Oakley Gandeng Matthew M. Williams & Nicolas Di Felice Tinggalkan Courrèges dalam Sorotan Berita Fashion Terpopuler Pekan Ini
Tetap update dengan tren terbaru di industri fashion.
Ringkasan
-
Pergantian Kepemimpinan:Matthew M. Williams bergabung dengan Oakley sebagai Creative Director, sementara Nicolas Di Felice meninggalkan Courrèges.
-
Kolaborasi Terbaru:Rilisan mendatang mencakup Nike x SKIMS, Awake NY x Gap, dan sebuah proyek reinterpretasi ikon dari Off-White.
-
Agenda Industri:Kei Ninomiya ditunjuk sebagai guest designer untuk pameran dagang Pitti Uomo 110.
Matthew M. Williams Diangkat Menjadi Creative Director Oakley
Oakley menunjuk Matthew M. Williams sebagai Creative Director terbaru. Williams, yang dikenal lewat karyanya bersama Alyx dan Givenchy, akan memimpin arah desain brand dengan fokus pada persinggungan antara perlengkapan berperforma tinggi dan busana gaya hidup. Langkah ini menandai pergeseran strategi Oakley saat mengintegrasikan estetika teknis khas Williams ke lini kacamata dan peralatan yang sudah ada. Pelaku industri pun menantikan bagaimana penggunaan hardware dan elemen modular yang menjadi ciri khasnya akan membentuk pengembangan produk dan siluet warisan Oakley ke depan.
Nicolas Di Felice Mundur dari Jabatan Artistic Director Courrèges
Nicolas Di Felice meninggalkan perannya sebagai Artistic Director Courrèges setelah lima tahun. Selama masa jabatannya, Di Felice dipuji karena berhasil memodernkan identitas era 1960-an milik brand untuk audiens masa kini, yang berujung pada peningkatan visibilitas komersial. Koleksi-koleksi terakhirnya menyoroti perpaduan siluet bernuansa club dengan DNA historis label tersebut. Meski Courrèges belum mengumumkan penerus, kepergian Di Felice menandai berakhirnya satu babak penting bagi rumah mode Prancis itu saat bersiap menyambut kepemimpinan baru.
Kei Ninomiya Ditunjuk sebagai Guest Designer Pitti Uomo 110
Pitti Uomo memilih Kei Ninomiya, pendiri Noir Kei Ninomiya, sebagai Guest Designer untuk edisi ke-110 di Florence. Ninomiya, yang mengasah keahliannya di bawah payung Comme des Garçons, dikenal berkat konstruksi busana yang kompleks dan penggunaan material eksperimental. Penunjukan ini membuka ruang bagi Ninomiya untuk menampilkan karyanya dalam format pameran dagang menswear yang telah lama berjalan ini.
Koleksi Nike x SKIMS Spring 2026 Hadir Kembali dengan Air Rift Versi Terbaru
Nike dan SKIMS kembali berkolaborasi untuk menghadirkan siluet footwear SS26 terbaru. Koleksi ini berfokus pada versi modifikasi Nike Air Rift, dengan bahasa desain yang diperbarui. Rangkaian produknya mencakup berbagai apparel yang memadukan material teknis khas Nike dengan palet warna dan potongan yang lekat dengan identitas SKIMS. Kerja sama ini melanjutkan deretan rilis sukses sebelumnya di bawah payung NikeSKIMS. Footwear yang diperbarui beserta activewear pendampingnya dijadwalkan meluncur sebagai bagian dari rangkaian koleksi musiman mendatang.
Angelo Baque Mengulas Kolaborasi Terbaru Awake NY x Gap
Dalam sebuah wawancara terbaru, pendiri Awake NY Angelo Baque membagikan detail tentang kolaborasi teranyar brand-nya dengan Gap. Koleksi ini berfokus pada reinterpretasi koleksi andalan arsip Gap—seperti hoodie heavy-weight, kaus rugby, dan denim—melalui kacamata streetwear khas Queens. Baque menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan menjadikan bahasa desainnya lebih mudah diakses audiens yang lebih luas lewat jangkauan global Gap. Koleksi tersebut menampilkan branding Awake NY berdampingan dengan logo klasik Gap, lengkap dengan palet warna yang terinspirasi dari sistem transportasi New York City dan sportswear heritage. Koleksi Awake x Gap ini akan diluncurkan di berbagai flagship store global serta platform online.
Off-White™ Mengumumkan Proyek “10×10” Icons Reimagined
Off-White™ memperkenalkan “10×10”, sebuah proyek yang melibatkan sepuluh kreator berbeda untuk menafsirkan ulang sepuluh piece signature dari perjalanan brand. Inisiatif ini berfungsi sebagai retrospektif atas evolusi desain label, dengan fokus pada item seperti Industrial Belt dan sneakers “Out of Office”. Setiap kolaborator ditugaskan menyuntikkan estetika pribadi ke desain orisinal Virgil Abloh, sekaligus menjaga fokus brand pada persinggungan seni dan fashion. Proyek berorientasi komunitas ini menjadi bagian dari strategi lebih luas tim kreatif saat ini untuk menjaga pengaruh brand melalui storytelling kolaboratif dan reinterpretasi artistik atas produk-produk paling ikonisnya.


















