Aki & Koichi: Kakek-Nenek Pensiunan yang Jadi Pasangan Paling Stylish di Instagram

Aki & Koichi bercerita tentang hidup yang berubah setelah meraih 1,5 juta followers, plus brand favorit mereka seperti BEAMS, Brain Dead, Comme des Garçons, dan Celine.

Fashion
7.7K 0 Komentar
Save

Pasangan pensiunan Aki dan Koichi tak pernah berniat jadi “influencer”. Namun berkat bantuan putri mereka, Yuri, Reels ‘outfit check’ mereka yang karismatik dan caption yang hangat telah mengantarkan keduanya meraih lebih dari 1,5 juta pengikut di Instagram.

Faktanya, akun mereka begitu ramai diperbincangkan hingga Instagram sendiri ikut menaruh perhatian, memberi penghormatan kepada pasangan ini di seremoni perdana Instagram Rings pada awal Oktober. Selain cincin emas fisik rancangan desainer kenamaan Grace Wales Bonner, setiap kreator juga menerima cincin digital yang melingkari foto profil mereka sebagai pengakuan atas konten yang luar biasa.

Orang tua yang bangga (sekaligus kakek-nenek baru) ini tak pernah membayangkan meraih penghargaan di acara bertabur bintang atau diundang ke pertunjukan mode paling bergengsi. “Kami bepergian jauh lebih sering daripada yang kami bayangkan,” jelas Aki dan Koichi. “Lucu, karena kami bilang ke anak-anak hanya akan satu kali perjalanan internasional setahun ke Jepang untuk menemui keluarga dan teman, tapi nyatanya kami berada di pesawat hampir setiap bulan.”

Semuanya berawal ketika Yuri, yang telah berkecimpung di media sosial hampir 15 tahun, mengunggah video ibunya di Instagram Story-nya. Yuri kebanjiran balasan positif dari para pengikutnya; banyak komentar yang memuji gaya Aki. Saat Yuri memberi tahu bahwa sang ibu sedang “viral”, Aki mengaku saat itu ia bahkan belum tahu apa artinya. Dari situ, Yuri menyiapkan fondasi untuk @akiandkoichi, dan mengajak sang ayah turut bergabung dalam proyek ini.

“Bagi kami, ini bukan soal jumlah pengikut atau piala—ini soal keluarga, soal melakukannya bersama. Diakui oleh Instagram atas hal itu sungguh membuat kami rendah hati, dan kami sangat bersyukur.”

Bahkan ketika mereka mencapai satu juta pengikut, pasangan ini belum sepenuhnya paham betapa besarnya tonggak tersebut. Saat putri mereka menekankan betapa luar biasanya mencapai angka itu hanya dalam hitungan bulan, keduanya tertawa, “Kenapa kami?” Berangkat dari awal yang sederhana sebagai imigran Jepang, Aki dan Koichi mengakui bahwa memiliki audiens sebesar itu di dunia maya adalah sesuatu yang tak akan pernah terasa biasa. “Bagi kami, ini bukan soal jumlah pengikut atau piala—ini soal keluarga, soal melakukannya bersama. Diakui oleh Instagram atas hal itu sungguh membuat kami rendah hati, dan kami sangat bersyukur,” ujar mereka.

Meski pasangan Jepang–Amerika ini bertemu puluhan tahun lalu di California dan sejak itu menetap di Los Angeles, rasa gaya mereka jelas dipengaruhi oleh warisan budaya. Saat ditanya merek favorit, Aki menyebut “Comme des Garçons dan Issey Miyake,” sementara Koichi memilih Warehouse dan BEAMS—“potongan yang mudah dipadu-padankan dan berkualitas baik,” ujarnya. Kini di usia 70-an, mereka memandang gaya sebagai kulminasi pengalaman hidup—sebuah bentuk ekspresi diri yang dibentuk oleh lingkungan.

“Kami selalu bilang ke anak-anak untuk menonton sebanyak mungkin film, datang ke sebanyak mungkin pertunjukan, dan bepergian sebanyak-banyaknya, karena semua pengalaman itu menumbuhkan dan memperluas wawasan. Secara alami, pertumbuhan itu memengaruhi bagaimana kamu mengekspresikan diri lewat gaya.”

“Saya selalu mengenakan apa pun yang membuat saya merasa nyaman, tanpa memusingkan tren.” — Aki

Ikon fashion mereka mencerminkan kecintaan pada yang klasik. Aki dan Koichi mengatakan mereka selalu mengagumi Diane Keaton, yang baru saja berpulang, karena individualitas dan kepercayaan dirinya. Pasangan ini juga menyebut Steve McQueen sebagai inspirasi utama, menggambarkan sensibilitasnya sebagai “sederhana, tak lekang waktu, dan keren seolah tanpa usaha.”

“Saya selalu mengenakan apa pun yang membuat saya merasa nyaman, tanpa memusingkan tren,” kata Aki. Ia menggambarkan gayanya sebagai “paduan potongan unik dan tak lekang waktu,” sementara Koichi mengungkap gaya dirinya selalu condong ke “klasik” dan sesekali “preppy.”

Aki dan Koichi memang sudah menjadi kakek-nenek, tapi bukan berarti mereka tak peka pada hal-hal baru. Rotasi sepatu mereka bicara banyak tentang kemampuan mereka mengikuti zaman. Belakangan, Aki condong ke klasik: adidas Samba dan loafer Celine. Sementara Koichi, putrinya mendorongnya bereksperimen dengan gaya kontemporer: “Yuri baru-baru ini membelikan saya sneakers adidas x Brain Dead dan saya menyukainya! Saya juga suka Salomon saya.”

Meski Yuri tidak sesering orang tuanya tampil di depan kamera, ia tetap menjadi sosok kunci dalam mengelola akun mereka. Berbekal pengetahuan langsung tentang selera kedua orang tuanya, Yuri bukan hanya membantu memilihkan outfit, ia juga memproduksi konten—dari mengambil bidikan yang tepat hingga mengedit dan mengunggah. “Dia memakaikan kami outfit yang tak akan kami pilih sendiri, tapi begitu kami coba, langsung pas. Ini benar-benar usaha keluarga.”

“Membeli setelan Giorgio Armani selalu menjadi impian saya, jadi begitu lulus dari sekolah kedokteran, saya menabung hingga cukup untuk membelinya.” – Koichi

Lemari Aki dan Koichi bukan hanya dipenuhi produk terbaru pemberian mitra brand, tetapi juga potongan yang mereka simpan selama puluhan tahun—penuh nilai sentimental. Busana tertua di lemari Aki adalah syal Issey Miyake yang dibeli pada era 70-an, yang masih kerap ia pakai.

Bagi Koichi, itu adalah setelan vintage Giorgio Armani yang baru-baru ini ia pakai dalam video OOTD sebagai penghormatan kepada sang desainer yang telah wafat. “Membeli setelan Giorgio Armani selalu menjadi impian saya, jadi begitu lulus dari sekolah kedokteran, saya menabung hingga cukup untuk membelinya.”

Pasangan ini beralih dari menabung demi potongan desainer menjadi menerima undangan show runway dari label-label terbesar dunia. Misalnya, menghadiri Dior Pre-Fall 2025 Show yang digelar di Kyoto adalah momen full-circle bagi seluruh keluarga.

“Mengingat kembali saat kami berimigrasi dari Jepang ke AS, rasanya luar biasa membayangkan bahwa suatu hari kami akan menghadiri peragaan busana seperti ini,” kata Aki dan Koichi. “Lebih dari apa pun, kami bersyukur bisa berbagi pengalaman ini sebagai keluarga.”

Di luar OOTD, hari-hari Aki dan Koichi tentu dihabiskan bersama. Belakangan, mereka mengikuti les tenis, mengajak jalan-jalan anjing kesayangan, Kuma, di lingkungan sekitar, dan menghabiskan waktu berkualitas bersama cucu mereka, Luca. Berbeda jauh dari kenikmatan sederhana masa pensiun, menjelajah dunia dan bermitra dengan nama-nama besar menjadi babak baru dalam hidup mereka yang penuh pengalaman baru.

Harapan Aki dan Koichi, perjalanan tak terduga mereka dapat menginspirasi orang untuk memaksimalkan tiap hari—“nikmati, bersenang-senang, dan mencintai sepenuh hati.” “Jika OOTD kami membuat satu orang saja tersenyum, itu berarti segalanya bagi kami. Jika laman kami bisa menambah sedikit kebahagiaan di hari seseorang, itu sudah lebih dari cukup,” tutup mereka.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Olivier Rousteing Resmi Mundur dari Balmain Setelah 14 Tahun
Fashion

Olivier Rousteing Resmi Mundur dari Balmain Setelah 14 Tahun

Mengakhiri masa jabatan 14 tahun di rumah mode Prancis tersebut, yang mulai ia pimpin pada usia 24 tahun.

8 Drop yang Nggak Boleh Kamu Lewatkan Minggu Ini
Fashion

8 Drop yang Nggak Boleh Kamu Lewatkan Minggu Ini

Menampilkan Palace, Kith, Barbour, dan banyak lagi.

Heineken resmi perpanjang kemitraan dengan F1, luncurkan tiket musiman pertama di dunia motorsport
Uncategorized

Heineken resmi perpanjang kemitraan dengan F1, luncurkan tiket musiman pertama di dunia motorsport

Max Verstappen menyerahkan tiket musiman Heineken® perdana kepada superfan F1 Brandon Burgess.

Grand Seiko Rilis 4 Jam Tangan Baru untuk Peralihan dari Musim Gugur ke Musim Dingin
Jam Tangan

Grand Seiko Rilis 4 Jam Tangan Baru untuk Peralihan dari Musim Gugur ke Musim Dingin

Mulai dari dial bertekstur salju hingga rona cahaya bulan, tiap jam menampilkan keindahan musim Jepang yang berpadu dengan rekayasa presisi Grand Seiko.

Metrik tangga lagu vs. ketangguhan budaya: membongkar narasi "kemerosotan" hip-hop
Musik

Metrik tangga lagu vs. ketangguhan budaya: membongkar narasi "kemerosotan" hip-hop

Benarkah algoritma dan tangga lagu bisa mengukur pengaruh budaya hip-hop yang mendalam dan langgeng?

Bang Chan STRAY KIDS temukan 'Roman Empire'-nya lewat kolaborasi fashion x musik
Musik

Bang Chan STRAY KIDS temukan 'Roman Empire'-nya lewat kolaborasi fashion x musik

Dalam wawancara eksklusif dengan Hypebeast di pesta debut single solonya di Seoul, Bang Chan membahas inspirasi dan seperti apa rasanya bekerja dengan rumah mode Italia Fendi.


Apple Dikabarkan Kembangkan Mac Murah
Fashion

Apple Dikabarkan Kembangkan Mac Murah

Rumor menyebut harganya sekitar US$600.

Carhartt WIP x BSTN 'Feinkost Pack': Rayakan 10 Tahun BSTN
Fashion

Carhartt WIP x BSTN 'Feinkost Pack': Rayakan 10 Tahun BSTN

Terinspirasi bodega Amerika dan budaya kuliner premium Eropa.

TAG Heuer Menghormati Ayrton Senna Lewat Dua Chronograph Formula 1 Edisi Spesial
Jam Tangan

TAG Heuer Menghormati Ayrton Senna Lewat Dua Chronograph Formula 1 Edisi Spesial

Dari caseback berukir hingga aksen warna cerah, kedua model ini merangkum warisan abadi Ayrton Senna.

SONGZIO x HELIOT EMIL Berduel dalam Koleksi Terinspirasi Anggar
Fashion

SONGZIO x HELIOT EMIL Berduel dalam Koleksi Terinspirasi Anggar

Kolaborasi ini memadukan tekstil berperforma tinggi dengan potongan arsitektural, terinspirasi oleh perpaduan agresi dan keanggunan dalam seni anggar.

Avgvst Berlin Luncurkan Koleksi Perhiasan Modular Tukar-Pasang bersama Crosby Studios
Fashion

Avgvst Berlin Luncurkan Koleksi Perhiasan Modular Tukar-Pasang bersama Crosby Studios

Koleksi ini berisi 24 pernik yang bisa dipakai dengan banyak gaya pada rantai perak sterling dan sepasang anting.

Untuk Pertama Kalinya, Tissot Hadirkan PRX Powermatic 80 dari Baja Damascus
Jam Tangan

Untuk Pertama Kalinya, Tissot Hadirkan PRX Powermatic 80 dari Baja Damascus

Pola berlapis dan ketangguhan istimewa menjadi ciri khas casing dan dialnya.

More ▾