Zenith Segarkan Kembali Koleksi Defy di LVMH Watch Week 2026

Reinterpretasi ikonis berpadu inovasi material mutakhir dalam showcase terbaru ini.

Jam Tangan
825 0 Komentar
Save

Ringkasan

  • Zenith memusatkan sorotan pada koleksi Defy di LVMH Watch Week 2026
  • Rilisan terbarunya mencakup Defy Skyline Chronograph keramik hitam dan Tourbillon Skeleton emas rose, Defy Skyline 36 dengan dial bernuansa perak, serta A3643 Revival

Di LVMH Watch Week 2026, Zenith kembali hadir dengan rangkaian tambahan baru untuk koleksi andalan Defy. Rilisan tahun ini berfokus pada kosa kata arsitektur urban, memadukan presisi frekuensi tinggi dengan inovasi material seperti keramik hitam dan emas rose. Dari tonggak hadirnya tourbillon skeleton pertama dalam lini Skyline hingga reissue warisan yang setia pada aslinya, rangkaian ini mengeksplorasi visi ketika seni jam tangan menata ruang dan waktu layaknya sebuah “kota dalam miniatur.”

Defy Skyline Chronograph dalam Keramik Hitam

Defy Skyline Chronograph kembali dengan aura metropolitan yang tegas, kini sepenuhnya dibuat dari keramik hitam pekat. Karakter material yang tahan gores dan ringan menajamkan kontur skulptural 42 mm pada jam ini, sementara dial gradasi yang beralih dari pusat yang lebih terang ke tepi yang gelap merefleksikan permainan bayangan di cakrawala kota. Jam ini ditenagai kaliber El Primero 3600, movement frekuensi tinggi 5 Hz dengan jarum detik tengah yang berputar penuh setiap 10 detik untuk pengukuran presisi 1/10 detik. Dilengkapi gelang keramik terintegrasi dan sistem quick strap-change untuk tampilan yang benar-benar mulus, atau strap karet hitam yang praktis untuk pemakaian harian.

Defy Skyline Skeleton dalam Keramik Hitam

Mendorong batas transparansi, Defy Skyline Skeleton terbaru memadukan kasing dodekagonal keramik hitam dengan movement bernuansa emas yang mencolok. Dial openworked yang dibentuk dari ikon bintang empat Zenith menyingkap setiap detail teknis dari kaliber El Primero 3620 SK. Indikator 1/10 detik khas di posisi jam 6 menghadirkan ritme visual tanpa henti yang mengingatkan pada pergerakan konstan sebuah kota. Seperti Defy Skyline Chronograph keramik hitam, jam ini hadir dengan gelang keramik terintegrasi sekaligus strap karet senada.

Defy Skyline Tourbillon Skeleton dalam Emas Rose

Menandai sebuah tonggak bagi koleksi ini, Defy Skyline Tourbillon Skeleton adalah yang pertama dari jenisnya di keluarga Skyline. Bersemayam dalam kasing emas rose 41 mm yang berkilau, jam ini menampilkan movement El Primero 3630 SK biru intens yang seolah melayang di dalam rangka openworked-nya. Jembatan bertingkat ganda yang miring dan barrel skeleton menghadirkan pemandangan memukau dari tourbillon dan mainspring yang menggerakkan cadangan daya 50 jam. Terbatas hanya 50 buah, referensi ini dipasangkan dengan gelang terintegrasi emas rose solid yang serasi, serta strap karet biru dengan clasp lipat emas solid.

Defy Skyline 36 dengan Dial Bernuansa Perak

Defy Skyline 36 uniseks melanjutkan evolusinya dengan dial baru bernuansa perak yang refined, dihiasi motif bintang geometris khas. Tersedia dalam kasing baja klasik atau versi berkilau yang diset 52 berlian brilliant-cut, kasing berfaset 36 mm ini memadukan keanggunan urban dengan fungsi harian secara seimbang. Jam ini ditenagai kaliber otomatis Elite 670, dengan cadangan daya 50 jam yang dapat dinikmati melalui caseback safir. Setiap model dilengkapi sistem strap yang dapat diganti dengan praktis, berupa gelang baja tahan karat serta strap karet hitam bermotif langit berbintang khas Zenith.

Defy Revival A3643

Bagi para kolektor heritage, Defy Revival A3643 adalah reissue setia dari karya penting tahun 1969 yang dijuluki “strongbox” berkat kasing oktagonalnya yang tangguh. Reproduksi modern ini menampilkan bezel ikonis 14 sisi dan dial sunray perak yang direkonstruksi dengan saksama melalui pemindaian presisi tinggi dari referensi vintage aslinya. Meski mempertahankan proporsi retro 37 mm dan gelang baja “ladder” yang khas, jam ini diperbarui dengan caseback safir untuk menonjolkan movement manufaktur Elite 670.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Daniel Roth Luncurkan Extra Plat Rose Gold Skeleton di LVMH Watch Week 2026
Jam Tangan

Daniel Roth Luncurkan Extra Plat Rose Gold Skeleton di LVMH Watch Week 2026

Maison ini melangkah melampaui sekadar reinterpretasi arsip dengan jam tangan skeleton berprofil ultra-tipis yang berani.

gérald genta Luncurkan Geneva Time Only di LVMH Watch Week 2026
Jam Tangan

gérald genta Luncurkan Geneva Time Only di LVMH Watch Week 2026

Hadir dalam dua varian: Marrone dengan Rose Gold dan Grafite dengan White Gold.

Tiffany & Co. Memukau dengan Tiga Jam Tangan Bertabur Batu Mulia di LVMH Watch Week 2026
Jam Tangan

Tiffany & Co. Memukau dengan Tiga Jam Tangan Bertabur Batu Mulia di LVMH Watch Week 2026

Dari Tiffany Timer yang dihadirkan ulang secara modern hingga Eternity Baguette yang elegan dan Sixteen Stone berputar penuh kilau.


L’Epée 1839 Perkenalkan La Regatta Métiers d’Art di LVMH Watch Week 2026
Jam Tangan

L’Epée 1839 Perkenalkan La Regatta Métiers d’Art di LVMH Watch Week 2026

Menata ulang jam vertikal ramping terinspirasi skiff lewat serangkaian mahakarya unik, dihiasi teknik enamel berusia ratusan tahun.

Jhené Aiko Hadirkan Smoothie Erewhon Terbaru, “The Westside Whimsy”
Kuliner

Jhené Aiko Hadirkan Smoothie Erewhon Terbaru, “The Westside Whimsy”

Menyeruput ketenangan dalam satu gelas.

Prime Video Resmikan Reality Show Kompetisi ‘Fallout: Shelter’
Hiburan

Prime Video Resmikan Reality Show Kompetisi ‘Fallout: Shelter’

Acara unscripted ini menjebloskan para kontestan ke dalam bunker penuh taruhan tinggi demi memperebutkan hadiah uang tunai.

TAG Heuer Hadirkan Ikon Carrera Terbaru di LVMH Watch Week 2026
Jam Tangan

TAG Heuer Hadirkan Ikon Carrera Terbaru di LVMH Watch Week 2026

Mulai dari Carrera Chronograph 41mm dan Seafarer hingga komplikasi rattrapante perdana.

Louis Vuitton Padukan Spirit “Art of Travel” dengan Seni Horologi di LVMH Watch Week 2026
Jam Tangan

Louis Vuitton Padukan Spirit “Art of Travel” dengan Seni Horologi di LVMH Watch Week 2026

Kisah romansa perjalanan berpadu dengan teknik watchmaking tingkat tinggi dalam koleksi terbaru ini.

First Look Resmi New Balance 2010 "Silver/Red"
Footwear

First Look Resmi New Balance 2010 "Silver/Red"

Rilis musim semi ini.

ONION WORKS Rilis Slip-On Shoes yang Terinspirasi dari Jaring Laba-Laba
Footwear

ONION WORKS Rilis Slip-On Shoes yang Terinspirasi dari Jaring Laba-Laba

Bakal tersedia antara akhir bulan ini atau awal Februari.


Josh Safdie Ungkap Akhir Supernatural Bertema Vampir yang Dihapus dari ‘Marty Supreme’
Hiburan

Josh Safdie Ungkap Akhir Supernatural Bertema Vampir yang Dihapus dari ‘Marty Supreme’

A24 kabarnya mempertanyakan perubahan tone yang drastis itu.

Kolaborasi Sepatu Liberty London x adidas Sambut 2026 dengan Empat Siluet Ikonis
Footwear

Kolaborasi Sepatu Liberty London x adidas Sambut 2026 dengan Empat Siluet Ikonis

Menampilkan Gazelle Bold, Samba, dan Taekwondo Mei Ballet.

Foto Resmi Nike Vomero Premium "Cacao Wow"
Footwear

Foto Resmi Nike Vomero Premium "Cacao Wow"

Mengusung palet bronze dengan motif woven fleur-de-lis pada bagian upper.

Bad Bunny Hadirkan Trailer Sinematik Apple Music Super Bowl LX Halftime Show
Musik

Bad Bunny Hadirkan Trailer Sinematik Apple Music Super Bowl LX Halftime Show

Sepenuhnya direkam di Puerto Rico, visual ini mengundang dunia merasakan ritme dan kekayaan budaya yang akan meledak di panggung Februari nanti.

Nike Hadirkan Sentuhan Tangguh "Realtree Camo" pada Air Max 95 Big Bubble
Footwear

Nike Hadirkan Sentuhan Tangguh "Realtree Camo" pada Air Max 95 Big Bubble

Gaya utilitas outdoor yang dibawa langsung ke jalanan.

STPI Luncurkan Pameran Perdana “The Print Show & Symposium” di Singapore Art Week 2026
Seni

STPI Luncurkan Pameran Perdana “The Print Show & Symposium” di Singapore Art Week 2026

Gelaran perdana ini menyoroti kekuatan medium cetak melalui karya-karya Jeff Koons, Yayoi Kusama, dan David Hockney.

More ▾