weber Rayakan Karya Terakhir David Lynch ‘The Straight Story’ Lewat Koleksi Kapsul Nostalgia
Spesialis T-shirt vintage ini merayakan remaster 4K dan penutupan Shinjuku Cinema Qualite dengan rilisan merchandise eksklusif.
Ringkasan
- Label T-shirt vintage weber berkolaborasi dengan film karya David LynchThe Straight Story untuk menghadirkan koleksi busana dan aksesori yang luas
- Rilis ini mencakup T-shirt memorial khusus untuk Shinjuku Cinema Qualite, yang akan menutup layar pada 12 Januari
- Sorotan koleksi mencakup T-shirt grafis, kaus lengan panjang, dan deretan lifestyle goods yang terinspirasi dari mahakarya tahun 1999 tersebut
Kolaborasi antara weber dan mendiang David Lynch lewatThe Straight Story lebih dari sekadar rilis merchandise biasa; ini adalah sebuah persembahan terkurasi untuk perjalanan legendaris Alvin Straight yang berusia 73 tahun menempuh 390 km dengan mesin pemotong rumput. Dengan memanfaatkan grafis berkualitas tinggi dan detail yang autentik terhadap era tersebut, weber menerjemahkan kehangatan dan estetika Americana dalam film itu ke dalam lemari pakaian modern. Perilisan ini selaras dengan penayangan film versi 4K di bioskop dan terasa semakin bermakna berkat hadirnya item memorial khusus untuk Shinjuku Cinema Qualite, salah satu mini-theater paling dicintai di Tokyo.
Koleksi ini menjangkau berbagai kategori, dari streetwear esensial hingga lifestyle items yang lebih niche. Deretan busananya menghadirkan dua desain T-shirt lengan pendek dan satu versi lengan panjang, semuanya menampilkan adegan ikonis serta logo khas film. Bagi mereka yang mencari lebih dari sekadar pakaian, kapsul ini juga menawarkan topi korduroi, tote bag dengan grafis poster, hingga perlengkapan rumah seperti mug, magnet, bahkan eye mask — sebuah gestur terhadap tempo film yang lambat dan kontemplatif.
Salah satu item paling menonjol dalam koleksi ini adalah Shinjuku Cinema Qualite Memorial T-shirt. Dibalut warna hitam dengan aksen kuning khas bioskop tersebut, kaus ini meniru gaya visual credit film, menjadi salam perpisahan bagi venue yang akan berhenti beroperasi setelah pemutaran film pada 12 Januari. Setiap item dalam koleksi ini mencerminkan komitmen weber terhadap “culture-digging,” memastikan material dan teknik cetaknya terasa seolah-olah baru ditemukan dari gift shop bioskop era pertengahan ’90-an.
Sebagai penghormatan yang penuh jiwa untuk mahakarya Lynch, koleksi ini wajib dimiliki para pencinta film dan penggemar gaya vintage sekaligus.



















