Kenan Thompson Buka Suara soal Rencana Hengkang dari ‘Saturday Night Live’ Setelah 22 Musim
Komedian legendaris ini mengulas perjalanan panjangnya di SNL dan menggoda kemungkinan karier baru setelah Studio 8H.
Ringkasan
- Kenan Thompson terbuka soal pertimbangan pribadinya menjelang kemungkinan hengkang dari serial sketsa yang telah berjalan puluhan tahun,Saturday Night Live
- Aktor ini masih memegang rekor sebagai anggota tetap dengan masa bakti terpanjang dalam sejarah acara tersebut, dengan pengalaman lebih dari dua dekade.
- Meski ramai dihantam rumor pensiun, Thompson menegaskan komitmennya yang tetap kuat pada program itu, sambil mengakui rasa penasarannya terhadap berbagai petualangan kreatif baru.
Kenan Thompson, veteran sejati dariSaturday Night Live, kembali memicu perbincangan soal babak berikutnya dalam kariernya yang sarat cerita. Setelah mencetak rekor 22 musim di Studio 8H, komedian ini baru-baru ini menanggapi pertanyaan tak terelakkan tentang kepergiannya, memberikan sekilas pandang langka ke cara ia memaknai hidup setelah program andalan NBC tersebut. Sebagai penampil dengan masa tugas terpanjang di acara itu, kemungkinan hengkangnya Thompson bukan sekadar pergantian pemain; ini menandai berakhirnya sebuah era bagi sosok yang telah menjadi pilar utama format modernSNL masa kini.
Dalam sebuahwawancara terbaru, Thompson mengakui bahwa semakin ia mendekati berbagai tonggak baru, pikiran untuk meninggalkan panggung ikonis itu kian sering terlintas. Meski masih menjadi pilar di ansambel saat ini, sang komedian menegaskan bahwa keputusan tersebut adalah keseimbangan rapuh antara cintanya yang tak pernah pudar pada format live dan hasrat alaminya untuk menjelajah lanskap hiburan yang lebih luas. “Jelas kepikiran. Dan, ya, itu bakal berat. Ada begitu banyak lapisan di situ. Bukan cuma apa yang terlihat di layar, di satu bidikan kamera itu. Ada begitu banyak orang di balik layar, dan tahun demi tahun yang kujalani dengan masing-masing dari mereka. Jadi ini akan jadi hal besar.” Sejak bergabung pada 2003, Thompson telah melintasi berbagai generasi talenta, menjadi “tangan andal” bagi banyak host dan sketsa legendaris.
Dampak kultural dari kiprah panjang Thompson nyaris tak tertandingi. Dari masa awalnya sebagai bintang muda yang melejit di Nickelodeon hingga kini berstatus langganan nominasi Emmy, ia sukses menjembatani jarak antara ketenaran masa kanak-kanak dan prestise panggung larut malam. Meski belum ada tanggal resmi untuk penampilan perpisahannya, refleksinya mengisyaratkan rasa ingin tahu yang kian besar terhadap industri di luar siklus produksi mingguan. Untuk saat ini, sang komedian tetap fokus pada musim yang tengah berjalan, sementara dunia hiburan bersiap menyambut momen ketika sang “King of Sketch” itu akhirnya memilih untuk melangkah pergi.



















