Nike A’Two A’ja Wilson: Sepatu Signature yang Dibuat untuk Semua Orang
Sang MVP WNBA empat kali mengulas detail Nike A’Two terbarunya dan semesta baru di balik lini signature miliknya yang terus berkembang.
Lewat sesi video briefing khusus, siaran pers, dan obrolan langsung dengan A’ja Wilson sendiri, satu pesan terdengar sangat jelas: Nike A’Two diciptakan untuk semua orang.
Setelah kesuksesan besar sepatu signature perdananya, Nike A’One, A’ja Wilson kembali dengan sekuel yang tidak merombak total, melainkan menggali dan menguatkan fondasi yang sudah ada. Diperkenalkan di Paris saat tur Eropanya, Nike A’Two mencerminkan kepercayaan diri, energi, dan gaya bold peraih gelar MVP WNBA empat kali ini, sekaligus menjawab berbagai masukan terhadap model sebelumnya.
Secara visual, sepatu ini kembali mengangkat motif mutiara lewat upper molded yang dirancang untuk menghadirkan stabilitas dan lockdown sekaligus mengikuti bentuk kaki seiring pemakaian. Heel counter yang diperkuat menopang tumpuan dan pivot tajam, mengoptimalkan gaya bermain fisikal khas Wilson.
Evolusi terbesar terjadi di bagian bawah kaki. Unit Air Zoom baru di area forefoot menambah responsivitas sneaker, berpadu dengan midsole Cushlon 3.0 yang begitu diapresiasi para hooper di A’One. Aliran energi dan pergerakan torsi diarahkan oleh midfoot shank, berdampingan dengan pola traksi berdaya cengkeram tinggi yang dirancang untuk perubahan arah secepat kilat.
Membuka peluncuran sneaker ini adalah tampilan perdana penuh energi, “A’Pink”. Mengadopsi warna favorit Wilson, pasangan ini memancarkan passion, energi, dan sisi playful sang bintang. Sentuhan iridescent pada Swoosh, badge di lidah sepatu, heel clip, dan shank memberi dimensi ekstra saat warna-warna bergeser di bawah cahaya. Pilihan warna lain juga sudah mengantre, termasuk edisi biru “Still Loading” dan sentuhan mewah “Gold Standard” yang akan hadir dalam jumlah terbatas.
Melengkapi sepatu performa, hadir koleksi apparel yang dirancang untuk membawa semangat yang sama, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sorotannya termasuk A’Sym Reversible Single Leg Tight yang inovatif, menawarkan fleksibilitas maksimal dengan logo signature miliknya berdampingan dengan Swoosh di kedua sisi. Hoodie dengan tudung berlapis kain sateen yang menjaga rambut pun kembali lewat A’ja Signature Hoody, kali ini tanpa potongan cropped dan diganti dengan hem adjustable yang mengundang eksplorasi gaya tanpa batas.
Menjelang debut global koleksi Nike A’Two, kami berbincang dengan A’ja Wilson tentang pelajaran dari kesuksesan A’One, visi untuk sekuelnya, tur keliling Eropa, dan banyak lagi.
Nike A’One begitu kuat menggema di kalangan fans dan para hooper. Bagaimana respons itu membentuk cara berpikirmu saat mulai menggarap A’Two?
A’ja Wilson: Setelah kesuksesan A’One, aku sempat tidak yakin bagaimana kami bisa melampauinya. Aku tidak ingin kehilangan momentum atau menggeser arahnya; aku ingin mengangkatnya lebih tinggi. Jadi ketika kami mulai mengerjakan A’Two, fokusnya adalah membuatnya lebih berani dan membawanya ke level berikutnya.
Kami juga sangat serius mendengarkan konsumen, menyimak apa yang mereka rasakan tentang A’One dan bagaimana sepatu itu bisa ditingkatkan tanpa kehilangan karakternya. Energi itu kami salurkan langsung ke sepatu ini, dan aku tak sabar menunggu saat semua orang akhirnya mendapat kesempatan untuk melihatnya sendiri.
“Aku akan selalu tampil berani. Kalau aku diberi kesempatan bekerja dengan para kreator terbaik di Nike, kenapa tidak sekalian all out? Kenapa tidak didorong lebih jauh lagi?”
Apa yang kamu harapkan bisa dibawa pulang para fans di Eropa dari turmu kali ini?
Harapannya, mereka bisa merasakan kebahagiaan yang kubawa—entah saat aku mengikat tali sepatuku sendiri atau sekadar memainkan olahraga yang kita semua cintai—dan terinspirasi untuk memantulkan energi yang sama. Buatku, sangat menyenangkan bisa bertemu semua orang, dari sisi bisnis sampai ke klinik dan segala hal di antaranya. Aku senang sekali bisa menjadi bagian dari momen ini.
Apa artinya terus mengembangkan lini signature di saat basket putri sedang mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya?
Tidak ada waktu yang lebih tepat untuk menjadi fans basket putri, dan aku antusias membawa A’Two dan menanamkannya ke dalam momentum ini. Kami akan terus memanfaatkan energi ini untuk menghadirkan produk-produk keren yang mendorong orang turun ke lapangan, main bareng, menjalin pertemanan, dan bersenang-senang sambil melakukannya.
Bagaimana momentum itu memengaruhi seberapa berani kamu bermain dengan koleksi apparel ini?
Aku akan selalu tampil berani. Kalau aku diberi kesempatan bekerja dengan para kreator terbaik di Nike, kenapa tidak sekalian all out? Kenapa tidak didorong lebih jauh lagi?
Aku ingin ketika orang melihatku, mereka melihat keberanian dan rasa percaya diri. Penting buatku agar lini apparel ini memancarkan energi itu sekaligus membuat semua orang merasa dilibatkan. Di A’One, beberapa cowok belum tentu merasa terwakili. Di A’Two, kami benar-benar memastikan untuk mendengarkan.
Aku selalu dibuat takjub bagaimana Nike bisa mewujudkan ide-ide gilaku. Misalnya, untuk A’Sym Single Leg Tight, kami membuatnya reversible sehingga kamu bisa pakai di kaki mana saja—dan itu luar biasa buatku. Detail-detail kecil seperti itu punya dampak besar.
Saat mengembangkan A’Two, masalah pertama apa yang ingin kamu selesaikan?
A’One dibuat benar-benar mengikuti bentuk kakiku, tapi bagian yang sempit justru jadi masalah terbesar buat orang lain. Aku terus mendengar, “Aku suka banget A’One, tapi terlalu sempit,” dan “Seharusnya aku dikasih tahu untuk naik satu size.” Fokus pertamaku dengan A’Two adalah mengatasi masalah ini. Jadi kami mulai dengan melebarkan toe box lalu mengembangkan segalanya dari situ, dan hasilnya benar-benar sukses.
“Pada akhirnya, kami ingin semua orang merasa dilibatkan dan didengarkan, dan ini adalah sepatu untuk semua orang.”
Dari sisi performa, apa yang bisa kamu lakukan dengan A’Two yang tidak kamu dapatkan di A’One?
Saat kamu main basket, pivot itu segalanya. Semua bergantung pada kemampuan forefoot untuk berhenti dan melaju lagi. Dengan tambahan unit Zoom Air di forefoot, rasa dan impact sepatu ini jadi benar-benar berbeda.
Jika A’One memperkenalkan signature line-mu ke dunia, pernyataan apa yang dibawa A’Two?
Dengan A’One, rasanya seperti kami masih mencoba mengukur kedalaman air. Sekarang, ketika semuanya sudah pada tempatnya, kami membangun sebuah pulau di atasnya. Kami membuat lompatan besar dalam brand yang sedang kami bangun dan storytelling yang menyertainya. Pada akhirnya, kami ingin semua orang merasa dilibatkan dan didengarkan, dan ini adalah sepatu untuk semua orang.
Nike A’Two dan koleksi apparel pendampingnya akan debut secara global pada 2 Mei dalam ukuran dewasa dan anak-anak melalui Nike dan sejumlah retailer pilihan.



















