Johnny Knoxville Bocorkan Seberapa Gila Aksi di Film ‘Jackass 5’ Terbaru
Setelah cedera otak traumatis yang pernah ia alami, kini aksi-aksinya harus sangat dibatasi.
Ringkasan
-
Johnny Knoxville menegaskan bahwa meski ia tetap menjadi otak di balikJackass 5, secara medis ia dilarang melakukan aksi apa pun yang melibatkan benturan di kepala karena riwayat gegar otak parah dan pendarahan otak yang pernah dialaminya sebelumnya
-
Film yang akan tayang di bioskop pada 26 Juni ini akan menampilkan kombinasi aksi-aksi baru berisiko tinggi yang dilakukan para pemain yang lebih muda, serta kumpulan cuplikan arsip yang belum pernah dirilis dari kru orisinal
-
Dalam perkembangan penting bagi waralaba ini, Bam Margera telah mencapai kesepakatan untuk tampil di segmen arsip film tersebut, yang secara efektif mengakhiri perseteruan publik dan sengketa hukum berkepanjangan dengan tim produksi
Johnny Knoxville kembali nyemplung ke kancah kegilaan untukJackass 5, tapi dengan catatan besar. Setelah aksi ekstrem melawan banteng diJackass Forever tahun 2022 — yang berujung pada pendarahan otak, tulang rusuk patah, dan perubahan permanen pada kondisi medisnya — kreator berusia 54 tahun ini kini berhadapan dengan serangkaian batas fisik baru. Meski waralaba ini selalu identik dengan aksi nekat tanpa batas, pendekatan Knoxville menuju penayangan perdana 26 Juni nanti kini sepenuhnya ditentukan oleh riwayat cedera otak traumatis yang ia alami.
Saat tampil diBooks That Changed My Life podcast, Knoxville menjawab pertanyaan tak terelakkan soal sejauh apa ia akan ikut terjun dalam kekacauan itu. Jawabannya memadukan kesadaran medis dengan sikap pembangkang khas Jackass: “Aku nggak bisa melakukan apa pun yang bisa bikin aku kena gegar otak lagi. [Aku] sudah jauh melewati batas gegar otak, tapi aku nggak peduli soal hal lain. Aku cuma nggak bisa lagi kena pukul di kepala — tapi banyak orang lain yang masih bisa.”
Walau Knoxville berencana menghindari segala bentuk trauma kepala, ia tetap menjadi arsitek di balik “neraka murni” yang harus dijalani rekan-rekan setimnya. Seri kelima yang akan dirilis oleh Paramount Pictures ini diproyeksikan menghadirkan perpaduan kegilaan baru dari generasi performer berikutnya dan cuplikan arsip langka. Menariknya, film ini juga akan menayangkan materi yang belum pernah terlihat sebelumnya bersama Bam Margera, menyusul berakhirnya sengketa hukum yang secara simbolis menutup keretakan hubungan bertahun-tahun. Sekalipun Knoxville secara resmi sudah “pensiun” dari benturan paling mengancam nyawa, semangat pemberontaknya tetap menjadi detak jantung produksi ini.



















