Pixar Umumkan Tanggal Rilis ‘Incredibles 3’ dan ‘Coco 2’, Pastikan ‘Monsters, Inc. 3’ Sedang Digarap
Chief Creative Officer Pete Docter mengungkap deretan film terbaru dan rencana jangka panjang studio animasi tersebut.
Ringkasan
-
Menyusul perilisan layar lebar terbaru dari Hoppers, Pixar resmi mengungkap jajaran proyek jangka panjangnya, dengan strategi yang sangat mengandalkan waralaba-waralaba tersukses mereka
-
The Incredibles 3 ditargetkan rilis pada 2028 dengan Elemental sutradara Peter Sohn di kursi sutradara, sementara Coco 2 diperkirakan tayang pada 2029 dengan para sutradara orisinalnya, Lee Unkrich dan Adrian Molina, kembali menggarap sekuel ini
-
Studio animasi tersebut juga mengonfirmasi bahwa Monsters, Inc. 3 saat ini masih berada dalam tahap pengembangan awal, berdampingan dengan jajaran film orisinal baru termasuk Ono Ghost Market dan sebuah film musikal yang belum diberi judul
Pixar resmi kembali membuka pintu lemari menuju dunia para monster.The Hollywood Reporter melaporkan bahwa Chief Creative Officer Pixar, Pete Docter, mengonfirmasi bahwa raksasa animasi ini tengah memperluas jajaran sekuel blockbusternya. Di garis depan pengumuman besar ini adalah kabar yang sangat dinanti bahwa Monsters, Inc. 3 resmi memasuki tahap pengembangan awal, sementara jadwal rilis yang lebih jelas sudah ditetapkan untuk The Incredibles 3 dan Coco 2.
Rangkaian pengumuman besar ini hadir saat Pixar berupaya menegaskan kembali dominasinya di box office dan merangkul penonton lintas generasi. Meski detailnya masih minim, Monsters, Inc. 3 akan menandai kembalinya studio ini ke kisah utama di layar lebar tentang Mike Wazowski dan James P. “Sulley” Sullivan untuk pertama kalinya sejak film orisinal tahun 2001 dan prekuelnya pada 2013, Monsters University. Studio tersebut belum mengumumkan siapa sutradaranya maupun jadwal rilis pasti untuk film ketiga ini.
Para penggemar judul-judul andalan Pixar lainnya tak perlu menunggu terlalu lama untuk kabar yang lebih konkret.The Incredibles 3 resmi dijadwalkan rilis pada 2028. Dalam sedikit perubahan formasi, Brad Bird akan kembali sebagai penulis sekaligus produser eksekutif, sementara Elemental filmmaker Peter Sohn akan mengambil alih kursi sutradara utama. Sementara itu, Coco 2 ditargetkan tayang di bioskop pada 2029, dengan para sutradara film orisinalnya, Lee Unkrich dan Adrian Molina, kembali untuk melanjutkan kisah penuh warna dari film peraih Oscar tahun 2017 tersebut.
Di luar jajaran judul sarat sekuel—yang juga mencakup Toy Story 5 yang dijadwalkan rilis musim panas tahun ini—Pixar tetap berinvestasi besar pada kisah-kisah orisinal. Studio ini resmi mengungkap Ono Ghost Market, sebuah film panjang yang terinspirasi mitos-mitos Asia tentang pasar gaib tempat manusia dan arwah saling berinteraksi, yang awalnya dikembangkan sebagai serial Disney+. Selain itu, Turning Red sutradara Domee Shi akan memimpin film musikal panjang pertama Pixar.
Menjelaskan strategi studio yang memadukan IP baru dan hit yang sudah mapan, Docter menegaskan keinginannya untuk “kembali merangkul konsep-konsep universal yang dekat dengan semua orang, seperti mainan yang bisa bicara dan monster di dalam lemari, yang dulu menjadikannya raksasa di industrinya.” Ia menekankan komitmen tanpa kompromi terhadap kualitas: “Seiring waktu, saya menyadari bahwa tugas saya adalah memastikan film-film kami bisa dinikmati semua orang. Kalau kami hanya akan memproduksi sesuatu yang asal-asalan, lebih baik kami tutup saja. Saya lebih memilih mati sambil mencoba membuat sesuatu yang benar-benar kami yakini.”
Dengan peta jalan yang sangat mengandalkan properti-properti paling dicintai sambil tetap menyelipkan konsep-konsep orisinal yang menjanjikan, Pixar tengah memasang taruhan besar pada nostalgia dan waralaba yang telah teruji untuk menggerakkan satu dekade berikutnya dalam penceritaan sinematiknya.


















