Floyd Mayweather Jr. dan Mike Tyson Dikabarkan Siap Tanding di Laga Ekshibisi Afrika April 2026
Dua legenda terbesar dunia tinju ini dijadwalkan saling berhadapan di Kongo pada musim semi nanti.
Ringkasan
-
Mike Tyson dan Floyd Mayweather dikabarkan telah menyepakati tanggal dan lokasi sementara untuk laga ekshibisi mereka
-
Pertarungan ini kabarnya akan digelar pada April 2026 di Kongo
-
Tyson menegaskan laga ini benar-benar akan terjadi, dengan berkata, “Dia yang menantang aku.”
Dalam langkah yang digadang-gadang bakal mengguncang dunia tinju, dua legenda Mike Tyson dan Floyd Mayweather disebut siap saling berhadapan dalam laga ekshibisi April nanti. Menurut Sport Bible, pertarungan ini akan berlangsung di Kongo, mempertemukan dua sosok paling ikonik di dunia tinju dalam sebuah ajang yang melampaui batas kelas dan generasi. Meski detailnya minim selama berbulan-bulan, Tyson belum lama ini mengonfirmasi kabar tersebut dan hanya berkata singkat, “Ya, ini akan terjadi!”
Laga yang mempertemukan keganasan pukulan “Iron Mike” dengan kecerdasan defensif “Money” Mayweather ini sudah lama beredar di ranah rumor. Saat ditanya oleh TMZ Sportsapakah pertarungan ini masih akan terlaksana, Tyson menjawab tanpa basa-basi. “Kau pikir aku bakal mundur? Aku tadinya cuma mengurus urusanku sendiri. Dia yang menantang aku,” ujar mantan juara dunia kelas berat itu. Tyson, yang terakhir kali naik ring melawan Jake Paul dan kalah angka mutlak pada November lalu, mengakui betapa tak terduganya lanskap tinju saat ini. “Pertarungan ini adalah sesuatu yang tak pernah dunia, bahkan aku sendiri, bayangkan akan bisa terjadi,” tambahnya.
Mayweather, yang pensiun dengan rekor profesional sempurna 50-0 pada 2017, terakhir kali naik ring dalam laga ekshibisi pada Agustus 2024 melawan John Gotti III, yang berakhir tanpa keputusan. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis September lalu, petinju 49 tahun itu menegaskan rasa percaya diri dan flair showmanship-nya. “Aku sudah melakukan ini selama 30 tahun, dan belum ada satu petinju pun yang bisa menodai warisan karierku,” tegas Mayweather. “Kalian sudah tahu, kalau aku melakukan sesuatu, itu akan besar dan akan jadi legenda.”
Meski tanggal pasti di bulan April belum dikunci, lokasi yang dikabarkan di Kongo memberi nuansa historis pada ajang ini, mengingatkan pada “Rumble in the Jungle.” Sambil menunggu informasi resmi soal tiket dan detail siaran, kemungkinan melihat Tyson dan Mayweather berbagi satu ring tetap menjadi salah satu cerita paling menggoda di panggung tinju 2026.


















