Nigo Resmi Luncurkan Human Made US & John Galliano Rancang Koleksi untuk Zara di Deretan Kabar Fashion Terpanas Minggu Ini
Jangan ketinggalan tren dan pergerakan terbaru di industri fashion global.
Ringkasan
-
Langkah terbaru Nigo dengan Human Made di AS serta Stone Island di Napoli menjadi sorotan utama berita ritel minggu ini.
-
John Galliano menggandeng Zara untuk kolaborasi dua tahun, sementara Simone Rocha bersiap menampilkan debut koleksi menswear di Pitti Uomo.
-
Perubahan lanskap industri juga mencakup gugatan hukum Adidas terhadap pembocor informasi sneaker serta pergeseran resmi panggung FW26 yang mulai meninggalkan tren “quiet luxury.”
Human Made Karya Nigo Dirikan Anak Perusahaan di AS untuk Ekspansi Global
Pelopor streetwear Nigo mengambil langkah besar untuk mengeskalasi skala labelnya, Human Made, dengan mendirikan anak perusahaan khusus di AS. Langkah ini dirancang untuk memperkuat ekspansi global, sehingga label asal Jepang tersebut bisa melayani basis penggemarnya yang masif di Amerika dengan lebih optimal. Dengan memusatkan sebagian operasional di AS, Human Made menargetkan jalur logistik yang lebih efisien, kehadiran ritel yang lebih kuat, serta strategi pemasaran yang lebih luwes di luar Jepang. Dikenal dengan estetika vintage Americana dan grafis playful, masuknya brand ini secara resmi ke lanskap korporasi AS menandai babak baru kedewasaan komersial bagi proyek kreatif kesayangan Nigo itu.
John Galliano dan Zara Umumkan Kolaborasi dan Koleksi Tak Terduga
Dalam langkah yang cukup mengejutkan, John Galliano menggandeng Zara untuk merilis sebuah koleksi kolaborasi. Kerja sama ini menghadirkan sentuhan teatrikal khas Galliano yang legendaris serta keahlian teknisnya ke platform global raksasa high-street tersebut. Meski sang desainer saat ini memimpin Maison Margiela, proyek ini membuka akses bagi audiens yang jauh lebih luas untuk menikmati bahasa desainnya yang khas. Koleksi ini diprediksi menjadi salah satu rilis paling dinanti tahun ini, menegaskan ambisi Zara untuk terus menjembatani dunia desain luxury dengan ritel yang lebih terjangkau.
Simone Rocha Ditunjuk sebagai Guest Designer Pitti Uomo 110
Desainer asal Irlandia, Simone Rocha, resmi diumumkan sebagai guest designer untuk edisi ke-110 Pitti Uomo di Florence. Dikenal berkat siluet romantis, detail beadwork yang rumit, serta interpretasi feminitas yang subversif, Rocha akan menghadirkan visinya yang sangat khas ke salah satu panggung menswear paling bergengsi di dunia. Penunjukan ini meneruskan tradisi mengundang para kreator visioner, dari Raf Simons hingga Vivienne Westwood, untuk menampilkan koleksi spesial atau instalasi selama trade fair tersebut. Baik penggemar maupun kritikus tak sabar menantikan bagaimana estetika Rocha yang etereal dan sarat referensi historis akan beresonansi di setting bersejarah Fortezza da Basso.
Adidas Gugat Sole Retriever atas Dugaan Pemerasan dan Kebocoran Informasi Sneaker
Adidas telah mengajukan gugatan terhadap platform informasi sneaker Sole Retriever dengan tuduhan berbagai aktivitas ilegal, termasuk pemerasan dan penggunaan rahasia dagang tanpa izin. Raksasa sportswear tersebut mengklaim bahwa situs itu memakai data yang “dicuri” untuk membocorkan tanggal rilis dan detail produk yang bersifat rahasia, yang menurut Adidas mengacaukan siklus pemasaran dan menurunkan nilai kekayaan intelektualnya. Lebih jauh, brand ini menuduh model bisnis platform tersebut mengeksploitasi data internal demi keuntungan. Langkah hukum ini menyoroti ketegangan yang kian memuncak antara para pemain besar sportswear dan “leak culture” yang mendominasi pasar sneaker sekunder.
Stone Island Resmikan Flagship Store Baru di Napoli, Berlokasi di Palazzo Fusco
Stone Island kembali memperluas jejaknya di Italia lewat sebuah flagship store baru nan memukau di jantung kota Napoli. Berada di dalam bangunan bersejarah Palazzo Fusco, ruang ini memadukan estetika teknikal dan industrial khas Stone Island dengan warisan arsitektur klasik dari gedung abad ke-19 tersebut. Toko ini mengusung desain terbaru “Stone Island Concept,” dengan penggunaan material inovatif dan display modular untuk menonjolkan koleksi-koleksi berbasis riset mereka. Pembukaan ini menegaskan komitmen brand terhadap pengalaman ritel fisik yang merayakan kultur lokal sekaligus mendorong batas presentasi busana modern.
RIP Quiet Luxury: Tren Runway FW26 Isyaratkan Pergeseran Berani
Musim runway Fall/Winter 2026 boleh dibilang menandai meredupnya era “quiet luxury.” Setelah bertahun-tahun dikuasai minimalisme dan estetika “stealth wealth,” para desainer kini bergerak ke arah pendekatan yang lebih ekspresif dan maksimalis. Koleksi-koleksi terbaru didefinisikan oleh palet warna yang berani, tekstur eksentrik, serta branding yang terlihat jelas—sebuah penolakan terhadap tampilan understated yang mendominasi musim-musim sebelumnya. Pergeseran ini mencerminkan keinginan konsumen akan karakter yang lebih kuat dan pilihan fashion yang “ramai” sebagai respons terhadap kejenuhan atas basic netral yang repetitif.

















