Debut Couture Chanel & Dior Usai Perpisahan Besar Hermès: Kabar Fashion Terpanas Minggu Ini
Tetap update dengan tren terbaru di dunia fashion dan industri mode.
Ringkasan
-
Jonathan Anderson (Dior) dan Matthieu Blazy (Chanel) menampilkan koleksi couture yang menggugah, dengan volume surealis dan kriya yang ultra-inovatif.
-
Saint Laurent dan Willy Chavarria mengeksplorasi maskulinitas lewat tailoring yang halus dan elegan, sementara Hermès resmi berpamitan dengan direktur kreatif lamanya.
-
A$AP Rocky meluncurkan label perhiasan PAVĒ NITEO di show Chanel, sementara di jalanan Paris, tren sepatu bergerak antara “stompers” maksimalis dan sneakers minimalis.
Véronique Nichanian Tinggalkan Kesan Abadi Lewat Koleksi Terakhirnya untuk Hermès
Setelah masa jabatan luar biasa selama 38 tahun, Véronique Nichanian menampilkan koleksi terakhirnya untuk Hermès. Show Fall/Winter 2026 tersebut menjadi masterclass dalam gaya “informal chic” yang membentuk warisannya. Alih-alih mengejar tren, Nichanian kembali menggali arsipnya sendiri, menitikberatkan pada konstruksi seberat udara, kulit yang begitu lentur, dan knitwear yang canggih dalam palet biru tinta dan nuansa gambut. Dirancang untuk hidup yang selalu bergerak, koleksi ini meneguhkan posisi Hermès sebagai tolok ukur global untuk elegansi tanpa upaya, sekaligus menutup salah satu era kreatif paling stabil dan dihormati di dunia mode.
Debut Haute Couture Matthieu Blazy di Chanel Penuh Pesona Imajinatif
Menandai era baru bagi maison ini, Matthieu Blazy menghadirkan debut Haute Couture nan magis untuk Chanel Spring 2026. Berlatarkan Grand Palais yang disulap menjadi hutan jamur raksasa berwarna permen, koleksi ini merayakan rasa “keringanan yang mustahil”. Blazy memaknai ulang setelan ikonik Chanel dengan silk mousseline transparan dan berfokus pada metamorfosis avian. Alih-alih menggunakan bulu secara harfiah, rumah mode ini memanfaatkan pleats kompleks dan sulaman rumit dari atelier le19M untuk meniru bulu burung. Sentuhan personal, seperti surat cinta yang disulam di bagian dalam busana, menghadirkan jiwa intim nan bertutur dalam lanskap mimpi “Alice in Wonderland” yang jenaka.
Jonathan Anderson Mempersembahkan Debut Koleksi Dior Haute Couture di Musée Rodin
Petualangan perdana Jonathan Anderson di ranah Dior Haute Couture menjadi tribut brilian pada warisan rumah mode ini, khususnya untuk John Galliano. Dipentaskan di Musée Rodin, koleksi tersebut menghadirkan dialog high-low yang memasangkan siluet voluminos dan arsitektural dengan tank top sheer bertekstur rib. Terinspirasi karya keramik seniman Magdalene Odundo, Anderson melunakkan bentuk-bentuk arsip yang kaku lewat tulle yang mengalir dan knitwear bernuansa patung. Detail menonjol mencakup perhiasan aluminium lukis tangan dan loafers yang dibuat dari tekstil abad ke-18. Dengan memadukan penghormatan historis dan semangat subversif kontemporer, Anderson sukses menorehkan bahasa desain ikonisnya pada kode klasik Dior.
Willy Chavarria Hadirkan Drama Panggung Langsung Dibintangi Artis Latin Pendatang Baru di Runway FW26
Willy Chavarria membawa energi “barrio” ke Paris lewat show “Eterno” FW26. Presentasi ini dirancang bak drama panggung langsung, menampilkan penampilan bintang Latin seperti Feid, Mon Laferte, dan Mahmood. Koleksinya bergerak dari tailoring ramping bernuansa muram menuju workwear oversized khas Chavarria, “Big Willy”. Salah satu sorotan utama adalah perkenalan kolaborasi baru adidas Originals, dengan tracksuit dan jersey sepak bola bernapas Chicano. Show ditutup dengan gaun-gaun elegan berkilau, menegaskan rentang kreativitas Chavarria saat ia merajut identitas queer dengan kultur Chicano khas California.
A$AP Rocky Diam-diam Luncurkan Brand Perhiasan PAVĒ NITEŌ
A$AP Rocky resmi melangkah ke dunia fine jewelry lewat peluncuran PAVĒ NITEŌ. Sang rapper mengonfirmasi proyek ini saat menghadiri show couture Chanel di Paris, di mana ia memperkenalkan cincin tengkorak berornamen kaya detail. Digarap bersama rumah perhiasan bersejarah asal Venesia, A. Codognato, koleksi ini banyak terinspirasi tema “memento mori” serta estetika gotik-surealis ala karya Tim Burton. Meski pendaftaran merek sudah dilakukan sejak 2024, pengungkapan publik terbaru menandai peluncuran berskala penuh. Setiap piece menonjolkan keahlian kriya yang sangat rumit, merefleksikan Renaisans Italia dan tradisi ikonografi Katolik.
Tren Sepatu Terbaik di Paris Fashion Week Men’s FW26
Deretan sepatu di Paris Fashion Week Fall/Winter 2026 bercerita tentang dua kutub ekstrem: subversi avant-garde dan utilitas teknis. Comme des Garçons mendominasi perbincangan lewat Nike Sense 96 SP dan kembalinya “Cat Eye” Foamposite One. Di sisi lain, arus maksimalis tetap kuat lewat siluet “mammoth” seperti Balenciaga 10XL dan Rick Owens Mega Bumper. Performa teknis juga menjadi pusat perhatian, dengan ASICS menghadirkan colorway dinamis dan Salomon mempertahankan dominasi “gorpcore” lewat kolaborasi bersama Carhartt WIP. Dari flats ramping bernapas ballet hingga stompers arsitektural superbesar, lanskap sepatu musim ini membuktikan bahwa keberagaman adalah tren tertinggi.



















