Golden Goose Siapkan Penjualan Saham Minoritas ke QIA Jelang IPO Milan
Dana kekayaan negara Qatar membidik kepemilikan 10 persen saat label sneakers mewah asal Italia ini bersiap melantai di bursa Milan.
Ringkasan
- Label sneakers mewah papan atas asal Italia, Golden Goose, dikabarkan tengah bernegosiasi untuk melepas kepemilikan minoritas 10 persen kepada Qatar Investment Authority (QIA)
- Rencana transaksi ini mematok valuasi merek tersebut di level fantastis 2,5 miliar euro
- Minat dari kawasan Teluk ini menyusul restrukturisasi pada Desember 2025 yang membuat HSG berbasis Hong Kong mengakuisisi saham mayoritas
Otoritas Qatar Investment Authority dilaporkan tengah mengincar porsi 10 persen di raksasa sneakers mewah Italia, Golden Goose. Pertama kali diberitakan oleh media Italia Corriere della Sera, negosiasi ini berfokus pada transaksi yang akan mengucurkan dana segar dengan nilai yang dihitung berdasarkan valuasi premium 2,5 miliar euro milik merek tersebut.
Jika tuntas, masuknya dana kekayaan negara Qatar ini akan menjadi stempel legitimasi besar bagi jejak global Golden Goose yang masif dan permintaan yang terus menguat di kawasan Teluk. Langkah ini juga menghadirkan satu lagi pemain institusional kelas berat di struktur kepemilikan terbaru merek tersebut, sekaligus menunggangi momentum tahun 2025 yang spektakuler ketika label ini berhasil mengantongi 734 juta euro dalam pendapatan bersih.
Potensi investasi QIA ini datang tepat setelah restrukturisasi besar pada Desember 2025. Perusahaan investasi berbasis Hong Kong, HSG mengakuisisi saham mayoritas di Golden Goose dari raksasa private equity Permira. Dalam struktur kepemilikan saat ini, Permira dan para institusi besar seperti Carlyle dan Temasekmasih mempertahankan saham minoritas. Dengan CEO Silvio Campara tetap memegang kendali dan Marco Bizzarri menjabat sebagai ketua non-eksekutif, label Italia ini kian mengukuhkan cengkeramannya di pasar alas kaki premium.











