6:AM, Studio Milan yang Menghidupkan Kembali Kaca Murano

Kamu pasti kenal *kursi kaca* Bottega Veneta yang ikonik itu—sekarang saatnya kenalan sama duo desainer di baliknya.

Desain
189 0 Komentar
Save

Sejak memulai studio mereka 10 tahun lalu, para pendiri 6:AM, Edoardo Pandolfo dan Francesco Palù, telah bekerja dengan sangat, sangat keras.

Pertama, mereka memilih bekerja dengan material yang terkenal sulit dan menuntut keahlian sangat spesifik. Kedua, mereka menjadikannya prinsip untuk tidak pernah berkata tidak, bahkan ketika sebuah proyek tampak benar-benar mustahil.

Di Salone del Mobile tahun ini, semua kerja keras itu bermuara pada Over and Over and Over and Over, sebuah pameran ambisius yang digelar di dalam Piscina Romano yang sarat atmosfer. Pameran ini berpusat pada eksplorasi mereka dengan kaca dan pentingnya repetisi, namun tidak selalu dengan cara yang mungkin Anda bayangkan.

“Gagasan yang ingin kami tampilkan adalah repetisi elemen,” jelas mereka. “Cara untuk membawa sebuah objek, sebuah furnitur, ke sesuatu dalam skala lain, seperti elemen arsitektur.”

Di pusat pameran, berdiri sebuah instalasi menjulang yang terbuat dari kubus kaca Batch, unit-unit modular yang disusun menjadi dinding bercahaya yang mengaburkan batas antara objek dan arsitektur. Repetisi di sini bukan soal keseragaman, melainkan refleksi atas proses.

“Kami terbiasa menggambar ulang sesuatu berulang kali sampai benar-benar fokus,” kata mereka. “Rasanya seperti mantra.”

Cara berpikir itu datang langsung dari bekerja dengan kaca. Berbeda dengan kayu atau logam, kaca nyaris tidak memberi ruang untuk ragu. Begitu meleleh, waktu langsung berdetak. “Anda mungkin hanya punya sekitar 20 menit untuk menyelesaikan satu karya,” jelas mereka. “Begitu mulai, Anda harus sudah tahu persis apa yang harus dilakukan.”

Karena itu, 6:AM tidak memulai dari bentuk. Mereka memulai dari proses. “Di dasar sebuah produk, selalu ada proses,” kata mereka. “Kami merancang prosesnya terlebih dahulu, baru kemudian menemukan jalan menuju bentuk akhirnya.”

Ini adalah metode yang menuntut disiplin, sekaligus hasrat akan hal-hal yang tak terduga. Dalam pembuatan kaca, repetisi sangat esensial, bukan hanya secara kreatif, tapi juga praktis. “Dua, tiga, sepuluh karya pertama, Anda buang,” ujar mereka. “Lalu karya ke sebelas baru benar-benar bagus.”

Dan bahkan setelah itu, kesempurnaan tetap sulit diraih. Variasi-variari kecil selalu menyelusup: pergeseran warna, sedikit distorsi, reaksi tak terduga dalam material. Itu bukan kesalahan yang harus dihapus, melainkan bagian dari proses itu sendiri.
Kadang, justru momen-momen itulah yang menentukan hasil akhir karya.

Studio ini mengenang sebuah chandelier awal yang dibuat dari kubus kaca yang berubah hijau karena reaksi dengan cetakan baja, efek yang awalnya terasa seperti kegagalan. “Kami bilang, ya sudah, pasang saja,” kenang mereka. “Yang tidak kami duga, semua orang justru menyukainya.”

Keterbukaan terhadap hal-hal tak terduga itu terasa di seluruh pameran Milan. Di samping instalasi utama, ada beragam interpretasi baru pada pencahayaan dan furnitur, serta karya-karya yang lebih eksperimental, termasuk dinding modular dari material sisa dan elemen kaca skulptural yang melampaui estetika Murano tradisional.

Salah satu tujuan utamanya adalah menantang cara orang memandang kaca. “Kami ingin menunjukkan kaca di luar arketipe chandelier,” kata mereka. “Sesuatu yang bisa dipakai untuk membangun arsitektur di dalam sebuah ruang.”

Setting memainkan peran penting. Piscina Romano, sebuah kolam renang publik yang setengah terbengkalai, menawarkan skala sekaligus atmosfer, memungkinkan 6:AM mengembangkan karya mereka menjadi sesuatu yang lebih imersif. Pameran ini sendiri berawal dari Salone tahun lalu. “Di hari terakhir, kami bilang, baik, mari coba melakukan sesuatu yang lebih ambisius tahun depan,” jelas mereka.

Ambisi itu melampaui sekadar objek. Di luar, di taman yang mengelilingi lokasi, studio ini menghadirkan Bar Pieno, bar sementara yang berjalan sepanjang minggu, menghadirkan chef, DJ, dan rangkaian acara yang cair dan terbuka. Tempat ini dirancang sebagai destinasi untuk berlama-lama, bukan sekadar lewat.

Kehadiran ruang sosial ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara 6:AM memandang karya mereka. Apa yang dulu dimulai sebagai rangkaian pesanan yang menantang, “proyek paling gila yang tak ada yang mau mengerjakan”, kini berkembang menjadi praktik yang lebih terdefinisi, yang berada di persimpangan desain, arsitektur, dan instalasi.

Namun inti praktik mereka tetap sama: repetisi, iterasi, dan kesediaan untuk bekerja dalam batasan yang ada.

“Repetisi menciptakan struktur,” ujar mereka. “Dan di dalamnya, Anda bisa mengeksplorasi sejauh mungkin.”

Pameran 6:AM berlangsung hingga 26 April, di Via Ampère 24, 20133, Milano.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Stone Island Hidupkan Lagi Arsip NO SEASONS di Milan Design Week 2026
Desain

Stone Island Hidupkan Lagi Arsip NO SEASONS di Milan Design Week 2026

Raksasa Italia ini membawa visi tanpa batas waktu Massimo Osti ke era baru lewat enam inovasi material teknis.

Panduan Hypebeast ke Milan Design Week 2026
Desain

Panduan Hypebeast ke Milan Design Week 2026

Mau cari fashion, desain independen, atau instalasi super Instagramable? Tenang, semua spot wajib mampir sudah kami rangkum di sini.

USM Berkolaborasi dengan Kasing Lung Hadirkan “Wonderland of the Monsters” di Milan Design Week
Desain

USM Berkolaborasi dengan Kasing Lung Hadirkan “Wonderland of the Monsters” di Milan Design Week

Kolaborasi ini memperkenalkan koleksi perabot USM Haller terbaru dengan karakter ikonis Labubu karya sang seniman, lengkap dengan collectible edisi terbatas yang siap diburu kolektor.


IKEA Kembalikan Furnitur Tiup dengan Gaya Baru
Desain

IKEA Kembalikan Furnitur Tiup dengan Gaya Baru

Tapi bukan seperti yang kamu ingat dulu.

Keyboard Keychron Ultra 8K Resmi Meluncur, Tahan Baterai hingga 660 Jam
Tech & Gadgets

Keyboard Keychron Ultra 8K Resmi Meluncur, Tahan Baterai hingga 660 Jam

Lini Ultra 8K, dipimpin oleh Q1 Ultra dan V5 Ultra, hadir dengan firmware ZMK, switch Silk POM, dan polling rate nirkabel 8.000Hz tanpa lag.

New Era Kembali ke Hawkins Lewat Koleksi ‘Stranger Things’ SS26
Fashion

New Era Kembali ke Hawkins Lewat Koleksi ‘Stranger Things’ SS26

Raksasa headwear ini menghidupkan lagi nuansa sci-fi 1980‑an dalam lini apparel dan aksesori kolaborasi terbarunya.

PUMA dan Ahluwalia Hadirkan “Surat Cinta” Penuh Warna untuk Budaya Sepak Bola Afrika
Fashion

PUMA dan Ahluwalia Hadirkan “Surat Cinta” Penuh Warna untuk Budaya Sepak Bola Afrika

Drop kedua yang sangat dinantikan ini menghidupkan kembali siluet klasik dengan motif bold dan material berkelanjutan, merayakan bahasa universal dari dunia sepak bola.

A24 dan Alex Garland Siapkan Film Live-Action ‘Elden Ring’ untuk Rilis Maret 2028
Hiburan

A24 dan Alex Garland Siapkan Film Live-Action ‘Elden Ring’ untuk Rilis Maret 2028

Adaptasi yang sangat dinanti dari gim hit FromSoftware ini resmi mengumumkan jajaran pemain lengkapnya, menampilkan Kit Connor, Cailee Spaeny, dan Nick Offerman.

Dyson Supersonic Travel Terbaru: Hair Dryer Andalan Kini Lebih Ringkas untuk Dibawa ke Mana Saja
Tech & Gadgets

Dyson Supersonic Travel Terbaru: Hair Dryer Andalan Kini Lebih Ringkas untuk Dibawa ke Mana Saja

Pilihan pas buat frequent flyer dan anak gym: bodi super ringkas, teknologi tegangan universal, dan tetap cocok dengan semua aksesori magnetik Supersonic yang sudah kamu punya.
1 Sumber

Victor Wembanyama Jadi Pemain Pertama yang Raih Defensive Player of the Year Secara Mutlak dalam Sejarah NBA
Olahraga

Victor Wembanyama Jadi Pemain Pertama yang Raih Defensive Player of the Year Secara Mutlak dalam Sejarah NBA

Sweep DPOY bersejarah bintang Spurs ini menutup musim penuh rekor blok dan makin mengkokohkan warisan kejayaan franchise San Antonio.
2 Sumber


JJJJound Goda Sandal Jepit Serba Hitam: Minimalist Summer Essential Paling Wajib Punya
Footwear

JJJJound Goda Sandal Jepit Serba Hitam: Minimalist Summer Essential Paling Wajib Punya

Studio desain berbasis Montréal ini kembali menghadirkan basic yang terasa lebih premium lewat sandal jepit musim panas serba hitam dengan branding super subtle.

JJJJound Goda Must-Have Minimalis Musim Panas: Sandal Jepit Serba Hitam Super Sleek
Footwear

JJJJound Goda Must-Have Minimalis Musim Panas: Sandal Jepit Serba Hitam Super Sleek

Studio desain berbasis Montréal ini kembali menghadirkan basic yang tampak premium lewat sandal jepit musim panas dengan branding halus yang nyaris tak terlihat.

Sporty & Rich Resmi Buka Flagship Baru di West Hollywood
Fashion

Sporty & Rich Resmi Buka Flagship Baru di West Hollywood

Brand lifestyle Sporty & Rich membuka flagship immersive seluas 5.200 kaki persegi di Melrose Avenue, menghadirkan perpaduan retail, kafe, dan ruang wellness yang dirancang bersama 22Re.

Album ‘SWAG’ Justin Bieber Kembali Meroket ke Peringkat 7 Billboard 200
Musik

Album ‘SWAG’ Justin Bieber Kembali Meroket ke Peringkat 7 Billboard 200

BTS, Don Toliver, dan Bad Bunny juga menghiasi 10 besar Billboard 200 pekan ini.

Jason Isaacs, Jackson White dan Deretan Bintang Baru Meramaikan Cast Film Live-Action ‘Gundam’ di Netflix
Hiburan

Jason Isaacs, Jackson White dan Deretan Bintang Baru Meramaikan Cast Film Live-Action ‘Gundam’ di Netflix

Produksi resmi dimulai untuk adaptasi mecha yang sangat dinantikan, dengan enam aktor baru bergabung menemani bintang utama Sydney Sweeney dan Noah Centineo.

Insinyur Ini Bikin Tesla Memutar Lagu Rick Astley dari Floppy Disk Jadul
Otomotif

Insinyur Ini Bikin Tesla Memutar Lagu Rick Astley dari Floppy Disk Jadul

Insinyur Oleg Kutkov siap nge–Rick Roll kamu langsung dari dalam Tesla.

More ▾