SIN Rilis Ulang ‘Porcelain Paper Plate’ yang Surealis

Desain sederhana yang telah dipamerkan di New-York Historical Society Museum dan tampil di adegan makan penutup film The Menu (2022).

Desain
1.2K 0 Komentar
Save

Ringkasan

  • Desainer Virginia Sin meluncurkan kembali Porcelain Paper Plate—yang pertama kali dirilis pada 2007—melalui makan malam perayaan di Brooklyn.
  • Piring ini—sebuah tribut abadi untuk santap ala keluarga dan kenangan tersayang—dipamerkan secara permanen di New-York Historical Society Museum dan dalam film The Menu.

Pada malam Harvest Moon di awal Oktober, desainer berbasis New York Virginia Sin resmi melansir ulang Porcelain Paper Plate 18 tahun setelah rilis perdananya. Menggelar makan malam yang dipimpin Chef Austin Baker di The Snail, Greenpoint, Brooklyn, sang desainer menandai momen ini dengan santap ala keluarga yang disajikan di atas kreasi porselennya yang playful.

Pertama kali diperkenalkan pada 2007, desain sederhana ini terinspirasi dari momen-momen santap tak terlupakan bersama keluarga dan sahabat, mengubah perlengkapan pesta sekali pakai menjadi peranti saji yang abadi. “Piring ini adalah tributku untuk indahnya kekacauan masa kecilku: potluck ala keluarga, hidangan Kanton yang dimasak penuh cinta dan disajikan di baki sekali pakai, serta delapan sepupu berebut tempat di lazy susan,” ujar Virginia Sin, Pendiri sekaligus Direktur Kreatif SIN, dalam pernyataan resmi.

“Aku ingin menghormati jamuan yang sakral namun berantakan itu, dan mengubah sesuatu yang sederhana dan sementara menjadi sesuatu yang langgeng dan layak disayangi,” tambahnya.

Hadir dalam dua ukuran serta varian khusus Oyster plate, setiap bagiannya dibuat seluruhnya dengan tangan di studio SIN di Brooklyn. Berbahan porselen sepenuhnya dengan proporsi yang sedikit disesuaikan, reissue ini terasa lebih kokoh dengan lekukan yang lebih dalam—kian menyerupai piring kertas sesungguhnya. Lebih dari sekadar benda pemantik obrolan bergaya trompe l’oeil, koleksi Porcelain Paper Plate disebut sebagai “surat cinta untuk ingatan, keluarga, dan keindahan keseharian yang kerap luput.”

Piring ini jelas jauh dari kata terlewat. Porcelain Paper Plate versi awal, yang menggabungkan “paperclay” ramah lingkungan, meraih pengakuan besar pertamanya pada 2008 lewat kemenangan di ajang Design Within Reach Sustainability Award. Lebih dari satu dekade kemudian, New-York Historical Society Museum mengakuisisi Porcelain Paper Plate, Oyster Paper Plate, dan Porcelain Mug untuk 21st Century Design Collection permanen. Pada 2022, piring ini tampil mengejutkan di ranah budaya pop, diabadikan dalam adegan santap penutup film The Menu, dibintangi Anya Taylor-Joy dan Nicholas Holt.

Dari landmark fine dining seperti Eleven Madison Park hingga institusi sipil seperti New-York Historical Society Museum, karya-karya SIN dirangkul para tastemaker budaya lintas ranah. Namun, pada intinya, desain ini merayakan apresiasi atas hal-hal sederhana dalam hidup dan daya ikat ingatan bersama.

Belanja koleksi Porcelain Paper Plate edisi reissue di webstore resmi SIN hari ini.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

The Maze NYC: Klub Anggota Sober yang Mendefinisikan Ulang Nightlife
Desain

The Maze NYC: Klub Anggota Sober yang Mendefinisikan Ulang Nightlife

Dirancang oleh Opa Architects dan Laube Studio, hub sosial seluas 4.600 kaki persegi ini menghadirkan ruang pertemuan penuh koneksi tanpa alkohol.

Tomokazu Matsuyama Mewarnai Times Square dengan “Morning Again”
Seni

Tomokazu Matsuyama Mewarnai Times Square dengan “Morning Again”

Lebih dari 90 layar LED tersinkronisasi setiap malam, menayangkan video art abstraknya.

Gucci Cruise 2027 Akan Dipamerkan di New York City
Fashion

Gucci Cruise 2027 Akan Dipamerkan di New York City

Show cruise perdana Demna untuk rumah mode mewah asal Italia ini siap jadi sorotan dunia.


Daily Paper, New Era & Tyrsa mendefinisikan ulang Paname Cap ikonik
Fashion

Daily Paper, New Era & Tyrsa mendefinisikan ulang Paname Cap ikonik

Penghormatan kreatif pada warisan Paris—memadukan komunitas, keterampilan kriya, dan desain hiper-lokal.

AURALEE x New Balance CT500 rilis minggu depan
Footwear

AURALEE x New Balance CT500 rilis minggu depan

Tampil perdana di runway Paris Fashion Week.

Yang Kami Suka dari Dunia Musik Pekan Ini: 18 Oktober
Musik

Yang Kami Suka dari Dunia Musik Pekan Ini: 18 Oktober

Momen-momen musik favorit kami dari tujuh hari terakhir.

BEAMS dan New Era Perkenalkan Koleksi 9TWENTY 'Synthetic Leather' yang Elegan
Fashion

BEAMS dan New Era Perkenalkan Koleksi 9TWENTY 'Synthetic Leather' yang Elegan

Sempurna untuk musim gugur dan musim dingin.

Champion Gandeng Merek Golf Jepang HONMA untuk Kolaborasi Apparel Perdana
Fashion

Champion Gandeng Merek Golf Jepang HONMA untuk Kolaborasi Apparel Perdana

Dibuat dengan tekstil “Reverse Weave” khas Champion.

Kolaborasi SOREL x NEIGHBORHOOD: Daystorm Horizon Boot GORE-TEX
Footwear

Kolaborasi SOREL x NEIGHBORHOOD: Daystorm Horizon Boot GORE-TEX

Dilengkapi outsole Vibram XS TREK EVO untuk traksi andal.

WACKO MARIA Gaet PENDLETON untuk Koleksi Kapsul Check Ombré Wol Ikonis
Fashion

WACKO MARIA Gaet PENDLETON untuk Koleksi Kapsul Check Ombré Wol Ikonis

Label asal Jepang itu menafsir ulang motif klasik PENDLETON pada kemeja open collar khasnya.


Anti Social Social Club x Minecraft: Gali Dimensi Baru Lewat Kolaborasi Terbaru
Fashion

Anti Social Social Club x Minecraft: Gali Dimensi Baru Lewat Kolaborasi Terbaru

Meluncur saat TwitchCon 2025.

Nike Resmi Hadirkan Doernbecher Freestyle 21 Collection
Footwear

Nike Resmi Hadirkan Doernbecher Freestyle 21 Collection

Enam sneaker kreatif hasil rancangan enam pasien Doernbecher yang inspiratif.

WHATMORE menyalurkan nostalgia yang menular di album debut swajudul
Musik

WHATMORE menyalurkan nostalgia yang menular di album debut swajudul

Supergroup asal New York City yang kian melambung—Cisco Swank, Yoshi T., Jackson August, $eb (Sebastiano), dan Elijah Judah—mulai menegaskan potensi tanpa batas mereka yang lintas-genre.

Fendi dan Maria Grazia Chiuri Kembali Bekerja Sama, Direktur Artistik Pria Hermès Mundur — Berita Fashion Terpanas Minggu Ini
Fashion

Fendi dan Maria Grazia Chiuri Kembali Bekerja Sama, Direktur Artistik Pria Hermès Mundur — Berita Fashion Terpanas Minggu Ini

Tetap mengikuti perkembangan tren industri fashion terkini.

Awake NY Buka Pameran 'Silent Echoes' Karya Leyla Fischer
Seni

Awake NY Buka Pameran 'Silent Echoes' Karya Leyla Fischer

Termasuk kolaborasi t-shirt edisi terbatas dengan karya orisinal.

Hugh Hayden Hadirkan 'Hughmanity': Api dan Keyakinan Menghangatkan Lisson Gallery London
Seni

Hugh Hayden Hadirkan 'Hughmanity': Api dan Keyakinan Menghangatkan Lisson Gallery London

Karya patung kayu yang menyelami suka-duka rasa memiliki, identitas, dan asimilasi.

More ▾