Tancap Gas ke Crypto City: "Lintasan Baru" Jorge Lorenzo di Singapura

Trading dan balap ternyata nggak jauh beda: semua tentang kecepatan dan keamanan.

Tech & Gadgets Olahraga
1.1K 0 Komentar
Save

Baru turun dari pesawat, Jorge Lorenzo langsung disambut panas dan lembapnya udara, lengkap dengan cahaya lampu halogen Singapur. Nggak butuh waktu lama buat lorenzo untuk ngerasa nyaman, mengingat kota itu emang terkenal lewat racetrack dan arena digitalnya. Di sini, kecepatan bukan cuma soal mesin, tapi udah jadi bagian dari kehidupan: dari mobil listrik yang melaju senyap sampai ritme cepat orang-orang yang lalu-lalang. Buat Lorenzo, yang dulu hidup dari sensasi sepersekian detik, semua ini terasa akrab — cuma lintasannya aja yang beda.

Begitu sampai di Marina Bay Sands, konferensi kripto TOKEN2049 udah rame seperti paddock sebelum start balapan. Suasananya padat, kamera di mana-mana, suara orang ngobrol soal blockchain dan masa depan keuangan. Di tengah keramaian itu, booth Bitget jadi sorotan — kayak pop-up store premium di Times Square. Sebuah helm balap raksasa bersinar di bawah spotlight, dengan simulator MotoGP yang bikin pengunjung ngantri panjang. Lorenzo naik ke kursi simulator, pegang kendali, dan dalam sekejap mata, batas antara dunia balap dan dunia kripto jadi kabur. Jepretan kamera, ponsel ngerekam — suasananya jadi lebih mirip exhibition race daripada konferensi bisnis.

Di balik panggung, suasananya berbalik tenang. Lorenzo duduk ngobrol santai sama COO Bitget, Vugar sambil ngopi bareng. Nggak ada skrip, nggak ada sales pitch. Cuma dua orang yang sama-sama paham soal risiko dan ritme. Lorenzo cerita soal presisi dan insting di lintasan, soal gimana perhitungan sepersekian detik bisa jadi pembeda. Vugar sepakat prinsip yang sama juga berlaku ke dunia trading: keputusan juga lahir di antara rasa takut dan fokus. Obrolannya nggak panjang, tapi berkesan. Mirip kayak lirik lagu yang nggak langsung nempel di kepala meski baru pertama denger.

Besoknya, suasana berubah. Lorenzo datang ke studio buat pemotretan bareng tim kreatif Bitget. Temanya “Crypto Security Education,” tapi dikemas kayak kampanye fashion. Pencahayaan biru muda, tekstur karbon, motion graphic di layar. Di momen itu, Lorenzo pakai lagi baju balap legendarisnya — seolah nostalgia masa duel dengan Valentino Rossi, Max Biaggi, dan banyak lainnya. Sambil lihat hasil foto di monitor, dia nyeletuk, “Di balapan, kamu pakai gear buat melindungi diri. Di kripto, sama aja — cuma armor-nya beda.” Di situ semua terasa nyatu. Dia bukan cuma jadi wajah kampanye, tapi jembatan antara dua dunia: kecepatan dan keamanan digital yang taktis, wearable, dan nyata.

Saat suara shutter kamera bergema, benang merahnya makin jelas. MotoGP bukan cuma soal kecepatan — tapi soal kontrol. Tiap tuas, tiap indikator, semuanya harus sinkron dan harmonis, nggak boleh ada langkah yang sia-sia. Prinsip yang sama juga ada di visi Bitget lewat Universal Exchange (UEX), di mana semua aset — crypto, stock, ETF, gold, Forex, dan lainnya — terhubung dalam satu sistem. Buat Lorenzo, ini bukan sekadar soal finansial, tapi soal desain dan keseimbangan: gerak yang elegan saat semuanya bekerja bersama.

Malamnya, kota mulai tenang. Dari balkon hotel, Lorenzo lihat lampu-lampu Singapura memantul di teluk, sementara di bawah sana para trader dan builder terus bergerak. Buat orang yang dulu mengukur hidup dalam putaran lintasan, dunia digital ini terasa kayak evolusi berikutnya. Ia nggak merasa masa yang ia jalani sekarang sebagai masa pensiun — tapi “pergantian lintasan.” Ia masih punya dorongan tetap sama, bahan bakarnya aja yang sekarang beda.

Karena di dunia di mana kecepatan jadi segalanya, Jorge Lorenzo nggak lagi mengejar masa depan. Dia udah ada di dalamnya.
Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

LEGO Tancap Gas di Grid: Set APXGP Team Race Car ‘F1 The Movie’ Resmi Meluncur
Fashion

LEGO Tancap Gas di Grid: Set APXGP Team Race Car ‘F1 The Movie’ Resmi Meluncur

Replika dari kepingan LEGO ini merayakan debut di layar lebar livery hitam-emas yang ikonik.

Fear of God x New Era Rayakan NBA Lewat Kolaborasi RC 9FIFTY Terbaru
Fashion

Fear of God x New Era Rayakan NBA Lewat Kolaborasi RC 9FIFTY Terbaru

Memberi penghormatan kepada Los Angeles Lakers, Chicago Bulls, New York Knicks, dan tim ikonik NBA lainnya.

6 Jam Tangan Tangguh yang Benar-Benar Kuat di Lintasan Bersalju Cortina
Jam Tangan

6 Jam Tangan Tangguh yang Benar-Benar Kuat di Lintasan Bersalju Cortina

Mulai dari OMEGA, Rolex, G-SHOCK, dan lainnya.


Jerry Lorenzo Pamer adidas Fear of God Athletics Basketball III Terbaru
Footwear

Jerry Lorenzo Pamer adidas Fear of God Athletics Basketball III Terbaru

Tertangkap kamera di pinggir lapangan saat acara basket di Chicago.

Kaigaku, Iblis Peringkat Atas, resmi hadir di Demon Slayer: Hinokami Chronicles 2 lewat DLC Infinity Castle
Gaming

Kaigaku, Iblis Peringkat Atas, resmi hadir di Demon Slayer: Hinokami Chronicles 2 lewat DLC Infinity Castle

Zenitsu (Infinity Castle) akan menyusul pada Desember 2025.

Kaigaku, Iblis Bulan Atas, Resmi Hadir di Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 lewat DLC Infinity Castle Terbaru
Gaming

Kaigaku, Iblis Bulan Atas, Resmi Hadir di Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 lewat DLC Infinity Castle Terbaru

Versi baru Zenitsu (Infinity Castle) akan menyusul pada Desember 2025.

Hed Mayner Jadi Guest Designer Pitti Uomo No. 109, Siap Debutkan Koleksi Baru
Fashion

Hed Mayner Jadi Guest Designer Pitti Uomo No. 109, Siap Debutkan Koleksi Baru

Peraih LVMH Karl Lagerfeld Prize 2019 itu resmi bergabung sebagai Guest Designer di Pitti Uomo No. 109—siap menampilkan koleksi baru di Florence, Januari 2026.

Musik

UMG x Udio Resmi Berdamai, Siap Luncurkan Platform Musik AI Berlisensi pada 2026

Universal Music Group menggandeng Stability untuk mengembangkan alat kreatif, sementara startup itu menambah fitur audio fingerprinting dan menjaga karya tetap di platform.
22 Sumber

Lebih dari 1.000 Artefak Dicuri dari Oakland Museum of California
Seni

Lebih dari 1.000 Artefak Dicuri dari Oakland Museum of California

Para pencuri masih buron hingga kini.

Maison Margiela Rilis Tabi Collector’s Series 'Broken Mirror' (25 Pasang)
Footwear

Maison Margiela Rilis Tabi Collector’s Series 'Broken Mirror' (25 Pasang)

Kreasi surealis, hanya 25 pasang di seluruh dunia.


Kolektor Perempuan dan Gen Z Menulis Ulang Aturan Main
Seni

Kolektor Perempuan dan Gen Z Menulis Ulang Aturan Main

Garda lama, minggir: 2025 Art Basel & UBS Survey of Global Collecting menyajikan data yang menegaskan suara-suara baru yang memimpin perubahan.

Aimé Leon Dore FW25 Drop 4: Dipersembahkan untuk “The World’s Borough”
Fashion

Aimé Leon Dore FW25 Drop 4: Dipersembahkan untuk “The World’s Borough”

Kampanye ini menampilkan Dao‑Yi Chow dan Maxwell Osborne dari Public School, plus band WHATMORE.

Quadro Creations Rilis 'Mini Fiodor' Edisi Koleksi di São Paulo
Fashion

Quadro Creations Rilis 'Mini Fiodor' Edisi Koleksi di São Paulo

Label asal Brasil ini memadukan desain dengan mekanika industri, mengubah transaksi sederhana menjadi pengalaman seni blind box yang imersif.

Backbone x Kojima Productions Luncurkan Kontroler Gaming 'Death Stranding 2' Edisi Terbatas 1.350 Unit
Gaming

Backbone x Kojima Productions Luncurkan Kontroler Gaming 'Death Stranding 2' Edisi Terbatas 1.350 Unit

Hanya 1.350 unit di seluruh dunia.

JOOPITER Umumkan 5 Pasang Air Jordan Eksklusif milik Michael Jordan, Dipakai Saat Bertanding
Footwear

JOOPITER Umumkan 5 Pasang Air Jordan Eksklusif milik Michael Jordan, Dipakai Saat Bertanding

Lelang “Jordan’s Jordans” dibuka untuk penawaran global November ini.

WACKO MARIA Hidupkan Ulang Horor di Koleksi ‘Terrifier’ Kedua
Fashion

WACKO MARIA Hidupkan Ulang Horor di Koleksi ‘Terrifier’ Kedua

Label Jepang ini memberi penghormatan pada film slasher cult-classic lewat outer berbordir dan rajutan mohair—mulai dari Ska Jacket detail penuh hingga Mohair Crew Neck Sweater yang standout.

More ▾