‘Space Creatures’ Tomihiro Kono: Wig Patung Futuristik yang Meluncur ke Orbit
Dipotret oleh Sayaka Maruyama.
Ringkasan
- Buku terbaru karya hair artist dan pembuat wig asal Jepang, Tomihiro Kono, berjudulSpace Creatures kini sudah tersedia.
- Buku setebal 368 halaman ini mendokumentasikan seri terbaru “creature wigs” karyanya, yang tercipta antara 2022 hingga 2025 dan mengeksplorasi bentuk-bentuk selestial serta extraterrestrial.
Jika ada sosok yang benar-benar memahami kekuatan transformatif rambut, itu adalahTomihiro Kono. Pembuat wig dan seniman asal Jepang ini mengukir reputasi lewat “creature wigs” yang begitu surealis dan indah—karya wearable yang terasa lebih hidup daripada sekadar aksesori. Dari para imam besar avant-pop seperti Björk dan Grimes hingga nama-nama besar mode seperti Junya Watanabe dan COMME des GARÇONS, Kono telah dikenal sebagai sosok andalan dunia budaya untuk urusan rambut, dan buku terbarunya, Space Creatures, semakin memantapkan gelar tersebut.
Melanjutkan edisi sebelumnya, Fancy Creatures pada 2023, yang menghadirkan jajaran wig terinspirasi alam, publikasi terbaru ini tetap mempertahankan sentuhan artistik tersebut sambil mengangkatnya ke level yang lebih tinggi. Dipotret dan dirancang bersama partner-nya, Sayaka Maruyama, proyek ini mengulas seri creature wig teranyar yang dibuat antara 2022 hingga 2025, menampilkan karya-karya yang menyerupai organisme asing, makhluk kosmis, atau bentuk-bentuk extraterrestrial.
Gelombang lembut berbentuk huruf “S” ala finger waves yang mengingatkan pada Old Hollywood kemudian dipadukan dengan gradasi warna spektral, detail chrome, cangkang berkilau, dan ornamen menyerupai mata yang waspada, menciptakan pergeseran halus antara diri dan liyan, antara tubuh dan artifisialitas. Kono menyamakan rambut dengan “kulit kedua”, sebuah lapisan berpori yang bisa diprogram, yang merepresentasikan identitas kita yang terus berubah di baliknya.
Space Creatures kini tersedia seharga US$45 melalui Konomad Editions secara online atau langsung di Tsutaya Books di Ginza, Tokyo hingga 16 Maret.



















