New York Fashion Week Resmi Melarang Bulu Hewan Mulai 2026
Mengikuti jejak London Fashion Week yang lebih dulu bebas bulu hewan.
Ringkasan
- Mulai musim 2026, Council of Fashion Designers of America (CFDA) akan menghapus seluruh konten terkait bulu hewan dari rangkaian acara Official New York Fashion Week, kalender resmi, hingga semua kanal digitalnya.
- Kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi selama bertahun-tahun dengan kelompok pemerhati hak-hak hewan dan mencerminkan komitmen bebas bulu hewan serupa yang baru-baru ini diadopsi oleh London Fashion Week.
Council of Fashion Designers of America (CFDA), yang memiliki dan mengelola Fashion Calendar untuk New York Fashion Week (NYFW), pada 3 Desember mengumumkan bahwa mereka tidak lagi akan mempromosikan bulu hewan di acara apa pun dalam Official NYFW Schedule, termasuk di Fashion Calendar, kanal media sosial, maupun situs resminya, mulai gelaran NYFW 2026 mendatang.
“Saat ini pun hampir tidak ada lagi tampilan bulu hewan di NYFW, namun dengan mengambil sikap resmi ini, CFDA berharap dapat mendorong para desainer Amerika untuk lebih memikirkan dampak industri mode terhadap hewan. Konsumen kian menjauh dari produk yang terkait dengan kekejaman terhadap hewan, dan kami ingin memposisikan mode Amerika sebagai pelopor dalam isu tersebut, sekaligus mendorong inovasi material,” ujar Steven Kolb, CEO dan presiden CFDA.
Pengumuman ini merupakan kelanjutan dari keterlibatan dan kolaborasi selama bertahun-tahun dengan Humane World for Animals dan Collective Fashion Justice. Kebijakan ini juga mengikuti jejak London Fashion Week, yang menghentikan promosi bulu hewan pada 2023. Awal tahun ini, Condé Nast, grup media yang menaungi Vogue, Vanity Fair dan Glamour, juga melarang penggunaan bulu hewan dalam konten editorial maupun iklan mereka. Kebijakan serupa segera diadopsi oleh majalah mode lain, termasuk ELLE dan InStyle.



















