NVIDIA Bidik Kendalikan Armada Robotaxi Global pada 2027
Perusahaan memanfaatkan chip AI dan perangkat lunak Level 4 untuk menguasai pasar mobilitas otonom dunia.
Ringkasan
- NVIDIA menargetkan mengendalikan armada robotaxi Level 4 pada 2027 dengan chip AI miliknya
- CEO Jensen Huang menunjuk robotika otonom sebagai pendorong pertumbuhan utama berikutnya bagi perusahaan
- Kemitraan dengan Uber dan Mercedes-Benz akan mempercepat perluasan teknologi swakemudi ke tingkat global
Di CES 2026 pada 5 Januari, NVIDIA mengumumkan ambisinya untuk mendominasi sektor kendaraan otonom, dengan target mengendalikan armada robotaxi Level 4 menggunakan chip AI dan perangkat lunak Drive AV pada 2027. Meski penjualan otomotif saat ini baru menyumbang sebagian kecil dari pendapatan, CEO Jensen Huang memposisikan robotika dan teknologi swakemudi sebagai pilar pertumbuhan krusial kedua bagi perusahaan setelah kecerdasan buatan umum.
Dalam konferensi tersebut, Huang memaparkan visi berani tentang masa depan transportasi: “Kami membayangkan suatu hari nanti, satu miliar mobil di jalan akan sepenuhnya otonom. Anda bisa menjadikannya robotaxi yang Anda orkestrasi dan sewakan kepada orang lain, atau Anda bisa memilikinya sendiri.”
Strategi NVIDIA menyasar baik operator komersial maupun produsen kendaraan konsumen. Ini mencakup kemitraan dengan Uber, yang diumumkan pada Oktober 2025, untuk mengembangkan jaringan mobilitas Level 4-ready terbesar di dunia dengan armada robotaxi dan pengiriman otonom generasi berikutnya. Selain itu, NVIDIA bekerja sama dengan Mercedes-Benz untuk meluncurkan model pada akhir 2026 yang akan memanfaatkan teknologi perusahaan guna menavigasi lingkungan perkotaan yang kompleks secara otonom.

















