Pras Michel dari Fugees Divonis 14 Tahun Penjara atas Skandal 1MDB
Artis Fugees itu dinyatakan bersalah karena terlibat dalam skandal korupsi 1MDB.
Ringkasan
- Pras Michel dari Fugees dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan tiga tahun masa percobaan atas dakwaan korupsi dan konspirasi.
- Tuduhan tersebut terkait penerimaan dana sebesar US$8 juta dari Jho Low untuk memengaruhi politik Amerika Serikat selama dua masa jabatan presiden.
- Michel dijadwalkan menyerahkan diri kepada otoritas pada 27 Januari 2026, menyusul putusan bersalah yang dijatuhkan kepadanya.
Pras Michel dari Fugees dijatuhi hukuman 14 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas 10 dakwaan, termasuk korupsi, konspirasi, dan bertindak sebagai agen pemerintah asing yang tidak terdaftar.
Billboard melaporkan bahwa Hakim Colleen Kollar-Kotelly menjatuhi sang musisi hukuman 14 tahun penjara dan tiga tahun masa percobaan. Erica Dumas, juru bicara Michel, mengatakan kepada Billboard, “Sepanjang kariernya, Pras telah menerobos batas dan menentang ekspektasi. Meski hari ini menjadi momen yang sulit, ini bukan akhir dari kisah maupun warisannya. Ia sangat berterima kasih atas dukungan yang terus mengalir dari mereka yang percaya padanya saat ia bersiap menghadapi apa yang akan datang.”
Michel dijadwalkan menyerahkan diri kepada otoritas pada 27 Januari 2026.
Pria berusia 53 tahun itu dituduh menerima sedikitnya US$8 juta dari pengusaha buron Low Taek Jho, sosok yang menggelapkan US$4,5 juta dari dana kekayaan negara 1Malaysia Development Berhad. Michel dengan sengaja tidak mendaftarkan diri di bawah Foreign Agents Registration Act, dan diduga berupaya mendapatkan pengaruh selama masa pemerintahan Barack Obama dengan mengirim jutaan dolar ke kampanye 2012 melalui donor boneka. Ia kabarnya mencoba melakukan hal serupa pada masa jabatan pertama Donald Trump dan melobi Presiden agar mengirim Guo Wengui, pengusaha Tiongkok yang hidup dalam pengasingan, kembali ke Tiongkok. Selain itu, ia disebut ditawari tambahan US$75 juta jika berhasil menghentikan investigasi Department of Justice terhadap skandal 1MDB.


















