Solange Knowles Gabung USC Jadi Pengajar Kurasi Musik
Sekarang, panggil dia Profesor Solange.
Ringkasan
- Solange Knowles ditunjuk sebagai Scholar-In-Residence pertama di USC Thornton School of Music untuk masa jabatan tiga tahun
- Ia akan mengajar mata kuliah kurasi musik, berkolaborasi dengan agensinya, Saint Heron, mulai musim gugur 2027
- Peran ini merayakan jalur nontradisionalnya dan bertujuan menghadirkan perspektif uniknya ke dalam kajian musik akademik
USC Thornton School of Music membuat penunjukan bersejarah dengan mengangkat seniman peraih Grammy sekaligus sosok lintas disiplin di ranah budaya, Solange Knowles, sebagai Scholar-In-Residence pertamanya. Residensi multi-tahun ini, yang dimulai bulan ini, akan membawa “Profesor Knowles” langsung ke dalam kurikulum universitas lewat perspektifnya yang unik dan multidisiplin tentang musik dan budaya.
Sebagai bagian dari tugasnya, Solange akan mengajar mata kuliah baru yang berfokus pada kurasi budaya, dengan judul sementara Records of Discovery: Methodologies for Music and Cultural Curatorial Practices. Kelas ini, yang dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2027, menelusuri secara mendalam perancangan kerangka kuratorial yang merefleksikan lanskap luas—baik sonik maupun visual—yang melingkupi ekspresi musikal. Mata kuliah ini akan diajarkan berkolaborasi dengan agensi kreatifnya, Saint Heron, yang ia dirikan pada 2013. Dekan Thornton School of Music, Jason King, mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa ia akan membantu mengembangkan program kurasi sekolah yang telah menarik minat industri musik, termasuk “direktur kreatif, pembuat film dokumenter, DJ, dan mereka yang bekerja di bidang desain eksperimental.”
Dalam refleksi pribadi, Solange mengakui jalur nontradisionalnya menuju dunia akademik—ia adalah lulusan GED dan seorang ibu di usia remaja. Ia mengungkapkan antusiasme atas peran barunya sebagai “wadah bimbingan”, seraya mengatakan, “Saya sangat terinspirasi oleh gagasan bahwa diri saya yang berusia 15 tahun bisa memiliki seseorang yang menuntun saya menapaki langkah demi langkah menuju apa yang akan saya jalani.”
Residensi ini mencakup penyelenggaraan lokakarya untuk mahasiswa dan mendukung para dosen dalam mengembangkan program kurasi musik jangka panjang. Penunjukan Solange menjadi sinyal penting bahwa institusi kini secara formal mengakui nilai kepemimpinan kreatif dan kurasi budaya dalam kajian musik akademik.



















