Kolaborasi Cecilie Bahnsen x Alpha Industries Dirayakan Lewat Pameran Spesial di DSM Paris
Hypebeast berbincang eksklusif dengan Cecilie Bahnsen soal inspirasi dan proses kreatif di balik kolaborasi terbarunya dengan Alpha Industries.
Ringkasan
-
Cecilie Bahnsen memilih untuk merayakan craftsmanship ikonis Alpha Industries dengan mempertahankan detail-detail tradisional seperti nilon khas dan quilting “onion” di bagian dalam, sambil membayangkan ulang siluetnya agar terasa se-feminin dan se-emosional mungkin.
-
Proses desain diperlakukan sebagai latihan kreatif untuk mengangkat level desain, di mana Bahnsen menyuntikkan DNA labelnya lewat “trinkets” bernuansa skulptural dan motif bunga untuk mengubah karakter maskulin nan utilitarian dari jaket bomber orisinal.
-
Bahnsen mengaku sangat terinspirasi oleh versatilitas produk akhir, seraya mencatat bagaimana beragam cara para perempuan memadupadankan jaket tersebut menghadirkan sikap dan kepribadian yang unik pada kolaborasi ini.
Dalam benturan kontras antara ketangguhan militer dan feminitas yang etereal, Cecilie Bahnsen menggandeng Alpha Industries untuk membayangkan ulang lanskap outerwear utilitarian. Untuk merayakan kolaborasi perdana ini, keduanya menghadirkan pameran spesial di Dover Street Market Paris, menampilkan rangkaian tiga look yang mengubah jaket bomber ikonis MA-1 dan N-2B menjadi karya seni skulptural. Dengan menerapkan teknik “living collage” khas Bahnsen pada siluet heritage Alpha, koleksi ini menawarkan sudut pandang baru yang lembut dan romantis terhadap flight gear klasik.
Sang desainer mengenang dalam percakapan eksklusif dengan Hypebeast, “Menurut saya, bagi kami, bisa bekerja dengan bomber jacket sebagai sebuah ikon adalah sesuatu yang sangat spesial.” Bahnsen merefleksikan bahwa tujuan utamanya adalah menjaga jiwa orisinal—mempertahankan “beautiful nylon”, kerapian craftsmanship industrial, dan quilting “onion” di bagian dalam yang khas—sembari mendorong siluetnya ke ranah yang terasa amat feminin. Ia menyikapi proyek ini layaknya teka-teki, bertanya pada dirinya sendiri, “Trinket apa yang bisa kamu hadirkan? Bagaimana kamu bisa meng-elevate-nya? Bagaimana kamu bisa menambahkan sesuatu padanya?” Hasilnya adalah koleksi yang mengubah perlengkapan militer yang garang menjadi sesuatu yang skulptural namun lembut, meski bagi Bahnsen, sumber inspirasinya justru adalah kehidupan baru yang diambil jaket-jaket itu begitu mereka keluar dari atelier. “Saya merasa ini juga sebuah produk dengan begitu banyak sikap dan kepribadian berbeda,” ujarnya, menegaskan betapa serbagunanya jaket-jaket yang dibayangkan ulang ini.
Estetika koleksi ini berakar pada tema “transformation”, yang mengambil inspirasi dari ilustrasi berwarna tangan dalam buku berkebun tahun 1941 berjudul Garden Bulbs in Color. Pengaruh tersebut paling kentara pada MA-1 hitam model cropped, dengan lapisan kain laser-cut yang seolah bermekaran di atas nilon industrial. Jaket bomber N-2B, hadir dalam palet navy dan sage green dengan aksen pink lembut, kian mendorong batas desain orisinal. Jaket-jaket ini memadukan patchwork bunga yang rumit dan detail resleting pada tudung yang, saat dibuka, memperlihatkan quilting “onion” khas di bawahnya—mengubah total bentuk busana. Bagi sang desainer, keajaiban sejatinya ada pada styling: “Bahkan hari ini saja, melihat begitu banyak perempuan mengenakannya dengan cara berbeda—saya benar-benar menyukainya, itu sangat menginspirasi saya.” Persinggungan antara sejarah utilitarian dan ekspresi feminin yang sangat personal inilah yang menjadikan kolaborasi ini momen istimewa bagi kedua brand.
Cecilie Bahnsen dan Alpha Industries menghadirkan sebuah koleksi lemari pakaian yang terasa sekaligus protektif dan lembut. Resmi dirilis pada 23 Januari 2026, kolaborasi ini membuktikan bahwa bahkan ikon paling fungsional pun bisa dilunakkan lewat lensa puitis, mengubah perlengkapan heavy-duty menjadi sesuatu yang begitu ekspresif dan skulptural. Intip kolaborasinya secara online.



















