Chad Hugo Gugat Pharrell Williams soal Royalti N.E.R.D. dan Dugaan “Self-Dealing”
Co-founder The Neptunes ini menuduh adanya penipuan dan penahanan royalti dalam sengketa hukum terbaru mereka.
Ringkasan
- Chad Hugo mengajukan gugatan dengan klaim bahwa Pharrell Williams menahan hingga USD 1 juta dalam bentuk royalti dari karya mereka bersama.
- Gugatan tersebut menuduh Williams melakukan self-dealing, penipuan, dan menyembunyikan catatan keuangan terkait perusahaan patungan mereka.
- Langkah hukum ini memperuncing sengketa yang sudah berlangsung sejak konflik tahun 2024 mengenai hak merek dagang “The Neptunes”.
Perseteruan antara para co-founder The Neptunes kian meruncing, dengan Chad Hugo kembali melayangkan gugatan terhadap kolaborator lamanya, Pharrell Williams. Meski keduanya pernah mendefinisikan sound musik era 2000-an, dokumen hukum terbaru ini menuduh Williams secara sistematis menyingkirkan Hugo dari operasional bisnis mereka, khususnya dengan menahan bagian pendapatan signifikan yang seharusnya diterima Hugo dari grup mereka, N.E.R.D.
Diajukan di pengadilan federal, gugatan ini berfokus pada tuduhan bahwa Williams melakukan “self-dealing” dan “menyembunyikan informasi material” terkait entitas bisnis bersama mereka, N.E.R.D. Music LLC. Tim kuasa hukum Hugo menyatakan bahwa ia telah ditolak aksesnya ke catatan keuangan dan berhak menerima sekitar USD 1 juta dalam bentuk royalti yang belum dibayarkan, yang sebagian besar berasal dari album grup mereka tahun 2017,No One Ever Really Dies, serta pendapatan dari penjualan merchandise. Pengacara Brent J. Lehman menggambarkan tindakan tersebut sebagai sesuatu yang “disengaja, penuh tipu daya, dan jahat,” sambil menuntut ganti rugi punitif atas apa yang ia sebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian operasional mereka.
Sengketa keuangan ini menandai eskalasi besar dari konflik hukum mereka pada 2024, ketika Hugo menuduh Williams berupaya secara sepihak mendaftarkan merek dagang atas nama “The Neptunes”. Meski Williams sebelumnya sempat menyatakan bahwa ia tetap mengharapkan yang terbaik untuk Hugo meski keduanya tak lagi berkomunikasi, dokumen gugatan terbaru ini mengindikasikan keretakan total dalam hubungan profesional mereka, dengan Hugo menyatakan ia “tidak punya pilihan” selain mencari pertanggungjawaban di pengadilan setelah bertahun-tahun diliputi ketidakjelasan.
















