BAPE GALLERY Shanghai Soroti Keberlanjutan Lewat Pameran Baru Tomotatsu Gima
Perpaduan seni dan streetwear yang memukau.
Ringkasan
- BAPE GALLERY Shanghai menggelar pameran tunggal karya seniman Tomotatsu Gima
- Karya Gima—termasuk BAPE STA berbahan kardus—menyelami isu keberlanjutan lewat kolase hasil upcycling
- Pameran ini memadukan elemen-elemen Tiongkok dengan estetika streetwear khas BAPE
BAPE GALLERY Shanghai tengah menghadirkan pameran memikat yang mempertemukan seni dan streetwear, menampilkan pameran tunggal seniman berbasis Okinawa, Tomotatsu Gima. Dikenal lewat kolase kardus upcycle, Gima menyuguhkan eksplorasi visioner seputar keberlanjutan dan kesadaran lingkungan.
Lewat teknik khasnya, “upcycled creation”, Gima piawai melebur elemen tradisional Tiongkok dengan visual streetwear ikonis BAPE, menghadirkan pengalaman budaya dan artistik yang transenden. Karya menonjolnya mencakup sneaker BAPE STA berbahan kardus, APE HEAD bermotif camo yang dibuat langsung di lokasi dari duct tape, serta kolase berskala besar yang menggabungkan Alipay, WeChat, dan motif tradisional Tiongkok.
Setiap karya mewujudkan dialog lintas budaya yang melampaui waktu dan batas-batas, dari dualitas filosofis yin dan yang hingga harmoni simbolis antara naga dan phoenix. Persilangan seni dan streetwear ini menyoroti sifat siklus kehidupan serta keterhubungan segala hal.
Dipengaruhi kartun dan pop art Jepang dan Amerika, Tomotatsu Gima meracik kolase logo dan cetakan warna di atas kardus bergelombang—gaya yang ia sebut POP COLLAGE. Kardus bekas menjadi medium artistiknya; seluruh sisa material didaur ulang, demi memantik diskusi tentang makna “distribusi” dan “konsumsi”.
Pameran tunggal Tomotatsu Gima berlangsung hingga 2 November di BAPE GALLERY Shanghai.
BAPE GALLERY Shanghai
6-101, Gate M Dream Center,
2266 Longteng Avenue,
Xuhui District,
Shanghai



















