Olivier Rousteing Resmi Mundur dari Balmain Setelah 14 Tahun
Mengakhiri masa jabatan 14 tahun di rumah mode Prancis tersebut, yang mulai ia pimpin pada usia 24 tahun.
Ringkasan
- Olivier Rousteing mengundurkan diri dari posisi direktur kreatif Balmain setelah 14 tahun memimpin.
- Pencapaiannya antara lain menjadi direktur kreatif termuda di Paris sejak Yves Saint Laurent, sekaligus orang kulit hitam pertama yang memimpin seluruh divisi sebuah rumah mode Prancis.
Direktur kreatif Balmain, Olivier Rousteing, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari perannya di rumah mode Prancis tersebut. Selama 14 tahun masa kepemimpinannya yang monumental, ia menjadi direktur kreatif termuda di Paris sejak Yves Saint Laurent dan orang kulit hitam pertama yang ditunjuk untuk memimpin seluruh divisi sebuah rumah mode Prancis.
“Saya sangat bangga atas semua yang telah saya capai, dan sangat berterima kasih kepada tim luar biasa saya di Balmain, keluarga pilihan saya, di tempat yang telah menjadi rumah saya selama 14 tahun terakhir. Terima kasih saya sampaikan kepada Rachid Mohamed Rachid dan Matteo Sgarbossa atas keyakinan mereka yang tak tergoyahkan pada saya dan karena telah mempercayakan kesempatan luar biasa ini kepada saya. Saat saya menatap masa depan dan bab berikutnya dalam perjalanan kreatif saya, masa berharga ini akan selalu saya simpan erat di hati,” ujar Rousteing dalam pernyataan yang pertama kali disampaikan kepada “Vogue.
Sebelum bergabung dengan Balmain, sang desainer menempuh studi di Ecole Supérieure des Arts et Techniques de la Mode di Paris hingga 2003 dan bekerja di Roberto Cavalli, di mana ia memimpin lini busana wanita. Kepemimpinannya kemudian ditempa oleh pendahulunya, Christophe Decarnin, yang merangkulnya ketika ia bergabung dengan divisi busana siap pakai wanita pada 2009.
Pada 2011, Rousteing diangkat menjadi direktur kreatif baru Balmain pada usia 24 tahun. Di bawah kepemimpinan Rousteing, rumah mode tersebut memasuki era baru yang ditandai oleh para muse bertaraf superstar seperti Kim Kardashian dan Beyoncé, serta kolaborasi berpengaruh, termasuk kemitraan yang viral dengan H&M pada 2015. Kini berusia 40 tahun, peragaan Balmain terakhir sang desainer digelar pada Oktober, menandai ulang tahun ke-80 rumah mode tersebut.
Dalam pernyataan kepada Vogue, CEO Balmain Matteo Sgarbossa menyampaikan, “Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Olivier karena telah menulis bab yang begitu penting dalam sejarah rumah mode Balmain. Kontribusi dan gairah Olivier selama bertahun-tahun akan meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah mode.”
Saat artikel ini ditulis, belum ada pengganti yang dikonfirmasi. Pantau terus Hypebeast untuk kabar terbaru seputar industri mode.



















