COMME des GARÇONS Homme Plus FW26 Menyelam ke “Cosmic Void”
Di runway, kolaborasi dengan Kids Love Gaité dan Air Jordan 11 resmi diperkenalkan.
Ringkasan
-
Koleksi COMME des GARÇONS Homme Plus FW26 mengeksplorasi sebuah teori kosmik siklik bertajuk “Black Hole”, di mana tailoring tradisional dicabik, dipisah, lalu dibentuk ulang menjadi “wearable wormholes” yang melambangkan lingkaran abadi penciptaan dan kelahiran kembali.
-
Untuk peragaan kali ini, Kawakubo menghadirkan pesona provokatif nan muram dengan mengosongkan bagian punggung jaket hingga rangka konstruksinya terekspos, lalu kerap menyelubungi rongga-rongga struktural tersebut dengan lapisan renda yang rapuh nan halus.
-
Runway menampilkan kolaborasi sepatu yang signifikan, memperkenalkan interpretasi minimalis Air Jordan 11 berdampingan dengan sepatu kulit dari Kids Love Gaité yang dihias lukisan tangan memuat mantra “freedom” sang desainer.
Odise terbaru Rei Kawakubo untuk Comme des GARÇONS Homme Plus, bertajuk “Black Hole”, hadir sebagai meditasi mendalam tentang kelahiran kosmik dan lingkaran abadi penciptaan. Koleksi ini berangkat dari hipotesis astrofisika bahwa alam semesta kita tidak muncul dari kehampaan, melainkan terbentuk di pusat rapat dari sebuah keruntuhan masif—sebuah siklus kelahiran kembali yang terus berulang. Sejak label ini lahir, Kawakubo tetap berlabuh pada titik asal-usulnya yang misterius sembari terus menarik semesta estetikanya menuju dimensi-dimensi baru yang belum terjamah.
Busana-busana itu hadir layaknya satelit anatomis yang mengorbit para model, yang mengenakan wig bergaya ekspresif dan topeng hoki kaku. Tailoring tradisional diperlakukan sebagai material untuk dibongkar; mantel beludru hitam dipenuhi kerut ruffle yang menyerupai kawah bulan, dan yoke jaket dipelintir menjadi bentuk Möbius. Dalam langkah langka yang provokatif, Kawakubo menawarkan pesona tak konvensional dengan membiarkan bagian punggung jaket benar-benar kosong, menyingkap saku-saku struktural di dalamnya dan kulit di bawahnya. Subversi yang memikat ini kemudian dilunakkan oleh kerudung renda rumit yang menyelimuti potongan punggung terbuka, menciptakan ketegangan yang menghantui antara arsitektur busana yang terekspos dan keanggunan baru yang temaram.
Mantra “My energy comes from freedom” dilukis dengan tangan pada sepatu Kids Love Gaité, menegaskan semangat perlawanan yang juga mengobarkan debut COMME des GARÇONS Homme Plus x Air Jordan 11. Sneaker legendaris ini dilucuti hingga bentuk esensialnya untuk menjadi jangkar bagi siluet-siluet kompleks di panggung. Arak-arakan panjang tampilan gelap bak kehampaan itu akhirnya bermuara pada sebuah klimaks menyilaukan serba putih—semburat cahaya purba yang mengisyaratkan awal dari siklus kosmik baru.



















