Dari Fashion ke Furnitur: Debut Kris Van Assche di Milan Design Week
Desainer mode Belgia ternama ini memperluas jejak kreatifnya lewat patung perunggu yang mencuri perhatian dan koleksi keramik Serax terbaru.
Ringkasan
- Mantan direktur kreatif Dior Homme dan Berluti, Kris Van Assche, secara resmi akan melakoni debutnya di Milan Design Week di Fondazione Sozzani
- Presentasi ini menampilkan “Nectar Vessels Bronzes,” rangkaian vas patung edisi terbatas bernuansa lain dunia yang dikerjakan bersama Laffanour | Galerie Downtown
- Selain karya perunggunya, Van Assche memperluas kolaborasinya dengan firma desain asal Belgia, Serax, untuk melansir koleksi keramik kontemporer bertajuk “Rosamar”
Desainer mode asal Belgia, Kris Van Assche, resmi melangkah keluar dari zona nyaman busananya untuk mewujudkan debut Milan Design Week yang begitu dinantikan. Paling dikenal lewat masa kepemimpinannya yang berpengaruh di kursi kreatif Dior Homme dan Berluti, sang desainer visioner ini menghadirkan rangkaian wadah perunggu bernuansa lain dunia dan koleksi keramik terbarunya ke Fondazione Sozzani pada 20 hingga 26 April.
Menjadi pusat perhatian dalam presentasinya di Milan, seri “Nectar Vessels Bronzes” digagas bersama pedagang seni asal Paris, François Laffanour. Instalasi ini dirancang sebagai ruang jeda kontemplatif di tengah hiruk-pikuk festival desain, menampilkan taman bernuansa merah muda tempat vas-vas patung itu seolah muncul dari tanah bak bunga yang tengah mekar. Digarap di Fodor Foundry di Prancis, koleksi berisi 14 karya ini menonjolkan bagian luar bertekstur matte lembut nan intens yang sengaja dikontraskan dengan interior mengilap dan dipoles halus untuk menyingkap rona pink-gold alami dari perunggu.
Selain karya perunggunya yang detail, Van Assche juga melanjutkan hubungan kreatifnya yang kian erat dengan firma desain Belgia, Serax. Setelah koleksi vas perdananya, “Josephine,” ia kini memperkenalkan “Rosamar,” rangkaian guci, toples, dan pot bergaya patung. Berakar pada memori masa kecil akan perjalanan keluarga ke Costa Brava, desain-desain kontemporer ini mengusung tanah liat bertekstur mirip beton, glasir color-block tegas, serta alas kotak khas yang lepas dari pakem teknik putar tradisional.
Meski Van Assche sepenuhnya merangkul presisi teknis desain industrial, ia tidak meninggalkan akar modenya. Sang desainer baru saja merilis kolaborasi busana berisi 13 look bersama label heritage Inggris, Fred Perry, dan kini tengah merampungkan musim kedua untuk Anta Zero. Ke depan, ia berencana mempertahankan portofolio lintas disiplin yang menjembatani dunia mode mewah, seni kontemporer, dan desain rumah inovatif tanpa sekat.
Instalasi desain Kris Van Assche akan dipamerkan di Fondazione Sozzani, Milan, pada 20 hingga 26 April 2026.












