Pameran Anggrek Mr. Flower Fantastic di NYBG: Rayakan Grit Kota dengan Pesona Mekar
Budaya street berpadu dengan anggrek-anggrek lembut dalam kisah bunga imersif yang memikat.
Ringkasan
- The New York Botanical Garden menghadirkan Concrete Jungle karya Mr. Flower Fantastic, yang menyulap konservatori dengan lebih dari 7.000 anggrek
- Berlangsung hingga 26 April 2026, instalasi imersif ini menampilkan brownstone berhias bunga, laundromat bergaya kota New York, dan stasiun subway yang memaknai ulang kehidupan urban di NYC.
The New York Botanical Garden (NYBG) resmi membuka pameran anggrek tahunannya yang ke-23, The Orchid Show: Mr. Flower Fantastic’s Concrete Jungle, yang berlangsung hingga 26 April 2026. Menyulap Enid A. Haupt Conservatory menjadi surat cinta botani untuk New York City, instalasi ini menafsirkan ulang sisi keras kota lewat ribuan anggrek bernuansa vibran. Para pengunjung diajak menelusuri rangkaian vignette bunga berskala nyata yang mengangkat adegan-adegan keseharian kota, termasuk brownstone hitam dua lantai yang diselimuti anggrek moth merah muda dan putih yang menjuntai, taksi kuning yang muncul dari car wash floral, serta stasiun subway yang dijuluki “Orchid Avenue.”
Pameran ini menjadi tonggak penting bagi Mr. Flower Fantastic (MFF), seniman otodidak kelahiran Queens yang identitasnya masih diselimuti misteri. Dikenal lewat masker respirator dan sarung tangan khasnya — awalnya sekadar kebutuhan fungsional karena alergi bunga yang parah — MFF berhasil mengubah keterbatasan medis itu menjadi persona artistik yang kuat. Karyanya dirayakan karena perpaduan unik antara floristry, seni patung, dan kultur pop kontemporer, setelah sebelumnya mendunia lewat sneakers floral yang viral dan kolaborasi dengan brand seperti Nike, Louis Vuitton, dan Adidas.
The Concrete Jungle edisi dari Orchid Show melanjutkan tradisi NYBG untuk mengundang para seniman menafsirkan ulang anggrek dengan cara-cara inovatif, meneruskan kolaborasi sebelumnya dengan Lily Kwong dan Jeff Leatham. Dengan mempertentangkan kelopak-kelopak halus dengan estetika urban yang kasar, Mr. Flower Fantastic menyuguhkan perspektif baru atas daya tahan dan kreativitas New York. Pameran ini juga berlanjut ke Orchid Nights, saat musik, kuliner, dan koktail menghidupkan konservatori selepas gelap, semakin menegaskan energi kota yang menginspirasi keseluruhan pertunjukan.



















