Azumi Japan Umumkan Pembukaan Azuma Farm Koiwai di Prefektur Iwate
Pendiri Aman yang legendaris, Adrian Zecha, kembali dengan resort bernuansa alam yang dirancang untuk merayakan pesona hidup di farm.
Ringkasan
- Pendiri Aman yang legendaris, Adrian Zecha, bersama Azumi Japan, berkolaborasi dengan East Japan Railway Company untuk meluncurkan sebuah brand baru yang berfokus pada esensi kesederhanaan.
- Berlokasi di Prefektur Iwate, retret bersejarah ini memegang peran penting dalam menjaga tradisi pertanian lokal dan melestarikan hutan-hutan di sekitarnya.
- Dirancang oleh arsitek berbasis Kyoto, Shiro Miura, properti ini menghadirkan 24 kamar bergaya vila dan secara resmi akan membuka pintunya untuk para tamu mulai April ini.
Adrian Zecha, pendiri Aman yang legendaris, kembali dengan visi hotel terbaru yang menitikberatkan pada kembali ke kesederhanaan. Berkolaborasi dengan East Japan Railway Company, Azumi Japan memperluas jejak hospitalitasnya melalui peluncuran Azuma Farm Koiwai. Berlokasi di lanskap spektakuler Prefektur Iwate, Jepang, brand baru ini dirancang untuk merayakan gaya hidup “Farm Life”, menjanjikan pelarian yang tenang dan sangat imersif, dikelilingi pegunungan bersejarah dan bentang alam hijau yang rimbun.
Berlokasi di area terpencil seluas delapan hektare di dalam Koiwai Farm yang bersejarah dan telah berusia 130 tahun, properti baru ini digarap dengan sangat cermat oleh arsitek berbasis Kyoto, Shiro Miura, dari Rokkaku-ya. Resor ini menawarkan 24 kamar tamu bergaya vila yang masing-masing memiliki karakter tersendiri, dengan interior kayu berdetail rumit yang merefleksikan kemurnian lanskap di sekitarnya. Lewat kemitraan dengan peternakan/perkebunan Koiwai yang bersejarah, retret ini memegang peran penting dalam melindungi tradisi pertanian lokal sekaligus menjaga kelestarian hutan sekitar. Terinspirasi kuat oleh kekayaan sumber daya alam kawasan ini dan naturalisme mendalam dalam karya penyair lokal Kenji Miyazawa, desain ruangnya memadukan pesona rustik dengan keahlian kriya Jepang yang teliti hingga ke detail terkecil.
Meneruskan warisan hospitalitas penuh kesadaran ala Zecha, destinasi Koiwai ini mengarahkan fokus pada pertanian tradisional, ritme hidup musiman, dan harmoni komunitas. Fasilitas properti, pengalaman bersantap, dan beragam aktivitas terpandu—mulai dari berkuda secara imersif hingga berjalan jauh menyusuri hutan—mengundang tamu untuk merasakan sisi Jepang yang lebih batiniah dan berkelanjutan. Para pengunjung dapat menjangkau retret tersembunyi ini melalui perjalanan Shinkansen yang mudah dari Tokyo Station ke Morioka Station, lalu dilanjutkan dengan layanan shuttle khusus, menjadikannya gerbang utama untuk mengeksplorasi pesona budaya kawasan Tohoku.
Azuma Farm Koiwai akan resmi dibuka pada 23 April 2026 melalui kanal-kanal pemesanan resmi.



















