Hugh Jackman Mencari Penebusan di Trailer Baru ‘The Death of Robin Hood’
Thriller abad pertengahan terbaru A24 ini menjanjikan kisah brutal dan penuh renungan tentang hari-hari terakhir sang legenda buronan.
Ringkasan
-
A24 resmi merilis trailer perdana yang sangat dinantikan untuk The Death of Robin Hood, film thriller sejarah bergaya revisionis yang dibintangi Hugh Jackman dan Jodie Comer
-
Disutradarai oleh Michael Sarnoski (Pig, A Quiet Place: Day One), film ini menanggalkan nuansa dongeng petualangan klasik untuk menghadirkan studi karakter yang kelam dan membumi tentang sang pencuri legendaris
-
Cuplikannya menampilkan sosok Robin Hood (Jackman) yang menua dan letih digerus pertempuran, terluka parah dan dihantui seumur hidup oleh kekerasan, yang kini mencari penebusan di hari-hari terakhirnya
Legenda Sherwood Forest kini hadir dalam versi baru yang jauh lebih brutal dan membumi. A24 resmi merilis trailer perdana yang menegangkan untuk The Death of Robin Hood, dengan Hugh Jackman sebagai buronan legendaris yang menjadi judul film. Di tangan Michael Sarnoski, film ini menjanjikan interpretasi yang penuh kekerasan, kontemplatif, dan sangat revisionis terhadap pahlawan folklor Inggris klasik, menukar petualangan riang nan klasik dengan studi karakter yang jauh lebih kelam dan digerakkan oleh bayang-bayang kematian.
Cuplikan yang baru dirilis langsung membangun atmosfer muram dan tanpa ampun. Jackman menampilkan sosok Robin Hood yang menua dan sangat letih, tubuhnya remuk sekaligus dibayangi seumur hidup oleh kejahatan dan pembunuhan. Jauh dari sosok bandit menawan yang mencuri dari orang kaya untuk diberikan kepada kaum miskin, versi kali ini menempatkan Robin dalam keadaan luka parah dan benar-benar di ujung napas, dipaksa berhadapan dengan warisan hidupnya yang retak dan darah yang menodai kedua tangannya.
Berlawanan dengan Jackman, hadir peraih Emmy Jodie Comer yang memerankan seorang perempuan misterius yang merawat sang buronan sekarat. Trailer ini menonjolkan dinamika intens yang nyaris mencekik antara dua karakter utama, berlatar lanskap abad pertengahan yang sengaja dibuat suram namun memikat. Fokus khas Sarnoski pada bobot emosional dan kerentanan manusia yang benar-benar telanjang terasa kuat di sepanjang teaser, menyiratkan narasi yang mengaduk perasaan tentang penebusan dan penyesalan.
Dengan sinematografi yang mencolok, tone yang mentah, dan akting utama yang bertenaga, The Death of Robin Hood sudah mencuri perhatian sebagai kandidat kuat musim penghargaan berikutnya untuk A24. Para penikmat epik sejarah berkelas yang bertumpu pada pendalaman karakter jelas perlu memasukkan film ini dalam daftar wajib pantau jelang kalender rilis musim gugur dan dingin nanti.



















