Zaha Hadid Architects Rampungkan Guangzhou Waterfront Sports Centre di Tepi Sungai Pearl
Kompleks landmark ini memadukan stadion, arena, dan fasilitas akuatik di tepi Sungai Pearl.
Ringkasan
- Zaha Hadid Architects merampungkan Greater Bay Area Sports Center di Guangzhou yang mencakup stadion, arena, dan fasilitas akuatik
- Desainnya berangkat dari warisan maritim, menghadirkan kenyamanan termal sekaligus resonansi budaya
- Rangkaian acara perdana di venue ini akan dimulai pada 5 Desember dengan sejumlah konser
Zaha Hadid Architects (ZHA) telah merampungkan Greater Bay Area Sports Center di Guangzhou, Tiongkok, sebuah kompleks berskala raksasa yang dirancang sebagai jangkar bagi kawasan tepi laut yang tengah berkembang pesat di Distrik Nansha. Berada di tepi barat Sungai Pearl, pusat ini memadukan stadion berkapasitas 60.000 kursi, arena berkapasitas 20.000 kursi, dan fasilitas akuatik berkapasitas 4.000 kursi di dalam taman tepi sungai seluas 70 hektare.
Gaya arsitektur fluida khas ZHA untuk kompleks ini berakar kuat pada identitas maritim dan konteks budaya kawasan tersebut. Bentuk lengkung dan profil tegas bangunan utamanya terinspirasi langsung dari lambung meruncing kapal layar tradisional Dinasti Song, yang secara historis menjadikan Sungai Pearl sebagai salah satu pusat perdagangan global terpenting. Elemen-elemen desain ini memastikan kenyamanan di iklim subtropis Guangzhou, dengan atap stadion yang direkayasa untuk melindungi penonton dari hujan dan terik matahari sekaligus melepaskan udara hangat agar sirkulasi udara tetap optimal.
Proyek ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur berkelas dunia bagi atlet dan penonton, tetapi juga merangkul ruang publik lanskap yang mendorong rekreasi dan interaksi komunitas di seluruh Greater Bay Area yang berkembang pesat. Pusat akuatik ini mencakup kolam 50 meter dan kolam loncat indah untuk latihan maupun kompetisi, sementara lapangan luar ruang dan lintasan lari mendukung aktivitas sekolah-sekolah lokal dan klub olahraga.
Ketahanan lingkungan juga menjadi elemen kunci dalam proyek ini. Taman tepi sungai menghadirkan kawasan lahan basah yang berfungsi sebagai pelindung banjir, mengelola kelebihan air saat terjadi fluktuasi ekstrem permukaan laut. Strategi pendinginan alami, termasuk area teduh yang terlindung dan ventilasi yang diarahkan oleh angin musim panas dominan, mengurangi ketergantungan pada sistem mekanis.
Pusat olahraga ini akan menggelar acara perdana pada 5 Desember, berupa empat konser yang tiketnya telah habis terjual.



















