti SETOUCHI di tanjung barat daya Pulau Sagishima. Retret ultra-eksklusif nan privat ini—yang hanya dapat diakses para pemiliknya dengan speedboat atau helikopter—menawarkan sebuah restoran komunal dan tiga vila dengan karakter berbeda. Yang paling menonjol, peluncuran ini menjadi tonggak bersejarah penting: proyek pertama di Jepang yang resmi tuntas dari firma arsitektur kelas dunia BIG (Bjarke Ingels Group).

Dengan piawai menjembatani futurisme yang berani dan akar tradisi yang mengakar kuat, arsitekturnya berpijak langsung pada warisan kawasan tersebut. BIG menginterpretasikan ulang rumah tradisional Jepang satu lantai menjadi struktur modern yang dramatis. Fasad kaca yang membentang luas menghubungkan interior dengan lanskap hijau di luar, menjadi tafsir kontemporer dari panel shoji tradisional, sementara tata letak lantai banyak mengadopsi konsep tikar tatami. Menambahkan sentuhan organik dan taktil, dinding melengkung yang mengalun menerapkan teknik rammed earth dengan tanah lokal, membuat bangunan menyatu mulus dengan topografi alami pulau.

Ketiga vila tersebut tepat dinamai “360,” “270,” dan “180,” yang secara langsung merefleksikan posisi masing-masing dan sudut bentang pandang luas mereka ke arah tenangnya Laut Pedalaman Seto.

“NOT A HOTEL Setouchi merepresentasikan bangunan pertama kami yang tuntas di Jepang, sebuah budaya yang telah memberi pengaruh sangat mendalam bagi saya dan cara saya memahami arsitektur,” ungkap Bjarke Ingels. “Gugusan pulau di sekitar Sagishima bagaikan lukisan lanskap Jepang… Tradisional sekaligus modern, menyatu sekaligus menonjol, Skandinavia sekaligus Jepang, vila-vila ini adalah oksimoron arsitektural yang merangkum elemen-elemen yang tampak bertentangan menjadi satu kesatuan hospitalitas yang utuh.”

Selama proses pembangunan, NOT A HOTEL telah lebih dulu menjual kepemilikan fraksional atas properti tersebut. Melalui model inovatif perusahaan, para pemilik dapat memanfaatkan jatah malam mereka di tiga vila Sagishima atau menukarkannya dengan pengalaman menginap di properti-properti premium lain dalam jaringan NOT A HOTEL yang luas.

“Kami merasa sangat terhormat dapat berkolaborasi dengan BIG dalam mewujudkan bangunan pertama perusahaan ini di Jepang,” ujar Shinji Hamauzu, Founder dan Co-CEO NOT A HOTEL. “Ini adalah momen bersejarah bagi misi NOT A HOTEL untuk menjadikan Jepang semakin bernilai, dan kami yakin tiga vila SETOUCHI karya BIG akan menghadirkan pengalaman tak tertandingi bagi para pemiliknya selama bertahun-tahun mendatang.”

Operasional NOT A HOTEL SETOUCHI kini resmi dimulai, dengan ketiga vila mewah tersebut kini sepenuhnya terbuka bagi para pemilik fraksionalnya.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

NOT A HOTEL Luncurkan Brand Hotel Perdana: HERITAGE dan vertex
Desain

NOT A HOTEL Luncurkan Brand Hotel Perdana: HERITAGE dan vertex

Proyek perdana HERITAGE hadir di Kyoto, sementara proyek futuristik vertex dibuka di Okinawa.

Mengupas Lebih Dekat DROPHAUS NOT A HOTEL untuk Louis Vuitton FW26
Desain

Mengupas Lebih Dekat DROPHAUS NOT A HOTEL untuk Louis Vuitton FW26

Menata ulang runway menjadi hunian masa depan yang berkelanjutan dan sarat craftmanship.

Koleksi Capsule Edisi Terbatas SR_A Hadirkan “Engineered Emotion” dalam Kacamata dan Apparel Fungsional
Fashion

Koleksi Capsule Edisi Terbatas SR_A Hadirkan “Engineered Emotion” dalam Kacamata dan Apparel Fungsional

Menampilkan kacamata debut dan set training bergaya vintage.


A.PRESSE 2026 Hadirkan Utilitarian Berkelas & Tailoring Kasual
Fashion

A.PRESSE 2026 Hadirkan Utilitarian Berkelas & Tailoring Kasual

Desainer Jepang Kazuma Shigematsu memadukan siluet militer dengan andalan gaya preppy di koleksi terbarunya.

Stone Island Hadir Dukung Earl Sweatshirt, MIKE, dan SURF GANG di Proyek ‘POMPEII / UTILITY’
Musik

Stone Island Hadir Dukung Earl Sweatshirt, MIKE, dan SURF GANG di Proyek ‘POMPEII / UTILITY’

Menggelar rangkaian listening party, merilis piringan hitam edisi spesial, dan menghadirkan panel intim untuk merayakan debut kolaborasi trio ini.

SHUSHU/TONG Menata Ulang Aturan Identitas untuk FW26
Fashion

SHUSHU/TONG Menata Ulang Aturan Identitas untuk FW26

Label ini memadukan keanggunan Paris era 1930-an dengan sentuhan pemberontak bergaya ‘Stepford Wives’ untuk koleksi terbarunya.

L'Oréal Resmi Akuisisi Kering Beauté Senilai $4,6 Miliar USD
Fashion

L'Oréal Resmi Akuisisi Kering Beauté Senilai $4,6 Miliar USD

Aliansi strategis ini mencakup House of Creed serta lisensi eksklusif selama 50 tahun untuk produk kecantikan Balenciaga dan Bottega Veneta.

J. Cole Resmi Gabung Nanjing Monkey Kings di Chinese Basketball Association
Olahraga

J. Cole Resmi Gabung Nanjing Monkey Kings di Chinese Basketball Association

Rapper peraih Grammy ini memulai petualangan basket luar negeri ketiganya, kembali menyatukan dua passion besarnya: musik dan bola basket.

Mobil Seni Langka Keith Haring Hadir di West Village, NYC
Seni

Mobil Seni Langka Keith Haring Hadir di West Village, NYC

Diluncurkan di ruang “Free Parking” milik CART Department, berbarengan dengan rilis monograf baru ‘Keith Haring in 3D’.

Peluncuran HOMMEMADE A$AP Rocky Hadirkan Cabinet US$300 Ribu & Rug US$18 Ribu
Desain

Peluncuran HOMMEMADE A$AP Rocky Hadirkan Cabinet US$300 Ribu & Rug US$18 Ribu

Pertama kali tampil di 2024, lini homeware koleksi A$AP Rocky kembali lewat seri Galaxy yang dibawa ke Design Miami. Kini, kamu sudah bisa membelinya secara online.


Saham LVMH Anjlok 28%, Catat Q1 Terburuk Sepanjang Sejarah
Fashion

Saham LVMH Anjlok 28%, Catat Q1 Terburuk Sepanjang Sejarah

Menurut para analis, penurunan ini bahkan lebih parah dibandingkan kinerja Q1 LVMH saat krisis keuangan 2008 dan kejatuhan pasar akibat pandemi 2020.

Eksklusif: Jeezy untuk BIKE AIR
Fashion

Eksklusif: Jeezy untuk BIKE AIR

Legenda Atlanta itu memberi sneak peek koleksi “Brick After Brick” karya Nigel Sylvester bersama Jordan Brand yang akan segera rilis.

Le Labo Rayakan 20 Tahun dengan Buku Baru ‘The Essence of Slow Perfumery’
Fashion

Le Labo Rayakan 20 Tahun dengan Buku Baru ‘The Essence of Slow Perfumery’

Dokumentasi setebal 551 halaman tentang gerakan artisana dan puisi olfaktori dari label Le Labo.

Jil Sander x PUMA K-Street: Sneaker ‘Murni’ yang Jadi Standar Baru
Footwear

Jil Sander x PUMA K-Street: Sneaker ‘Murni’ yang Jadi Standar Baru

Simone Bellotti berbincang dengan Hypebeast soal proses merancang Jil Sander x PUMA K-Street terbaru dan bagaimana kolaborasi yang lahir pada 1998 ini mengubah dunia fashion selamanya.

Credor Debut di Watches & Wonders 2026 dengan Tiga Jam Tangan Artisanal Istimewa
Jam Tangan

Credor Debut di Watches & Wonders 2026 dengan Tiga Jam Tangan Artisanal Istimewa

Menyoroti seni tradisional, dari urushi lacquerwork hingga ukiran nanako yang rumit.

Nivada Grenchen Antarctic Erotic: Jam Serius dengan Caseback Nakal
Jam Tangan

Nivada Grenchen Antarctic Erotic: Jam Serius dengan Caseback Nakal

Berakar dari era eksplorasi kutub 1950-an, rilisan terbaru Nivada Grenchen ini memberi sentuhan jenaka dan sedikit usil pada emblem penguin historisnya.

More ▾