Intip Prakiraan Terbaru Mekar Sakura Jepang 2026
Di Tokyo, bunga sakura diperkirakan mekar lebih awal dari biasanya, mulai pertengahan Maret.
Ringkasan
- Japan Meteorological Corporation telah merilis pembaruan terbaru untuk prakiraan mekarnya bunga sakura tahun 2026
- Cuaca yang lebih hangat di Tokyo telah menggeser perkiraan tanggal mekarnya bunga sakura di kota ini ke pertengahan Maret
- Prakiraan ini mencakup sekitar 1.000 destinasi di seluruh Jepang dan memanfaatkan teknologi AI demi akurasi yang lebih presisi
Menjelang datangnya musim semi, Japan Meteorological Corporation kembali merilis prakiraan resmi terbaru untuk mekarnya bunga sakura 2026. Lewat pembaruan keenam yang dirilis pada 26 Februari, lembaga ini menghadirkan gambaran detail mengenai kapan varietas ikoniksomei yoshino akan mekar di sekitar 1.000 destinasi di seluruh Jepang.
Akibat pola cuaca hangat yang belakangan ini melanda ibu kota, jadwal mekarnya bunga sakura di Tokyo bergeser sedikit lebih awal dari biasanya. Kota ini kini diperkirakan akan melihat bunga pertama pada 18 Maret, dengan puncak mekarnya sekitar 26 Maret. Untuk menghadirkan tanggal-tanggal awal yang begitu dinantikan dan membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih leluasa, lembaga tersebut memadukan kecerdasan buatan dengan pemantauan suhu tradisional sejak musim gugur sebelumnya.
Berbagai pusat budaya besar lain di Jepang juga tengah bersiap menyambut pergantian musim. Kyoto diperkirakan akan mengalami mekarnya sakura pertama pada 22 Maret, dengan puncak pada 31 Maret. Fukuoka akan menyamai tanggal awal Tokyo, yakni 18 Maret, dan diproyeksikan mencapai puncak mekarnya pada 28 Maret. Lebih ke utara, musim sakura di Sapporo secara alami terjadi lebih lambat, dengan bunga diperkirakan mulai mekar pada 25 April dan mencapai puncak sekitar 29 April. Pembaruan resmi berikutnya dari Japan Meteorological Corporation dijadwalkan hadir pada 5 Maret.



















