Mercedes W17 Resmi Diluncurkan dengan Active Aero untuk F1 2026
Mercedes-AMG PETRONAS memperkenalkan W17 hybrid berukuran lebih ringkas dengan livery hitam–perak terbaru dan kerja sama berani bersama Microsoft.
Ringkasan
- Mercedes-AMG PETRONAS telah memperkenalkan penantang terbarunya, W17, untuk menyambut reset regulasi besar-besaran Formula 1 musim 2026, menghadirkan mobil yang lebih kecil dan lebih ringan yang dirancang dengan aerodinamika aktif serta pembagian tenaga hibrida 50/50.
- W17 meluncur dengan livery hitam–perak yang kian sleek, dihiasi garis dinamis Petronas hijau yang berani dan branding Microsoft terbaru, seiring Mercedes mengunci kerja sama teknologi dan sponsorship besar jangka panjang dengan raksasa software tersebut.
- George Russell dan Kimi Antonelli siap mengomandoi Mercedes memasuki era baru F1, dimulai dengan sesi private awal di Silverstone dan jadwal tes superpadat di Barcelona serta Bahrain sebelum balapan pembuka Australian Grand Prix.
Bagi Mercedes, 2026 adalah sebuah reboot total. W17 menjadi respons perdana tim terhadap perubahan regulasi besar-besaran di ranah sasis, power unit, dan bahan bakar, hadir sebagai “guncangan teknis terbesar dalam sejarah olahraga ini”. Mobil ini lebih pendek, lebih ramping, dan lebih ringan dibanding pendahulunya, dengan basis desain berupa aero aktif dengan sayap depan dan belakang yang dapat bergerak serta power unit yang menghasilkan pembagian tenaga nyaris 50/50 antara listrik dan mesin pembakaran internal dengan bahan bakar berkelanjutan berteknologi tinggi.
Secara visual, W17 tetap mempertahankan identitas hitam–perak khas Mercedes, namun dengan sikap yang jauh lebih tegas. Garis alir Petronas hijau yang menyapu dari nose hingga tail menggeser aksen perak menjadi hitam pekat, sementara grafis belah ketupat terinspirasi AMG dan motif bintang pada engine cover mengangkat branding ke level statement. Logo Microsoft terbaru di airbox dan sayap depan menandai kemitraan jangka panjang yang jauh melampaui sekadar permainan cat, menghubungkan simulasi tim, pemodelan strategi balap, dan aliran data dari lintasan ke Azure cloud dan enterprise AI. Di lintasan, niatnya sama agresifnya. Russell dan Antonelli sudah menempuh hampir 200 km dalam sesi filming day di Silverstone yang basah untuk memvalidasi sistem sebelum shakedown tertutup di Barcelona dan dua rangkaian tes di Bahrain. Setelah empat tahun puasa gelar, Mercedes bertumpu pada rekam jejak historisnya dalam menaklukkan era reset regulasi besar, kejeniusan divisi power unit Brixworth, dan kini pada arsenal data bertenaga Microsoft untuk berusaha menguasai era baru F1, bukan sekadar mengejarnya.




















