Fela Kuti Dinobatkan Jadi Musisi Afrika Pertama Penerima Lifetime Achievement Grammys
Kehormatan anumerta bagi arsitek Afrobeat ini menegaskan bagaimana suara radikalnya yang lahir di Lagos kini membentuk kanon musik Black global.
Ringkasan
- Fela Anikulapo Kuti telah dinobatkan sebagai penerima Recording Academy Lifetime Achievement Award 2026, hampir tiga dekade setelah ia meninggal dunia.
- Pengakuan Grammy anumerta ini menempatkan Fela sebagai artis Afrika pertama yang menerima Lifetime Achievement Award, sekaligus mengukuhkan posisi Afrobeat dalam kanon musik global.
- Penghargaan ini datang ketika Afrobeats tengah mendominasi tangga lagu dunia, menyoroti bagaimana racikan radikal Fela atas politik, pertunjukan, dan groove pan-Afrika masih menggerakkan budaya kontemporer.
Lifetime Achievement Award yang akan diterima Fela Kuti di ajang Grammys 2026 menandai titik temu yang lama tertunda antara pengakuan resmi dan apa yang sudah lama diyakini publik selama generasi. penerima Recording Academy Lifetime Achievement Award secara resmi menempatkan sang arsitek Afrobeat sejajar dengan Carlos Santana, Chaka Khan, Cher, Paul Simon, dan Whitney Houston, menandakan bahwa bandleader paling tersohor dari Lagos itu kini berada dalam jajaran resmi yang sama dengan ekspor global terbesar musik rock, pop, dan soul.
The Academy menggambarkan Fela sebagai musisi, produser, dan aktivis radikal asal Nigeria yang memadukan funk, jazz, salsa, calypso, dan ritme tradisional ke dalam Afrobeat. sembari secara terbuka menantang rezim militer lewat musiknya dan komunitas Kalakuta Republic. Kisahnya secara gamblang dibingkai sebagai sebuah ekosistem yang hidup: putra-putranya, Femi dan Seun, meneruskan band Positive Force dan Egypt 80, Yeni dan Kunle menjaga New Afrika Shrine dan Kalakuta Museum, serta Felabration yang mengubah hari ulang tahunnya di bulan Oktober menjadi festival global perlawanan dan ritme.. Fakta bahwa sebuah lembaga yang dulu acuh pada musik Afrika kini memberi penghormatan kepada Fela dalam ajang yang sama dengan perayaan bintang-bintang era Afrobeats menegaskan bagaimana karyanya bertransformasi dari soundtrack subversif Lagos menjadi tolok ukur resmi bagi musik kulit hitam global.

















