Applied Art Forms Buka Butik Flagship yang Homey di Jantung Amsterdam
Pendiri Applied Art Forms, Guy Berryman, merancang setiap sudut ruang—mulai dari furnitur kustom dan rak piringan hitam modular hingga sistem suara yang dibuat khusus.
Ringkasan:
- Applied Art Forms telah membuka butik flagship pertamanya di Amsterdam, yang dirancang sebagai destinasi belanja sekaligus pusat budaya bagi komunitas kreatif kota ini.
- Sang pendiri, Guy Berryman, memanfaatkan latar belakang arsitekturnya untuk meracik ruang yang menampilkan furnitur bespoke, elemen mid-century, serta detail desain yang hangat dan mengundang.
- Butik flagship ini beralamat di Utrechtsestraat 139, Amsterdam, dan kini resmi dibuka.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri mode kembali menaruh fokus pada pengalaman ritel offline. Merek seperti Diesel, Gentle Monster, bahkan ruang berwawasan teknologi seperti tm:rw, mengutamakan penciptaan gerai fisik yang memikat—mendorong terciptanya komunitas, koneksi, dan kreativitas.
Contoh terbarunya datang dari label mode berbasis Amsterdam, Applied Art Forms, yang baru saja membuka butik flagship perdana di kota ini. Oleh sang pendiri, Guy Berryman, butik ini digambarkan sebagai “bukan sekadar ruang ritel, melainkan pusat budaya bagi komunitas kreatif kota ini”, dan mewujudkan filosofi merek tentang keaslian berlandaskan desain.
Sebagai mantan mahasiswa arsitektur, Berryman mengandalkan pengetahuan desain ruang serta etos perhatian pada detail yang saksama saat merancang ruang baru ini. Struktur rangka kayu asli khas Amsterdam dipertahankan lalu ditafsir ulang melalui lensa kontemporer, menghadirkan permukaan beton ekspos, bata kaca, dan detail cermin bernuansa playful.
Soal furnitur, ruang ini memadukan karya bespoke rancangan Berryman dengan furnitur mid-century dari koleksi pribadinya. Selain itu, pencahayaan hangat nan temaram memperkuat suasana yang mengundang, menjadikannya tempat yang membuat orang betah berlama-lama. “Butik ini bukan sekadar soal ritel—ini tentang menyatukan komunitas orang-orang sejiwa yang memahami desain dalam beragam wujudnya. Butik ini dirancang dari hati, seperti rumah yang sungguh ingin saya tinggali,” ujar Berryman.
Tak hanya soal desain interior, kurasi produk mode dan gaya hidup juga dipilih dengan saksama. Selain karya Applied Art Forms Atelier dan koleksi ready-to-wear, pengunjung akan menemukan buku seni, majalah, alas kaki, kacamata hitam, dan perhiasan.
Butik ini terbentang dalam serangkaian zona yang dirancang cermat, termasuk bar vinil dengan dinding vinil bergaya Jepang, rak piringan hitam modular, dan sistem audio bespoke yang dirancang langsung oleh Berryman. Tata ruang modular ini memungkinkan ruang bertransformasi untuk set DJ, pameran, sesi diskusi, dan pertemuan kreatif—membuat pengunjung dapat mengeksplor semesta Applied Art Forms dengan cara yang melampaui sekadar produk.
“Butik flagship ini adalah ekspresi fisik dari merek kami. Ia memberi konteks agar orang bisa memahami busana kami, inspirasi kami, dan nilai-nilai yang kami pegang,” tutup Berryman.
Butik flagship Applied Art Forms berlokasi di Utrechtsestraat 139, Amsterdam, dan kini buka tujuh hari seminggu.



















