Pameran Tunggal Dawn Ng ‘The Earth Laughs in Flowers’ Mekar di Singapore Repertory Theatre
Sang seniman pulang kampung dengan 12 lukisan “kapsul waktu” yang diciptakan lewat proses ekstrem membekukan lalu memecahkan lapisan warna.
Ringkasan
- Pameran tunggal karya Dawn Ng, The Earth Laughs in Flowers,menampilkan 12 lukisan berukuran besar di Singapore Repertory Theatre
- Karya-karyanya hadir sebagai “kapsul waktu” yang diciptakan dari pigmen beku, pasir, dan es
- Pameran imersif ini berlangsung hingga 1 Februari 2026
Seniman asal Singapura Dawn Ngkembali ke tanah kelahirannya untuk menggelar pameran tunggal penting bertajuk The Earth Laughs in Flowers,yang digelar di Singapore Repertory Theatre. Menandai momen pulang kampung besar setelah rangkaian pameran internasional di kota-kota seperti New York, London, dan Seoul, pergelaran ini menjadi pameran seni pertama yang dihadirkan di dalam ruang black-box teatrikal nan dramatis milik teater tersebut.
Dipersembahkan oleh Sullivan+Strumpf, pameran ini merupakan perkembangan dari rangkaian karya berkelanjutan Ng bertajuk Into Air, yang menelusuri persinggungan waktu, warna, dan emosi melalui medium es yang rapuh dan sementara. Pusat perhatian pameran ini adalah rangkaian 12 lukisan baru berukuran besar, masing-masing dirancang dengan cermat sebagai “kapsul waktu” yang merepresentasikan satu bulan spesifik di tahun 2025. Untuk mewujudkan karya-karya ini, Ng menerapkan metodologi ketat yang terinspirasi dari kekuatan geologis seperti waktu, panas, angin, air, dan gravitasi. Ia membekukan pigmen, pewarna, tinta, dan pasir yang dikumpulkan dari berbagai belahan dunia menjadi blok-blok es monolitik selama kurun waktu satu bulan. Blok-blok ini kemudian dipecah dan ditabur secara strategis di atas kanvas kayu, sehingga proses mencairnya menentukan modulasi akhir warna yang kaleidoskopik.
Judul pameran, yang dipinjam dari puisi Ralph Waldo Emerson, menempatkan karya Ng dalam percakapan yang lebih luas seputar ketaklangsungan waktu dan alam. Dengan memposisikan kanvas-kanvasnya sebagai “planet mikro”, Ng merancang sebuah metodologi yang merefleksikan jejak-jejak planet dalam skala yang diperkecil. Ruang teater black-box akan diubah menjadi lingkungan imersif yang memperkuat kehadiran dramatis karya-karya tersebut.
Pameran karya Dawn Ng The Earth Laughs in Flowers saat ini tengah dipamerkan di Singapore Repertory Theatre hingga 1 Februari 2026.



















