Kehidupan Baru yang Penuh Main-main dari Imperium dalam “I, Pet Lion” Karya Mohamed Monaiseer

Bagaimana seniman berbasis Kairo ini memadukan perang dan fantasi lewat papan permainan vintage karyanya.

Seni
863 0 Komentar
Save

Selama seni berkisah pada kita tentang keindahan, s told us one of power. Egyptian artist ia juga selalu bercerita tentang kuasa. Seniman asal Mesir Mohamed Monaiseermenautkan dirinya pada dualitas ini lewat seri “I, the Pet Lion” yang baru-baru ini dipresentasikan bersama Gypsum Gallery di Art Basel Qatar, menelusuri bagaimana sejarah kolonial merembes ke dalam objek-objek permainan yang “menggoda namun berbahaya”. Meski berkilau, megah, dan seolah jenaka, karya-karya Monaiseer tidak

Monaiseer traces how the language of conflict embeds itself in what we know play to be — if war is a game, then people are its pawns. Chessboards and Ludo sets hang beside shields and banners clad with mythical creatures, recalling childhood relics while collapsing the lines between fantasy and warfare. The lion itself best embodies this contradiction, both a protector and predator, mirroring how power presents itself as reassuring even as it remains inherently violent.

berniat melunakkan sisi tajam kekuasaan, melainkan membongkar bagaimana estetika dominasi menyamar bahkan di dalam ritual kita yang tampak paling lugu sekalipun.

Mohamed Monaiseer [----]
Mohamed Monaiseer [----]
Mohamed Monaiseer [----]
Mohamed Monaiseer [----]
Mohamed Monaiseer [/slider]
Monaiseer menelusuri bagaimana bahasa konflik meresap ke dalam apa yang kita pahami sebagai permainan — jika perang adalah sebuah permainan, maka manusialah bidaknya. Papan catur dan set Ludo tergantung di samping perisai dan panji yang dihiasi makhluk-makhluk mitis, membangkitkan kembali relik masa kecil sambil meruntuhkan batas antara fantasi dan peperangan. Sang singa sendiri menjadi perwujudan paling gamblang dari kontradiksi ini: sekaligus pelindung dan pemangsa, mencerminkan bagaimana kekuasaan menampilkan diri sebagai sesuatu yang menenteramkan meski pada hakikatnya tetap brutal.Dalam tampilan memikat yang memadukan lukisan, sulaman, dan aplikasi khayamiya, sang seniman merujuk pada gestur repetitif dan meditatif seni Islam, sembari dengan cermat mengusik ketepatan itu: ujung-ujung kain yang berjumbai dan asimetri tipis memecah ilusi keteraturan, menyingkap retakan dalam sistem yang membanggakan kendali. Menyusul Art Basel Qatar, kami berbincang dengan Monaiseer tentang “I, the Pet Lion” dan beragam wajah kekuasaan. Simak wawancara lengkapnya berikut ini


Proyek ini berawal setelah kunjungan pertama saya ke Inggris, ketika saya merasakan ketegangan antara kekaguman atas apa yang saya alami di sana dan kesadaran saya akan sejarah kolonial yang memungkinkannya — sejarah yang terkait dengan ekstraksi, eksploitasi, dan dampak berkelanjutannya pada konteks saya sendiri.

“I, Pet Lion” menelisik bagaimana sistem-sistem kontemporer menormalkan kekuasaan imperial dan membentuk kesadaran kolektif. Proyek ini merefleksikan bagaimana otoritas, rasa memiliki, dan kepatuhan ditanamkan — kerap sejak masa kanak-kanak — serta bagaimana kekerasan dan dominasi dapat bersembunyi di balik kedok legitimasi atau perlindungan. Karya ini mengulas bagaimana pendudukan memelintir identitas kultural dan menjebak masyarakat di antara masa lalu yang dirampas dan masa kini yang terkompromi. Ia juga menimbang bagaimana individu direduksi menjadi instrumen dalam struktur politik dan ekonomi yang lebih besar, serta bagaimana siklus kehancuran dan rekonstruksi direkayasa untuk mempertahankan kendali.Saya mengeksplorasi gagasan-gagasan ini lewat metafora seperti permainan dan bermain. Permainan masa kecil mencerminkan sistem orang dewasa: Ludo menjadi metafora padat untuk perluasan kolonial, sementara catur membangkitkan asosiasi strategi dan perang.

“Setiap lembar kain menyimpan memori yang menggantung di antara kelembutan dan kebengisan.”

Bagaimana Anda memanfaatkan kriya dan tekstil sebagai medium untuk mengekspresikan memori kolektif maupun personal?
Seni adalah bahasa visual yang dibangun dari alat dan keterampilan, baik yang dibuat tangan maupun industri. Keterampilan manual membawa energi manusiawi — ketika itu memudar, jejak kemanusiaan pun ikut surut. Saya mengintegrasikan kriya untuk menjaga kehadiran itu dan merefleksikan bagaimana mekanisasi perlahan-lahan menggusurnya.

Tekstil, khususnya, menarik bagi saya karena kedekatannya dengan tubuh. Ia hadir dalam ruang-ruang perawatan dan perlindungan — pakaian, seprai, interior domestik — namun juga dalam kekerasan, sebagai pelapis mesin-mesin militer. Setiap kain menyimpan memori yang menggantung di antara kelembutan dan kebengisan.

Bisakah Anda jelaskan pilihan hewan dalam karya-karya ini dan bagaimana mereka mewujudkan dualitas kendali dan permainan?
Hewan adalah cerminan kuat dari kondisi manusia, dalam naluri, emosi, dan perilaku. Mereka mengingatkan kita bahwa di balik retorika peradaban, kita tetap diatur oleh struktur purba tentang dominasi dan bertahan hidup.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Paris Saint-Germain dan 3.Paradis Rilis Jersey Pre-Match Art Basel Qatar Bernuansa Hip-Hop
Fashion

Paris Saint-Germain dan 3.Paradis Rilis Jersey Pre-Match Art Basel Qatar Bernuansa Hip-Hop

Kolaborasi ini menjembatani olahraga dan seni kontemporer lewat estetika hip-hop yang bold dan penuh karakter.

Travis Scott Main di Film ‘The Odyssey’ Karya Christopher Nolan?
Hiburan

Travis Scott Main di Film ‘The Odyssey’ Karya Christopher Nolan?

Rapper tersebut muncul di TV spot terbaru untuk film epik ini, yang tayang perdana Juli nanti.

Marco Brambilla Menggubah 135 Tahun World Expo dalam Instalasi Baru di The Wolfsonian
Seni

Marco Brambilla Menggubah 135 Tahun World Expo dalam Instalasi Baru di The Wolfsonian

Satu abad desain utopis dipadatkan dalam sebuah simulasi yang mempertanyakan bagaimana AI membentuk arah kemajuan.


Jaden Smith Ungkap Kenapa I LOVE YOU adalah Bagian Paling “Autentik” dari Karya Seninya
Fashion

Jaden Smith Ungkap Kenapa I LOVE YOU adalah Bagian Paling “Autentik” dari Karya Seninya

“Sulit buat orang benar-benar mengenal kepribadianku … tapi I LOVE YOU ada di inti kepribadianku,” ujar Jaden dalam obrolan eksklusif dengan Hypebeast tentang bagaimana inisiatif nonprofit ini menyatu dengan visi kreatifnya yang lebih besar.

Kolaborasi Jam Tangan Citizen x seconde/seconde/ Tsuyosa Hadirkan Energi Samurai Pixelated
Jam Tangan

Kolaborasi Jam Tangan Citizen x seconde/seconde/ Tsuyosa Hadirkan Energi Samurai Pixelated

Dengan indeks yang tampak terbelah dua oleh bilah retro super‑tajam bergaya piksel.

URBAN RESEARCH dan URBAN RESEARCH DOORS Hadirkan Warna Eksklusif Clarks Wallabee
Footwear

URBAN RESEARCH dan URBAN RESEARCH DOORS Hadirkan Warna Eksklusif Clarks Wallabee

Dua edisi spesial hadir tepat waktu menyambut musim semi.

Red Hills Karya Georges Batzios Architects: Hunian Vertikal Bergaya Desa di Attica
Desain

Red Hills Karya Georges Batzios Architects: Hunian Vertikal Bergaya Desa di Attica

Ritme blok merah pada fasad meniru lapisan tektonik, menambatkan bangunan kontemporer ini pada lanskap alam Yunani.

Magniberg Rilis Koleksi Pakaian Moomin Terbaru
Fashion

Magniberg Rilis Koleksi Pakaian Moomin Terbaru

Menerjemahkan ilustrasi hitam, putih, dan bernuansa sepia Tove Jansson ke dalam basic wardrobe untuk sehari-hari.

Disney dan Pixar Rilis Trailer Resmi ‘Toy Story 5’
Hiburan

Disney dan Pixar Rilis Trailer Resmi ‘Toy Story 5’

Woody dan Buzz Lightyear kembali beraksi, kali ini melawan musuh masa kini paling berbahaya: kecanduan layar.

Kolaborasi Khakis x New Balance Hadirkan Eksklusif 2010 "Day Tour"
Footwear

Kolaborasi Khakis x New Balance Hadirkan Eksklusif 2010 "Day Tour"

Retailer asal Korea Selatan ini menghadirkan sentuhan spesial pada runner dengan teknologi ABZORB.


Crunchyroll Pastikan Streaming Simulcast “Elbaph Arc” ‘One Piece’
Hiburan

Crunchyroll Pastikan Streaming Simulcast “Elbaph Arc” ‘One Piece’

Anime ini kembali musim semi dengan tanggal rilis awal April.

Apple Dikabarkan Rilis MacBook Murah Berwarna-warni di Event 4 Maret
Fashion

Apple Dikabarkan Rilis MacBook Murah Berwarna-warni di Event 4 Maret

“MacBook E” baru ini disebut bakal mengusung chip A18 Pro dan pilihan warna yang lebih fresh dan ngejreng.

Koleksi PLEASURES Spring 2026 “Strange Ways Everyday”: Temukan Keunikannya di Hal-Hal Sehari-hari
Fashion

Koleksi PLEASURES Spring 2026 “Strange Ways Everyday”: Temukan Keunikannya di Hal-Hal Sehari-hari

Rangkaian terbarunya menghadirkan graphic tee, hoodie oversized, dan outerwear yang mengubah gaya harian jadi pernyataan pemberontakan.

Jersey Debut Rookie Dallas Mavericks Milik Cooper Flagg Terjual Rp16 Miliar di Sotheby’s, Pecahkan Rekor Dunia
Olahraga

Jersey Debut Rookie Dallas Mavericks Milik Cooper Flagg Terjual Rp16 Miliar di Sotheby’s, Pecahkan Rekor Dunia

Memorabilia super langka ini melampaui rekor sebelumnya untuk jersey debut rookie yang dipegang Victor Wembanyama.

Seiko Hadir Lagi Bareng HUF dengan Jam Tangan 5 Sports Limited Edition Kedua
Jam Tangan

Seiko Hadir Lagi Bareng HUF dengan Jam Tangan 5 Sports Limited Edition Kedua

Sudah bisa dipesan pre-order sekarang.

Seiko Bersatu Lagi dengan HUF Hadirkan Seiko 5 Sports HUF II Limited Edition
Jam Tangan

Seiko Bersatu Lagi dengan HUF Hadirkan Seiko 5 Sports HUF II Limited Edition

Sudah bisa dipesan pre-order sekarang.

More ▾