Rumah Midcentury di Perbukitan Monterey Dihidupkan Kembali oleh Studio Michael Hilal

Dibangun pada 1958, rumah di lereng bukit ini disegarkan dengan kurasi pesona khas era midcentury dan sentuhan desain kontemporer.

Desain
3.1K 0 Komentar
Save

Ringkasan

  • Studio Michael Hilal merenovasi sebuah rumah midcentury tahun 1958 rancangan William Concolino di Monterey, memodernkan interiornya seraya tetap menjaga pesona orisinal sang rumah.
  • Desainnya menonjolkan kayu alami dan pencahayaan, memadukan pengaruh Modernist dan Jepang dengan perpaduan furnitur vintage dan kontemporer untuk menghadirkan suasana eklektik yang terasa organik.

Atas permintaan para keturunan pemilik awal, Studio Michael Hilal menghidupkan kembali sebuah rumah midcentury di perbukitan Monterey, California. Awalnya dirancang oleh arsitek William Concolino pada 1958, firma desain interior ternama ini menyuntikkan nuansa modern dan segar ke dalam rumah sambil dengan sadar menjaga pesona orisinalnya.

Berlindung di antara rimbunnya hijau Monterey di kontur lereng, fasad rumah dibalut panel kayu yang disisipi jendela kombinasi kaca frosted dan bening. Material eksterior yang sederhana dan natural ini memancarkan esensi Modernist dari asal-usulnya, sekaligus membangkitkan nuansa desain tradisional Jepang lewat komposisinya yang bersahaja. Dek yang memutari bangunan dan area parkir beratap menciptakan transisi lembut antara kehidupan indoor dan outdoor, yang kemudian berlanjut ke area dalam rumah.

Di dalam, eksplorasi material kayu diteruskan ke lantai, dinding, dan plafon, sekaligus menyamarkan kabinet dan detail joinery dalam komposisi yang serba selaras. Selain kayu, wallpaper berlapis tekstil dan kabinet built-in ikut menghaluskan palet ruang. Jendela setinggi plafon membanjiri ruangan dengan cahaya terang, meski sebagian besar finishing bernuansa gelap.

Menegaskan kesan ringan, elemen kaca—termasuk meja makan dan meja kopi—membantu memantulkan lebih banyak cahaya dan meminimalkan bayangan. Pilihan furnitur merangkum perpaduan desain khas berbagai era, mulai dari kursi makan Pierre Cardin, kursi lounge Otto Schultz, armchair Gerrit Rietveld, hingga desain kontemporer bernuansa pahatan seperti sofa modular Big Sur karya Hilal, yang menghadirkan aura organik di dalam ruang. Merefleksikan puluhan tahun perjalanan rumah ini, kurasi midcentury yang dipadukan dengan tren mutakhir menuju garis-garis lembut dan organik menghasilkan atmosfer eklektik yang tetap setia pada asal-usulnya.

Lihat galeri di atas untuk rangkaian foto hasil renovasi yang telah rampung.

 

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Jordan Brand Siap Perluas Seri Air Jordan 4 "Thunder" Tahun Depan
Footwear

Jordan Brand Siap Perluas Seri Air Jordan 4 "Thunder" Tahun Depan

Hadir colorway baru “Pink Thunder” yang diperkirakan rilis pada musim liburan akhir tahun nanti.

Quiet Under None Perkenalkan "Nostalgic Island": Koleksi Womenswear Perdananya yang Bahas Soal Perjalanan Eksplorasi Identitas
Fashion

Quiet Under None Perkenalkan "Nostalgic Island": Koleksi Womenswear Perdananya yang Bahas Soal Perjalanan Eksplorasi Identitas

Presented by Quiet Under None
Kolaborasi artistik yang merangkai perjalanan emosi, identitas, dan ketenangan dalam satu narasi visual.

Deretan Sneaker Kunci yang Dipakai Steph Curry Selama Sneaker Free Agency-nya
Footwear

Deretan Sneaker Kunci yang Dipakai Steph Curry Selama Sneaker Free Agency-nya

Curry tertangkap kamera memakai Nike, adidas, PUMA, Reebok, dan banyak lagi.

Kolaborasi NEIGHBORHOOD x CHITO Hadirkan Koleksi Pakaian Bergaya Graffiti
Fashion

Kolaborasi NEIGHBORHOOD x CHITO Hadirkan Koleksi Pakaian Bergaya Graffiti

Menampilkan motif Finesse Pup khas sang seniman di berbagai item bernuansa vintage.

Store Baru Unified Goods, Destinasi Wajib Pemburu Media Langka di London
Fashion

Store Baru Unified Goods, Destinasi Wajib Pemburu Media Langka di London

Tersembunyi di ujung gang rahasia di kawasan Soho.

Nike Tambah Detail Reflektif Minimalis di Zoom Vomero 5 “Black/Metallic Silver”
Footwear

Nike Tambah Detail Reflektif Minimalis di Zoom Vomero 5 “Black/Metallic Silver”

Eksklusif untuk wanita ini rilis pada musim semi 2026.


Cillian Murphy dalam Pembicaraan untuk Kembali di Babak Final Trilogi ‘28 Years Later’
Hiburan

Cillian Murphy dalam Pembicaraan untuk Kembali di Babak Final Trilogi ‘28 Years Later’

Sutradara asli ‘28 Days Later’, Danny Boyle, juga menyatakan ketertarikannya untuk kembali terlibat.

Heron Preston Comeback & Co-Chair Met Gala 2026 Diumumkan di Deretan Kabar Fashion Terpanas Minggu Ini
Fashion

Heron Preston Comeback & Co-Chair Met Gala 2026 Diumumkan di Deretan Kabar Fashion Terpanas Minggu Ini

Jangan ketinggalan tren dan gosip terbaru dari dunia fashion.

Higround dan SEGA Comeback dengan Koleksi Keyboard Keren Bertema Dreamcast dan Sonic
Gaming

Higround dan SEGA Comeback dengan Koleksi Keyboard Keren Bertema Dreamcast dan Sonic

Fun fact: Dreamcast adalah konsol game paling underrated sepanjang masa.

Cuma Rp1,8 Jutaan, Karya Picasso Seharga Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Milikmu
Seni

Cuma Rp1,8 Jutaan, Karya Picasso Seharga Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Milikmu

Undian amal internasional ini mengajak kolektor pemula ikut berebut mahakarya Picasso senilai $1,1 juta USD hanya dengan tiket sekitar $117 USD.

Serato Luncurkan ‘SLAB’ – Perangkat Beatmaking Standalone Pertamanya
Tech & Gadgets

Serato Luncurkan ‘SLAB’ – Perangkat Beatmaking Standalone Pertamanya

Dikembangkan bareng AlphaTheta, SLAB hadir dengan layar sentuh OLED 7 inci, 16 pad RGB, kontrol stems – dan ukurannya cukup ringkas buat masuk ke ransel kamu.

MYPRIDE Perkenalkan LAB01: MATERIAL INDEX, Standar Baru di Jalur Pengembangan Produknya
Fashion

MYPRIDE Perkenalkan LAB01: MATERIAL INDEX, Standar Baru di Jalur Pengembangan Produknya

Presented by MYPRIDE
Jadi arah baru buat MYPRIDE.

More ▾