Gerald Charles Maestro 2.0 Meteorite Mengabadikan Momen Dentuman Kosmik
Hadir dalam dua varian yang sama-sama mencuri perhatian.
Ringkasan
- Gerald Charles melansir Maestro 2.0 Meteorite, jam tangan bermaterial meteorite pertamanya yang dilengkapi indikator detik kecil.
- Model Black dan Silver mengisahkan dentuman kosmik lewat dial meteorite Muonionalusta yang langka dan rancangan desain yang dinamis.
- Digerakkan oleh Caliber GCA2011, masing-masing model hanya diproduksi terbatas 100 buah.
Gerald Charles menghadirkan Maestro 2.0 Meteorite, jam meteorite pertama sang Maison yang menampilkan indikator small seconds, menandai babak baru dalam kisah koleksi Maestro.
Terinspirasi oleh semangat kreatif sang pendiri, Gerald Genta, jam ini mengolah sejarah kosmik menjadi karya seni yang dapat dikenakan, menggunakan meteorite sekaligus sebagai material dan kanvas naratif. Dua eksekusi mewujudkan visi tersebut: model Black yang melambangkan momen benturan dengan dial meteorite bernuansa gelap, baseplate berlapis anodisasi merah, serta indikator detik dengan gradasi menyala di posisi pukul 6, seluruhnya dibingkai dalam case baja Darkblast; dan model Silver yang merepresentasikan keheningan setelah ledakan, dengan dial meteorite perak, aksen emas, serta case baja poles berkilau.
Meteorite yang digunakan berasal dari Muonionalusta, yang diperkirakan berusia lebih dari 4,5 miliar tahun, menjadikannya salah satu material paling langka di Bumi. Di bawah arahan Creative Director Octavio Garcia, desain ini memanfaatkan arsitektur case Maestro yang ikonis sebagai panggung untuk menceritakan benturan sepersekian detik ketika meteorite menghantam Bumi. Angka Romawi dan indeks pada dial seolah terdorong secara fisik oleh daya “ledakan” tersebut, sementara bukaan radial menyingkap baseplate aluminium di bawahnya—merah untuk model Black dan perak untuk model Silver—untuk membangkitkan ilusi gelombang kejut yang tercipta.
Menggerakkan jantung koleksi terbaru ini adalah Caliber GCA2011, movement otomatis dengan cadangan daya 50 jam yang tahan guncangan hingga 5G. Kedua versi menampilkan indikator running seconds berbentuk bintang yang skulptural di posisi pukul 6 dan dipadukan dengan strap Velcro atau karet alami yang dilengkapi buckle Titanium Grade 5.
Kedua jam Maestro 2.0 Meteorite ini masing-masing hanya dibuat 100 buah dengan nomor seri individual, dan kini sudah dapat ditanyakan ketersediaannya melalui situs resmi merek.



















