Grand Seiko Rilis 4 Jam Tangan Baru untuk Peralihan dari Musim Gugur ke Musim Dingin

Mulai dari dial bertekstur salju hingga rona cahaya bulan, tiap jam menampilkan keindahan musim Jepang yang berpadu dengan rekayasa presisi Grand Seiko.

Jam Tangan
11.0K 0 Komentar
Save

Ringkasan

  • Grand Seiko melansir empat jam tangan baru: dua model GMT dan dua model quartz.
  • Dial terinspirasi dari lanskap subtil dan nuansa musiman di Jepang saat peralihan dari musim gugur ke musim dingin.

Grand Seiko memperluas koleksi pilar dengan empat jam tangan terbaru, menghadirkan dua model GMT mekanikal otomatis untuk Elegance Collection berdampingan dengan dua model quartz di Heritage Collection. Meneruskan tradisi merek Jepang dalam menerjemahkan keindahan lanskapnya yang lekas berlalu ke dalam karya horologi, rilisan ini memotret momen-momen alam di Shinshu—dari salju yang meleleh di bawah matahari musim semi hingga kilau senyap tetes embun di bawah cahaya bulan musim gugur. Lihat jajaran lengkapnya di bawah dan pantau terus situs web resmi Grand Seiko untuk jadwal peluncuran resminya pada Desember.

SBGX357 “Skyflake”

SBGX357 “Skyflake” adalah pendatang baru bertenaga quartz di Heritage Collection, mudah dikenali lewat dial biru muda khasnya. Tekstur pada dial mengambil inspirasi dari pegunungan Shinshu yang berselimut salju di bawah langit cerah. Detail ini dipadankan dengan jarum detik biru hasil tempering dan dilindungi kristal safir berkubah ganda. Di dalamnya bekerja Kaliber quartz 9F62 yang terkenal dengan presisi ±10 detik per tahun. Meluncur pada Desember, “Skyflake” dibanderol US$4.100.

SBGX265 9F “Blue” 37

Interpretasi klasik atas keahlian quartz Grand Seiko, referensi ini dibalut stainless steel 37 mm dengan profil yang ramping di pergelangan. Dial biru sunray nan kaya memberi kesan memikat namun tetap elegan tanpa berlebihan, dilengkapi jendela tanggal di posisi pukul 3 dan indeks yang dipoles mengilap untuk meningkatkan keterbacaan.

Di baliknya, Kaliber quartz 9F62 menghadirkan akurasi tinggi ±10 detik per tahun seperti pada “Skyflake.” Berkat konstruksi tangguh dan fungsi pergantian tanggal instan, SBGX265 terasa praktis sekaligus berkelas, mewujudkan filosofi Heritage Collection tentang desain yang tak lekang waktu dengan presisi modern, dengan banderol US$2.700.

SBGM257 “Moondrop”

Masuk dalam Elegance Collection, “Moondrop” adalah GMT mekanikal otomatis yang mengekspresikan momen puitis musim gugur: tetes embun yang berkilau dalam temaram cahaya bulan. Jam tangan ini dibedakan oleh dial bertekstur biru navy pekat dengan pola spiral geometris modern. Pola rumit tersebut menghadirkan efek kilau embun di bawah sinar bulan, menciptakan kontras kaya dengan jarum GMT berwarna emas yang menampilkan waktu di 24 zona waktu.

Di dalamnya, Kaliber otomatis 9S66 GMT menawarkan kemampuan dua zona waktu, cadangan daya 72 jam, dan akurasi +5 hingga -3 detik per hari. Jarum 24 jam biru hasil tempering memberi sentuhan subtil, sementara caseback safir memperlihatkan mesin yang dihias apik. “Moondrop” memadukan elegansi klasik dan penyempurnaan modern; lug menampilkan kemiringan kompleks dan permukaan sehalus cermin lewat polesan Zaratsu ahli, menghasilkan estetika yang anggun dan berkelas.

SBGM2SS “Snowdrop”

Jika “Moondrop” memunculkan sinar temaram bulan musim gugur, pasangannya, “Snowdrop,” menangkap keelokan sesaat salju yang mencair saat musim dingin beralih ke musim semi. Dial putih berpola memantulkan kilau lelehan salju di bawah sinar matahari—sebuah sapaan puitis pada lanskap musiman di sekitar Grand Seiko Studio Shizukuishi di Prefektur Iwate. Casing stainless steel 39,5 mm, kristal safir model box, dan strap kulit buaya merefleksikan bahasa desain GMT klasik merek ini, menawarkan keanggunan yang tak lekang waktu.

Seperti saudaranya, jam ini digerakkan Kaliber 9S66 GMT yang andal dan hadir dalam casing stainless steel 39,5 mm. Baik “Moondrop” maupun “Snowdrop” akan dirilis resmi pada Desember dan dibanderol US$5.400.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Grand Seiko Rilis Jam Tangan 33mm Baru dengan Dial Snowflake & Skyflake Ikonis
Jam Tangan

Grand Seiko Rilis Jam Tangan 33mm Baru dengan Dial Snowflake & Skyflake Ikonis

Ditopang movement kuarsa terbaru Caliber 9F51 yang super presisi.

Seiko Rayakan 145 Tahun dengan 4 Jam Tangan Edisi Terbatas
Jam Tangan

Seiko Rayakan 145 Tahun dengan 4 Jam Tangan Edisi Terbatas

Koleksi spesial ini mencakup King Seiko, Prospex, Presage, dan Astron, masing‑masing menghormati sang pendiri, Kintaro Hattori.

Buku Baru ERG Media Mengulas Warisan Horologi Grand Seiko
Jam Tangan

Buku Baru ERG Media Mengulas Warisan Horologi Grand Seiko

Hadir dengan desain slipcase kayu.


Seiko Luncurkan Jam Tangan Tonneau Pertama di Lini Presage Classic dengan Dial Enamel
Jam Tangan

Seiko Luncurkan Jam Tangan Tonneau Pertama di Lini Presage Classic dengan Dial Enamel

Dilengkapi dial enamel putih bersih yang elegan.

Metrik tangga lagu vs. ketangguhan budaya: membongkar narasi "kemerosotan" hip-hop
Musik

Metrik tangga lagu vs. ketangguhan budaya: membongkar narasi "kemerosotan" hip-hop

Benarkah algoritma dan tangga lagu bisa mengukur pengaruh budaya hip-hop yang mendalam dan langgeng?

Bang Chan STRAY KIDS temukan 'Roman Empire'-nya lewat kolaborasi fashion x musik
Musik

Bang Chan STRAY KIDS temukan 'Roman Empire'-nya lewat kolaborasi fashion x musik

Dalam wawancara eksklusif dengan Hypebeast di pesta debut single solonya di Seoul, Bang Chan membahas inspirasi dan seperti apa rasanya bekerja dengan rumah mode Italia Fendi.

Apple Dikabarkan Kembangkan Mac Murah
Fashion

Apple Dikabarkan Kembangkan Mac Murah

Rumor menyebut harganya sekitar US$600.

Carhartt WIP x BSTN 'Feinkost Pack': Rayakan 10 Tahun BSTN
Fashion

Carhartt WIP x BSTN 'Feinkost Pack': Rayakan 10 Tahun BSTN

Terinspirasi bodega Amerika dan budaya kuliner premium Eropa.

TAG Heuer Menghormati Ayrton Senna Lewat Dua Chronograph Formula 1 Edisi Spesial
Jam Tangan

TAG Heuer Menghormati Ayrton Senna Lewat Dua Chronograph Formula 1 Edisi Spesial

Dari caseback berukir hingga aksen warna cerah, kedua model ini merangkum warisan abadi Ayrton Senna.

SONGZIO x HELIOT EMIL Berduel dalam Koleksi Terinspirasi Anggar
Fashion

SONGZIO x HELIOT EMIL Berduel dalam Koleksi Terinspirasi Anggar

Kolaborasi ini memadukan tekstil berperforma tinggi dengan potongan arsitektural, terinspirasi oleh perpaduan agresi dan keanggunan dalam seni anggar.


Avgvst Berlin Luncurkan Koleksi Perhiasan Modular Tukar-Pasang bersama Crosby Studios
Fashion

Avgvst Berlin Luncurkan Koleksi Perhiasan Modular Tukar-Pasang bersama Crosby Studios

Koleksi ini berisi 24 pernik yang bisa dipakai dengan banyak gaya pada rantai perak sterling dan sepasang anting.

Untuk Pertama Kalinya, Tissot Hadirkan PRX Powermatic 80 dari Baja Damascus
Jam Tangan

Untuk Pertama Kalinya, Tissot Hadirkan PRX Powermatic 80 dari Baja Damascus

Pola berlapis dan ketangguhan istimewa menjadi ciri khas casing dan dialnya.

Mason Thames Jadi Aktor Pertama Sejak Jim Carrey dengan Tiga Film No. 1 Box Office dalam Setahun
Hiburan

Mason Thames Jadi Aktor Pertama Sejak Jim Carrey dengan Tiga Film No. 1 Box Office dalam Setahun

Carrey sendiri meraih prestasi ini pada 1994.

Pameran “Moustalgia” karya Mous Lamrabat meremiks budaya pop 1990-an dengan akar Afrika Utara
Seni

Pameran “Moustalgia” karya Mous Lamrabat meremiks budaya pop 1990-an dengan akar Afrika Utara

Kolaborasi dengan WePresent memadukan memorabilia Barat yang ikonik dengan kenangan pribadi, merayakan satu dekade budaya monolitik.

Albino & Preto Kembali Kolaborasi dengan Oakley Lewat Koleksi Kapsul Sarat Grafis
Fashion

Albino & Preto Kembali Kolaborasi dengan Oakley Lewat Koleksi Kapsul Sarat Grafis

Menyatukan pakaian, aksesori, dan kacamata dalam narasi desain yang padu.

Yoshida & Co. Rayakan Ulang Tahun ke-90 lewat Pameran 'Every day is a new beginning'
Fashion

Yoshida & Co. Rayakan Ulang Tahun ke-90 lewat Pameran 'Every day is a new beginning'

Menampilkan koleksi milik pendiri Yoshida Kichizo yang belum pernah dipamerkan sebelumnya.

More ▾