Pharrell Williams Resmi Dianugerahi Gelar Chevalier Légion d’Honneur
Menerima kehormatan sipil tertinggi dari Prancis.
Ringkasan
- Presiden Emmanuel Macron secara resmi menganugerahi Pharrell Williams gelar Ksatria Légion d’Honneur di Istana Élysée, sebagai pengakuan atas dampak jangka panjangnya terhadap ranah seni dan industri kreatif global.
- Upacara tertutup yang digelar bertepatan dengan Paris Men’s Fashion Week itu menjadi momen ketika medali tradisional disematkan pada setelan “French blue” Williams.
- Penghargaan sipil bergengsi ini hadir bersamaan dengan debut koleksi terbaru Williams untuk Louis Vuitton, mengukuhkan peran gandanya sebagai visioner high-fashion sekaligus kontributor yang diakui bagi warisan budaya Prancis.
Dalam sebuah momen yang memadukan kultur pop global dengan tradisi legendaris Republik Prancis, Pharrell Williams resmi dilantik ke dalam Légion d’Honneur di tengah gelaran Paris Men’s Fashion Week. Dalam upacara tertutup di Istana Élysée, Presiden Emmanuel Macron menganugerahkan pangkat Ksatria (Chevalier) kepada sosok multitalenta yang juga menjabat sebagai creative director Louis Vuitton itu. Gelar ini menjadi bentuk pengakuan resmi dari negara Prancis atas kontribusi mendalam Williams bagi industri kreatif global dan perannya menjembatani dunia musik, mode, dan filantropi.
Suasana upacara tersebut bak masterclass diplomasi modern sekaligus definisi baru dari kata “cool.” Baik sang Presiden maupun sang Ksatria baru sama-sama tampil dengan kacamata hitam, sebuah gestur yang mengacu pada gaya effortless yang begitu lekat dengan karier Pharrell. Alih-alih busana formal klasik, Williams memilih setelan “French blue” kontemporer yang dipadu kemeja putih berkerah terbuka, memberi ruang bagi medali berikat pita merah yang prestisius itu untuk menjadi pusat perhatian pada siluet tailoring-nya.
Penghargaan ini menjadi puncak dari sebuah pekan luar biasa bagi Williams, yang baru saja mempresentasikan koleksi Fall/Winter 2026 untuk Louis Vuitton dan menuai pujian global. Dinobatkan sebagai ksatria di Élysée—jantung bersejarah kekuasaan Prancis—kian memantapkan statusnya bukan sekadar desainer, melainkan figur kultural kunci di ibu kota Prancis. Bagi Pharrell, peralihan dari runway ke Istana adalah “knight move” pamungkas yang menandai evolusinya menjadi sosok negarawan seni berskala global.
Lihat postingan ini di Instagram



















