Kris Van Assche Mendefinisikan Ulang “Uniform of Youth” dalam Kolaborasi Perdana dengan Fred Perry
Mantan Artistic Director Dior Homme ini membongkar ulang ikon subkultur Inggris dengan sentuhan tailoring minimalis yang rapi dan tajam.
Ringkasan
-
Fred Perry berkolaborasi dengan desainer Belgia Kris Van Assche untuk koleksi kapsul berisi 13 look bertajuk “Uniform of Youth”
-
Kolaborasi ini menghadirkan kembali sportswear klasik dari sudut pandang tailoring, dengan menonjolkan “track suit” bermotif pinstripe, kaus polo ber-dasi siap pakai, dan knitwear trompe l’oeil.
-
Koleksi ini akan dirilis secara global pada 19 Februari 2026, dengan rentang harga mulai dari €80 hingga €450 EUR.
Fred Perry menggandeng Kris Van Assche, desainer Belgia ternama dan mantan Artistic Director Dior Homme dan Berluti, untuk kolaborasi tajam yang menjembatani sportswear heritage dan tailoring kelas atas. Bertajuk “Uniform of Youth”, koleksi perdana ini menampilkan interpretasi estetika minimalis khas Van Assche pada ikon-ikon subkultur milik label Inggris tersebut. Dengan mendekonstruksi dan membangun ulang item klasik seperti Fred Perry Shirt dan track jacket, sang desainer ingin “melanggar pakem” seragam kasual tradisional, menciptakan deretan look yang terasa sekaligus memberontak namun dibangun dengan presisi yang sangat terukur.
Di jantung koleksi ini terdapat reinterpretasi radikal atas Fred Perry Shirt klasik. Salah satu versinya hadir dalam merah menyala, dihiasi tiga badge dengan foto bunga dari koleksi pribadi Van Assche—motif berulang dalam kariernya yang menyuntikkan nuansa romantis pada busana berjiwa punk tersebut. Versi lain mengubah polo pique menjadi “shirt” formal lengkap dengan kancing putih, black twin tipping, dan dasi hitam siap pakai yang dapat disetel, memungkinkan pemakainya dengan mudah bergeser antara mode formal dan kasual.
Falsafah “sportswear-meets-tailoring” koleksi ini paling kentara pada ragam outerwear. Tracksuit tradisional direimajinasikan sebagai sebuah “suit”, dibuat dari kain pinstripe hitam-putih yang meniru jatuhnya busana formal sekaligus mempertahankan kenyamanan pakaian atletik. Set ini dilengkapi detail tailoring seperti tali serut yang dapat diatur dan aksen hardware perak, serta dipasangkan dengan track skirt senada. Untuk nuansa yang lebih kasual, kombinasi blazer dan celana pendek dengan white tipping khas menghadirkan siluet yang mengaburkan batas antara seragam lapangan tenis dan seragam kota.
Van Assche juga menghadirkan elemen playful lewat deretan knitwear trompe l’oeil. Sebuah jumper V-neck berlengan pendek dengan motif Argyle hitam, abu-abu, dan merah yang subversif menciptakan ilusi seolah Fred Perry shirt dikenakan di bagian dalam, sementara jumper lengan panjang bermotif floral grid meniru tampilan layer di atas track jacket ber-resleting penuh. Rangkaian ini dilengkapi sebuah “sweat-shirt” yang memadukan desain half-zip dengan lengan poplin, serta topi hitam sederhana sebagai sentuhan akhir sempurna dari seragam modern ini.
Lihat rangkaian foto kampanye yang dibidik Alasdair McLellan di atas. Koleksi Fred Perry x Kris Van Assche ini akan tersediasecara onlinedan di sejumlah flagship store global terpilih (termasuk di Tokyo, Shanghai, dan London) mulai 19 Februari 2026.


















